• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Asia Tenggara Satukan Kekuatan Riset, ASEAN4TB Siap Percepat Eliminasi Tuberkulosis

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 2 Juli 2026 - 17:22
in Internasional
Sejumlah narasumber menghadiri acara ASEAN4TB Symposium 2026 di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Jakarta, Kamis (2/7/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO via RPRI

Sejumlah narasumber menghadiri acara ASEAN4TB Symposium 2026 di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Jakarta, Kamis (2/7/2026). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO via RPRI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Asia Tenggara memperkuat barisan dalam menghadapi Tuberkulosis (TB). Melalui ASEAN4TB Symposium 2026 yang berlangsung di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) pada 1–2 Juli 2026, akademisi, peneliti, tenaga kesehatan, pemerintah, hingga perwakilan anggota ASEAN Medical Schools Network (AMSN) menyepakati langkah bersama untuk mempercepat eliminasi penyakit tersebut.

Pertemuan ini menghasilkan Endorsement of the Joint Statement ASEAN4TB, sebuah pernyataan sikap bersama yang menegaskan komitmen negara-negara di kawasan untuk memperluas kolaborasi penelitian, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, mendorong inovasi, serta memastikan hasil riset dapat dimanfaatkan dalam kebijakan dan program pengendalian TB.

BacaJuga:

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Langkah tersebut dinilai mendesak mengingat Asia Tenggara masih menjadi salah satu kawasan dengan beban TB tertinggi di dunia. Berdasarkan estimasi 2024, Indonesia mencatat sekitar 1,09 juta kasus TB dan menjadi negara dengan beban TB tertinggi kedua di dunia. Selain Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Myanmar juga masuk dalam daftar 30 negara dengan beban TB tertinggi versi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Berangkat dari tantangan tersebut, ASEAN4TB dibentuk sebagai platform kolaborasi penelitian yang diprakarsai fakultas kedokteran anggota AMSN dengan dukungan ASEAN Research Collaborative Fund (ARCF). Dipimpin Universitas Indonesia, jaringan ini diharapkan mampu memperkuat jejaring akademik sekaligus mempercepat lahirnya inovasi untuk pengendalian TB di kawasan.

Sebagai langkah awal, ASEAN4TB menetapkan empat fokus utama penelitian. ACHIEVE-TB mengembangkan pemanfaatan kecerdasan buatan dan teknologi digital untuk meningkatkan diagnosis dan layanan TB. CATCH-TB berfokus pada penemuan kasus aktif, terutama pada kelompok yang sulit dijangkau. ANTERA mengembangkan regimen pengobatan yang lebih efektif, aman, dan singkat. Sementara ACE-TB diarahkan untuk meningkatkan deteksi, diagnosis, dan tata laksana TB ekstraparu.

ASEAN4TB Advisory Board, Prof. Dr. dr. Erlina Burhan, MSc, SpP (K), menilai konsorsium ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat kolaborasi regional.

“Konsorsium yang baru dibentuk kemarin ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi negara-negara ASEAN untuk memperkuat seluruh jejaring kerja sama dalam rangka mewujudkan visi ASEAN4TB, yaitu One Region, One Goal: End TB,” ujar Prof. Erlina di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Selain mengesahkan komitmen bersama, simposium juga menjadi ajang pertukaran hasil penelitian terbaru. Puluhan akademisi, klinisi, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai negara mempresentasikan riset mengenai diagnosis, pengobatan, epidemiologi, kesehatan masyarakat, pemanfaatan kecerdasan buatan, teknologi digital, hingga berbagai inovasi lain yang mendukung percepatan eliminasi TB.

Pada kesempatan yang sama, anggota konsorsium ASEAN4TB, Prof. Nicholas Paton, MD., FRCP., menilai forum ini menjadi ruang penting untuk membangun sinergi penelitian lintas negara.

“Menurut saya, visinya adalah memberikan kesempatan untuk mempertemukan berbagai pihak, karena dalam penanggulangan TB, selama ini pendekatannya masih sangat berfokus pada program-program nasional. Jika berbicara mengenai kepemimpinan internasional, khususnya pada tingkat penelitian, belum banyak terdapat integrasi di tingkat regional,” ucap Prof. Nicholas.

“Saya pikir gagasan di balik inisiatif ini adalah untuk mempertemukan negara-negara ASEAN, bahkan mungkin diperluas lagi, guna berkoordinasi, berdiskusi, dan mengembangkan penelitian kolaboratif yang bermakna,” sambungnya.

Sementara itu, Dekan FKUI, Prof. Dr. dr. Anna Rozaliyani, M.Biomed, Sp.P (K), berharap kolaborasi yang telah dibangun tidak berhenti pada penyelenggaraan simposium.

“Atas nama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, delegasi, dan perwakilan dari berbagai negara. Kami berharap dapat memperkuat dan memperluas kolaborasi yang telah terjalin,” ucap Prof. Anna.

“Kami merupakan salah satu pemangku kepentingan pendiri AMSN ASEAN4TB. Kami juga berharap seluruh peserta dapat melanjutkan langkah ini karena kita harus terus bergerak maju untuk mewujudkan visi One Region, One Goal: End TB,” tambahnya.

Mengusung semangat “One Region, One Goal: End TB”, ASEAN4TB diharapkan menjadi pusat kolaborasi riset Tuberkulosis di Asia Tenggara yang mampu mempercepat pertukaran pengetahuan, mendorong inovasi, serta melahirkan solusi berbasis bukti bagi upaya eliminasi TB di kawasan.(her)

Tags: ASEAN4TBfkuituberkulosis

Berita Terkait.

kbri
Internasional

Perayaan HUT RI di Kanada, KBRI Beri Penghargaan untuk Dua Sosok Penting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:10
Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis
Internasional

Gempa NTT, Presiden Iran Sampaikan Dukacita dan Tawarkan Bantuan Medis

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:15
Gunil Keluar, Xdinary Heroes Langsung Batalkan Sejumlah Jadwal
Internasional

KASA Korea Gandeng BIGBANG sebagai Duta Kehormatan Perdana

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:27
jubir
Internasional

Karoline Leavitt Mundur dari Jabatan Jubir Gedung Putih Akhir Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:07
Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS
Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz di Tengah Kebuntuan AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16
Gedung-Pancasila
Internasional

ABK WNI Jadi Korban Serangan Drone di Yaman, Kemlu Angkat Bicara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:22

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    3262 shares
    Share 1305 Tweet 816
  • Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

    1804 shares
    Share 722 Tweet 451
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3877 shares
    Share 1551 Tweet 969
  • Polisi Blokade Mahasiswa di Thamrin, Ini Lokasi Demo yang Diperbolehkan

    787 shares
    Share 315 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.