INDOPOSCO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim, bahwa pejabat Iran meminta untuk menghentikan serangan udara setelah militer AS melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di wilayah Iran pada Selasa (9/6/2026) malam.
“Serangan itu akan dihentikan dalam waktu dekat,” kata Trump kepada Fox News seperti dilansir dari Sky News, Kamis (11/6/2026).
Namun, ia memperingatkan bahwa serangan tersebut bisa dilanjutkan kembali. Sebelumnya, Trump sempat mengingatkan Iran bahwa lokasi-lokasi tersebut akan dihantam dengan sangat keras.
Amerika Serikat dan Iran saling berbalas serangan baru-baru ini, meskipun Gedung Putih mengklaim bahwa negoisasi damai antara kedua negara sudah mendekati kesepakatan. Serangan-serangan tersebut dipicu jatuhnya sebuah helikopter Apache Amerika di dekat Selat Hormuz pada Senin (8/6/2026) malam.
Militer Amerika Serikat melancarkan serangan ke wilayah Iran pada Selasa (9/6/2026), setelah pihak Teheran menembak jatuh helikopter Apache AS di kawasan Selat Hormuz.
Trump berbicara dengan congkak, menggambarkan serangan balasan AS terhadap Iran sangat keras dan sangat dahsyat.
“Saya pikir sangat penting untuk merespons. Mereka menembak jatuh sebuah helikopter, dan kami sedang merespons saat ini juga,” jelas Trump kepada ABC News seperti dilansir dari Sky News, Rabu (10/6/2026).
Ia mengklaim bahwa tindakan tegas memang diperlukan dalam situasi tersebut. “Saya percaya pada respons yang kuat. Saya selalu melakukannya sepanjang hidup saya,” tutur Trump.
“Ini adalah respons terhadap apa yang mereka lakukan terhadap helikopter kami tadi malam, dan saya percaya responsnya harus sangat kuat, sangat dahsyat, dan itulah yang terjadi kali ini,” sambungnya.(dan)










