Antisipasi Kemenkes Cegah Penularan Varian Mu Covid-19

INDOPOSCO.ID – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengingatkan, masyarakat tidak lengah tetap menerapkan protokol kesehatan menyusul kemunculan varian baru virus Corona bernama Mu atau B.1.621.
Upaya tersebut sebagai langkah antisipasi terhadap penyebaran dan penularan mutasi virus corona. Meski diklaim belum terdeksi di Indonesia.
Langkah antisipasi lainnya ialah dapat dilakukan akibat munculnya varian Mu yaitu dengan memperkuat pintu masuk negara.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menambahkan varian Mu atau B.1.621 dalam kategori varian baru yang menjadi perhatian. Kasus pertama kali terdeteksi di Kolombia, pada Januari 2021 sebanyak 852 kasus.
“Tetap disiplin prokes dan juga khususnya pengetatan di pintu masuk negara, untuk WNA atau WNI dengan riwayat perjanalan ke negara terjangkit dan negara Kolumbia dan Equador untuk dilakukan genom sekuensing,” katanya melalui gawai di Jakarta, Senin (6/9/2021).
Whole genome sequencing merupakan upaya untuk mengetahui penyebaran mutasi virus SARS-Cov2 atau Covid-19. Saat ditanya soal bahaya virus itu, ia menyebut varian tersebut masih digolongkan Variant Of Interest (VOI).
Artinya varian yang perlu dikaji lebih lanjut apakah memberikan dampak dalam populasi terkait penularan dan tingkat laju penularannya,
“Belum, ini masih digolongkan VOI. Sudah ada 40 negara yang melaporkan ada varian ini terutama di Amerika Selatan dan Eropa, kita tetap waspada terhadap adanya mutasi atau varian baru,” ujarnya. (dan)