• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Kerabat Pejuang Ukraina yang Dievakuasi dari Azovstal Cari Kabar

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 31 Mei 2022 - 13:37
in Internasional
Tentara Ukraina

Tentara Ukraina, yang menyerahkan diri di pabrik baja Azovstal yang terkepung di Mariupol selama konflik Ukraina-Rusia, duduk di dalam sebuah bus saat kedatangan mereka yang dikawal militer pro Rusia di pemukiman Olenivka di Donetsk, Ukraina, Jumat (20/5/2022). Antara Foto/Reuters/Alexander Ermochenko/WSJ/cfo

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kerabat para pejuang Ukraina yang tinggal selama berminggu-minggu di pabrik baja Azovstal yang terkepung mengatakan pada Senin (30/5), mereka tidak menerima berita tentang keberadaan orang yang mereka cintai.

Sejak para pejuang itu dievakuasi ke daerah Ukraina yang dikuasai Rusia, tak ada kabar tentang mereka.

BacaJuga:

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar

Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran Terkait Dialog Damai dengan AS

Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI

Ketidakpastian menyelimuti nasib ratusan pejuang itu, sebagian besar dari batalyon Azov, yang ditahan Rusia pada pertengahan Mei.

Baca Juga : Uni Eropa Janjikan Dukung Ukraina, Tapi Sanksi Baru Rusia Tidak Siap

Para pejuang tersebut pada dasarnya diperintahkan untuk menyerahkan diri ketika pasukan Rusia menggempur pabrik dan kota terdekat Mariupol di Ukraina selatan.

Para kerabat pejuang itu, semuanya perempuan, mengatakan mereka telah membentuk Dewan Istri dan Ibu, untuk memastikan para pejuang diperlakukan sesuai dengan Konvensi Jenewa tentang tawanan perang.

“Kami diminta untuk tetap diam agar tidak memperburuk keadaan,” kata Tetyana Horko, saudara perempuan komandan marinir Serhiy Horko, dalam konferensi pers.

“Tapi orang tidak boleh berpikir bahwa kisah pahlawan Azovstal sudah berakhir. Mereka membutuhkan dukungan, mereka perlu dibawa pulang,” demikian dilansir Antara, Selasa (31/5).

Sandra Krotevich, saudara perempuan wakil komandan pertama resimen Azov, Bohdan Krotevich, mengatakan bahwa kerabat tidak tahu apa yang terjadi pada para pejuang yang ditahan.

“Di mana mereka, apa yang terjadi pada mereka, dalam kondisi apa mereka, kami tidak tahu,” kata Krotevich.

“Kami sangat berharap Rusia memperlakukan mereka sesuai dengan Konvensi Jenewa, sesuai dengan hukum internasional seperti Ukraina memperlakukan tawanan perang Rusia,” lanjutnya.

Natalia Zarytska, istri seorang prajurit resimen Azov, mengatakan dia telah dihubungi oleh Komite Internasional Palang Merah (ICRC), yang membantu mengawasi evakuasi massal.

“Saya diberi tahu sudah ada daftar bahwa dia meninggalkan pabrik Azovstal tapi pertanyaan saya –apakah dia masih hidup, dalam kondisi apa dia, di mana mereka dibawa– tak satu pun dijawab,” ucap Zarytska.

Dia mengatakan dia melihat sedikit bukti aktivitas ICRC, tapi menambahkan dia ingin perwakilannya hadir bersama para pejuang itu “untuk memastikan Konvensi Jenewa dipatuhi,” sambungnya.

Pihak-pihak berwenang Ukraina mengatakan mereka mengharapkan para pejuang itu menjadi bagian dari pertukaran dengan tawanan perang Ukraina.

Beberapa politisi Rusia telah menyarankan para pejuang Azov, bagian dari milisi sayap kanan sebelum dimasukkan ke dalam Garda Nasional Ukraina pada tahun 2014, harus diadili.

Para pejuang itu telah bersumpah untuk tidak pernah menyerah kepada pasukan Rusia, yang menggempur pabrik dan jaringan terowongan di bawahnya.

Tapi, pihak berwenang pada dasarnya memerintahkan mereka untuk menyerah, dengan mengatakan bahwa misi mereka membela Ukraina telah selesai.

Sebelum para pejuang menyerah, ada ratusan warga sipil yang bersembunyi di lantai bawah tanah bersama mereka.(mg2)

Sumber: Reuters

Tags: perangRusiaukraina

Berita Terkait.

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar
Internasional

Tuntut AS Bebaskan Kapal Touska, Iran Ingatkan Konsekuensi Besar

Rabu, 22 April 2026 - 00:31
Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran Terkait Dialog Damai dengan AS
Internasional

Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran Terkait Dialog Damai dengan AS

Selasa, 21 April 2026 - 23:49
Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI
Internasional

Arogan! Trump Ancam Gempur Iran di Tengah Rapuhnya Upaya DiplomasiI

Selasa, 21 April 2026 - 23:21
bagher
Internasional

Iran Kecam Diplomasi Paksa Trump: Negosiasi Bukan Berarti Penyerahan Diri

Selasa, 21 April 2026 - 09:38
Tak Hanya Jadi Penonton, Alumni PMII Harus Berikan Manfaat Nyata bagi Masyarakat 
Internasional

Rusia Desak AS-Iran Lanjutkan Dialog demi Stabilitas Global

Senin, 20 April 2026 - 23:59
Kasus Longsor Bantargebang, KLH Tetapkan Mantan Kadis LH Jakarta Tersangka
Internasional

China Peringatkan AS Usai Penyitaan Kapal Kargo Iran di Selat Hormuz

Senin, 20 April 2026 - 20:01

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1264 shares
    Share 506 Tweet 316
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.