• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pakar: China Kembali Normal Jika Fatalitas Covid-19 Tinggal 0,1 Persen

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 5 Desember 2021 - 16:43
in Internasional
covid-19 varian delta

Ilustrasi - Masa inkubasi Covid-19 varian Delta tidak sepanjang varian-varian sebelumnya sehingga bentuk pencegahannya tidak memerlukan karantina dalam waktu yang lebih lama, namun harus lebih sering tes, demikian pernyataan pakar epidemiologi terkemuka di China Prof Zhong Nanshan. Foto: Antara/Shutterstock/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar sistem pernapasan Prof Zhong Nanshan mengajukan dua prasyarat bagi China jika ingin kembali normal dari pandemi Covid-19.

Pakar terkemuka asal China itu mengatakan 2 syarat tersebut, yakni jika tingkat fatalitas Covid-19 di China turun hingga menjadi 0,1 persen dan angka basis reproduksinya (R0) antara 1 hingga 1,5.

BacaJuga:

Insiden Penembakan Jamuan Makan Trump: Petugas Tertembak, Pelaku Membawa Beberapa Senjata Langsung Ditahan

PM Pakistan Sebut Pertemuan dengan Menlu Iran Berlangsung Produktif

Cegah Krisis Energi, Macron Inisiasi Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sampai saat ini, semua warga China harus divaksin agar terwujud kekebalan komunitas, pencegahan, pengendalian, dan perawatan juga harus ditingkatkan, begitu Zhong berdialog pada KTT Vaksin di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Sabtu (4/12).

Baca Juga : Pakar China Yakin Vaksinasi Covid-19 Mampu Atasi Omicron

Ia mengusulkan tingkat fatalitas saat ini yang masih 1 persen harus diturunkan lagi hingga tertinggal 0,1 persen. Begitu pula dengan R0 atau tingkat penularan positif juga harus 1 hingga 1,5.

Sampai saat ini sebanyak 1 125 miliyar warga China atau sekitar 79,76 persen populasi sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap.

“Tingkat fatalitas varian Delta di Guangzhou dan Nanjing pada tahun ini yang sudah nol itu terkait dengan tingginya tingkat vaksinasi,” ucapnya.

Oleh sebab itu, dia mendorong pemerintah China terus meningkatkan vaksinasi, khususnya untuk lanjut usia.

Di China, 96.312 juta orang telah menerima vaksin penguat(booster).

Mengutip data Kementerian Kesehatan China, Zhong mengatakan bahwa vaksin dosis ketiga bisa meningkatkan efek aman dari gejala Covid-19 dari 56 persen menjadi 80 persen dan mengurangi kemungkinan pasien Covid-19 dirawat di rumah sakit dari 84 persen menjadi 88 persen.

Selain itu, data laboratorium juga membuktikan bahwa efek perlindungan diri dari kombinasi vaksin inaktif dan vaksin sub-unit protein, kombinasi vaksin inaktif dan vaksina mRNA, dan kombinasi vaksin inaktif dan vaksin adenovirus sangat bagus.

“Hal ini membuktikan bahwa vaksin dosis ketiga sangat efektif,” ucapnya, seperti dikutip Antara, Minggu (5/12/2021).

Terkait dengan merebaknya varian Omicron, Zhong menanggapi, “Kami tidak takut dengan Omicron karena sudah diterapkan kebijakan nol kasus dan kebijakan yang ketat dalam pencegahan dan pengendalian.”

Oleh sebab itu, pakar SARS tersebut merumuskan jalan terbaik pemberantasan Covid-19 adalah pencegahan.(mg4)

Tags: Chinapandemi covid-19

Berita Terkait.

Insiden Penembakan Jamuan Makan Trump: Petugas Tertembak, Pelaku Membawa Beberapa Senjata Langsung Ditahan
Internasional

Insiden Penembakan Jamuan Makan Trump: Petugas Tertembak, Pelaku Membawa Beberapa Senjata Langsung Ditahan

Minggu, 26 April 2026 - 21:11
Shehbaz-Sharif
Internasional

PM Pakistan Sebut Pertemuan dengan Menlu Iran Berlangsung Produktif

Sabtu, 25 April 2026 - 23:02
Macron
Internasional

Cegah Krisis Energi, Macron Inisiasi Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 25 April 2026 - 21:50
Abbas-Araghchi
Internasional

Usai dari Pakistan, Menlu Iran ke Oman dan Rusia Tanpa Temui Utusan AS

Sabtu, 25 April 2026 - 17:46
Sergey-Lavrov
Internasional

Kritik Pedas Rusia: Motivasi Utama Militer AS Hanyalah Minyak

Sabtu, 25 April 2026 - 16:45
Menlu Iran Tiba di Pakistan: Prioritaskan Koordinasi Kawasan, Ogah Temui Delegasi AS
Internasional

Menlu Iran Tiba di Pakistan: Prioritaskan Koordinasi Kawasan, Ogah Temui Delegasi AS

Sabtu, 25 April 2026 - 12:29

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1353 shares
    Share 541 Tweet 338
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    903 shares
    Share 361 Tweet 226
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Tragedi Kebakaran Tanjung Duren, DPRD Sebut Bukti Kegagalan Pemprov Jakarta

    690 shares
    Share 276 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.