• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Berpacu dengan Waktu, Pakistan Menanti Kepastian Iran terkait Dialog Damai dengan AS

Dilianto - Editor Dilianto -
Selasa, 21 April 2026 - 23:49
in Internasional
Lokasi perundingan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan pada akhir pekan lalu. Foto: X/@AnasMallick

Lokasi perundingan antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad, Pakistan pada akhir pekan lalu. Foto: X/@AnasMallick

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Upaya perundingan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran kini berpacu dengan waktu menjelang berakhirnya masa gencatan senjata pada Rabu (22/4/2026). Di tengah tenggat kian dekat, Pakistan selaku fasilitator belum mendapat kepastian dari Teheran.

Menurut Menteri Penerangan Pakistan Attaullah Tarar, pihaknya masih menanti konfirmasi resmi Iran untuk menghadiri pertemuan lanjutan dengan AS di Islamabad.

BacaJuga:

PM Pakistan Sebut Pertemuan dengan Menlu Iran Berlangsung Produktif

Cegah Krisis Energi, Macron Inisiasi Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Usai dari Pakistan, Menlu Iran ke Oman dan Rusia Tanpa Temui Utusan AS

“Masih menunggu tanggapan Iran atas pembicaraan dengan AS,” kata Tarar seperti dilansir dari Al Jazeera, Selasa (21/4/2026).

Tarar menyatakan, bahwa Pakistan terus mengupayakan jalur diplomasi dan dialog, namun ia menekankan bahwa keputusan Iran sangat krusial mengingat gencatan senjata dua minggu akan segera berakhir.

Pemerintah Iran secara resmi menolak tawaran putaran kedua pembicaraan damai dengan Amerika Serikat (AS) yang sedianya difasilitasi oleh Pakistan pada Senin (20/4/2026).

Berdasarkan laporan kantor berita Pemerintah Iran, Islamic Republic News Agency (IRNA) menyatakan bahwa ketidakhadiran Teheran dalam pembicaraan tersebut disebabkan oleh tuntutan berlebihan dari Washington, harapan yang tidak realistis, perubahan sikap terus-menerus, kontradiksi berulang, dan blokade laut yang masih berlangsung.

“Iran telah menolak untuk menggelar putaran kedua pembicaraan damai dengan AS,” jelas laporan IRNA terpisah seperti dilansir dari Sky News, Senin (20/4/2026).

Hal itu muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, putaran baru perundingan akan berlangsung. Wakil Presiden AS JD Vance termasuk dalam delegasi yang dijadwalkan tiba di Pakistan, kemarin.

Trump sebelumnya memperingatkan bahwa ia akan menghancurkan pembangkit listrik dan jembatan Iran, jika negara itu gagal menyetujui kesepakatan damai. Diketahui perundingan damai pertama telah dilakukan di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026), namun tidak mencapai kesepakatan.

Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan, bahwa ancaman yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak akan memengaruhi keputusan Iran untuk melanjutkan perundingan.

Ia menilai Trump berusaha menekan Iran agar hasil perundingan sesuai dengan kehendak AS semata, seraya mengabaikan poin-poin tuntutan yang diajukan Teheran.

“Trump, dengan memaksakan pengepungan dan melanggar gencatan senjata, berupaya mengubah meja perundingan ini dalam imajinasinya sendiri-menjadi meja penyerahan diri atau untuk membenarkan perang baru,” ucap Mohammad Bagher Ghalibaf dalam akun X pribadinya @mb_ghalibaf seperti dilansir dari Sky News, pagi tadi. (dan)

Tags: Konflik AS-IranPakistanSeat HormuzTimur Tengah

Berita Terkait.

Shehbaz-Sharif
Internasional

PM Pakistan Sebut Pertemuan dengan Menlu Iran Berlangsung Produktif

Sabtu, 25 April 2026 - 23:02
Macron
Internasional

Cegah Krisis Energi, Macron Inisiasi Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 25 April 2026 - 21:50
Abbas-Araghchi
Internasional

Usai dari Pakistan, Menlu Iran ke Oman dan Rusia Tanpa Temui Utusan AS

Sabtu, 25 April 2026 - 17:46
Sergey-Lavrov
Internasional

Kritik Pedas Rusia: Motivasi Utama Militer AS Hanyalah Minyak

Sabtu, 25 April 2026 - 16:45
Menlu Iran Tiba di Pakistan: Prioritaskan Koordinasi Kawasan, Ogah Temui Delegasi AS
Internasional

Menlu Iran Tiba di Pakistan: Prioritaskan Koordinasi Kawasan, Ogah Temui Delegasi AS

Sabtu, 25 April 2026 - 12:29
abbas
Internasional

Menlu Iran Intensifkan Komunikasi dengan Pakistan Jelang Negosiasi Damai

Jumat, 24 April 2026 - 20:02

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1353 shares
    Share 541 Tweet 338
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    902 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.