INDOPOSCO.ID – Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan, Amerika Serikat dan Iran akan menyepakati draf akhir kesepakatan damai, yang diharapkan segera ditandatangani untuk mengakhiri konflik kedua negara.
“Kita kini lebih dekat dari sebelumnya dengan tercapainya perjanjian damai. Dengan kemungkinan penyelesaian perjanjian tersebut dalam 24 jam ke depan,” kata Shehbaz Sharif dalam akun X resmi pribadinya @CMShehbaz, Sabtu (13/6/2026).
Pakistan kini tengah bersiap memfasilitasi pengesahan secara digital atas draf damai tersebut dalam waktu dekat, sebelum kedua negara melanjutkan pembicaraan ke tingkat teknis.
“Pakistan sedang mempersiapkan penandatanganan elektronik perjanjian damai tersebut segera setelahnya, yang akan dilanjutkan dengan pembicaraan tingkat teknis pada minggu depan,” jelas Shehbaz Sharif.
Pihaknya menyampaikan aspirasi kepada Amerika Serikat dan Iran yang telah menjaga komitmen berkelanjutan mereka selama proses negosiasi damai.
“Kami menyampaikan penghargaan yang tulus kepada saudara-saudara kami di kawasan ini atas dukungan mereka,” ucap Shehbaz Sharif.
Ia menambahkan bahwa perjanjian damai bersejarah itu diyakini bakal menjadi landasan kokoh bagi terwujudnya perdamaian yang jangka panjang di kawasan.
“Kami yakin bahwa perjanjian damai bersejarah ini akan menjadi landasan yang kokoh bagi perdamaian yang langgeng,” imbuhnya.
Pakistan bertindak sebagai mediator dan tuan rumah negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran sejak April 2026. Peran itu diawali dengan keberhasilan Pakistan menengahi kedua belah pihak untuk menyepakati gencatan senjata yang mulai berlaku pada 7 April 2026. (dan)










