Nasional

Dalam RUU PKS, Korban Kekerasan Seksual Bukan Hanya Perempuan-Anak

INDOPOSCO.ID – Korban kekerasan seksual bukan hanya perempuan dan anak, seperti tercantum dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS). “Seolah-olah tindak pidana kekerasan seksual hanya terjadi pada perempuan dan anak,” ujar Anggota DPR RI Sturman Panjaitan saat menanggapi draf RUU PKS dalam Rapat Pleno Badan Legislasi (Baleg) di Gedung Senayan, Jakarta, Senin (20/8/2021).

Dia menerangkan potensi kekerasan seksual bisa terjadi kepada laki-laki oleh laki-laki, kepada laki-laki oleh perempuan, kepada perempuan oleh laki-laki, kepada perempuan oleh perempuan, bahkan kepada anak oleh orang tua baik laki-laki maupun perempuan. “Jangan sampai kita salah menafsirkan,” tandasnya.

Sturman meminta agar dalam ketentuan umum terkait pelecehan seksual dalam draf RUU PKS untuk dapat detil dan diperjelas. Dia mempertanyakan bentuk pelecehan seksual seperti apa sehingga tidak multitafsir.

Senada disampaikan anggota DPR Sodiq Mudjahid dimana korban kekerasan seksual pada anak bukan hanya terjadi pada anak perempuan saja. “Faktanya menurut para ahli, korbannya banyak kepada anak laki-laki,” ujarnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button