INDOPOSCO.ID – Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyambut baik hasil kunjungannya dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi di Islamabad. Sharif melabeli pertemuan itu sebagai diskusi paling hangat dan produktif mengenai isu-isu strategis di kawasan.
“Senang bertemu dengan Seyed Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Iran, dan delegasinya di Islamabad hari ini. Memiliki pertukaran pandangan yang paling hangat dan ramah tentang situasi regional saat ini,” kata Sharif melalui akun X pribadinya @CMShehbaz, Sabtu (25/4/2026).
Selain membahas situasi regional, Sharif menegaskan bahwa penguatan hubungan dua arah menjadi prioritas utama dalam dialognya dengan Araghchi guna menjaga stabilitas kepentingan bersama.
“Kami juga membahas masalah-masalah kepentingan bersama, termasuk penguatan lebih lanjut dari Pakistan–Iran hubungan bilateral,” ujar Sharif.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memulai kunjungan kerja regional ke Pakistan, Oman, dan Rusia untuk memperkuat koordinasi bilateral serta membahas perkembangan situasi kawasan. Kunjungan itu fokus pada penguatan diplomasi tanpa agenda pertemuan dengan pihak Amerika Serikat (AS).
“Memulai tur tepat waktu ke Islamabad, Muscat, dan Moskow. Tujuan kunjungan saya adalah untuk berkoordinasi erat dengan mitra kami dalam masalah bilateral dan berkonsultasi tentang perkembangan regional,” ucap Araghchi melalui akun X pribadinya @araghchi, Jumat (24/4/2026).
Rencananya agenda perundingan kedua antara Iran dengan AS akan dilakukan membahas mekanisme de-eskalasi konflik di kawasan, serta kelanjutan kesepakatan nuklir yang sempat tertunda selama beberapa bulan terakhir.
Namun, Teheran tidak berniat menemui delegasi dari Amerika Serikat di Pakistan. “Tetangga kita adalah prioritas kita,” tegas Araghchi.
Kepala Angkatan Darat Pakistan Marsekal Lapangan Asim Munir menyampaikan kesiapan negaranya untuk melanjutkan upaya negosiasi antara Amerika Serikat dengan Iran hingga tercapai hasil.(dan)










