• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Menuju Endemi WHO, RI Terkendala Tiga Faktor Vaksinasi. Apa Saja?

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 13 Juni 2022 - 20:55
in Headline
kemenkes

Sekretaris Ditjen Kesehatan Masyarakat Siti Nadia Tarmidzi dalam gelar wicara "Tangkal Virus Yang Bermutasi dengan Vaksin Booster," diikuti secara daring di Jakarta, Senin (13/6/2022). Foto : Antara/Devi Nindy

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sekretaris Direktorat Jendral Kesehatan Masyarakat Siti Nadia Tarmidzi menyebut ada tiga faktor yang membuat Indonesia belum mencapai standar vaksinasi COVID-19 dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk status endemi

Untuk diketahui, standar endemi dari WHO adalah cakupan vaksinasi COVID-19 sebanyak 70 persen dari seluruh populasi penduduk.

BacaJuga:

Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Indonesia Berduka, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Kevin Diks Named Indonesia Captain, Garuda Squad Ready to Face Singapore

“Sampai saat ini ya kalau kita lihat kurang lebih baru 168 juta masyarakat yang mendapatkan secara lengkap. Jadi kalau kita bandingkan, ini kurang lebih adalah 62 persen dari total populasi,” ujar Nadia dalam gelar wicara “Tangkal Virus Yang Bermutasi dengan Vaksin Booster,” diikuti secara daring di Jakarta, Senin.

Nadia cukup meyakini yakin ya bahwa capaian vaksinasi 70 persen, ini bisa dikejar pada akhir Juni 2022.

Menurutnya, beberapa faktor yang mempengaruhi mengapa dosis kedua belum tercapai, yang pertama adalah karena banyak penduduk yang belum bisa mendapatkan suntikan dosis kedua lantaran telah positif COVID-19. Walaupun gejalanya ringan, namun masih membutuhkan waktu untuk mendapatkan penyuntikan.

Baca Juga: Ini Tiga Syarat Transisi Pandemi ke Endemi

Kedua adalah karena situasi yang terus membaik, kemudian merasa tidak perlu untuk mendapatkan perlindungan dengan melengkapi sampai dengan dosis kedua. “Artinya edukasi ya harus terus kita ingatkan bahwa situasi pandemi COVID-19 ini belum selesai,” ujar Nadia.

Sementara ketiga adalah adanya beberapa penduduk yang masih terhambat dengan permasalahan geografis. Artinya memang membutuhkan waktu untuk petugas kesehatan mencapai daerah daerah tersebut untuk melengkapi dosis kedua bagi masyarakat.

“Jumlah secara provinsi yang belum mendapat atau belum mencapai 70 persen itu hanya antara 6- 7 provinsi lagi. Tapi kalau kita berbicara kabupaten, kota memang masih cukup banyak tersebar ya. Bahkan di provinsi yang sudah secara total mencapai angka 70 persen, ternyata masih ada juga kabupaten kotanya yang belum mencapai 70 persen,” ujar Nadia dilansir Antara.

Oleh karena itu pemerintah perlu melakukan percepatan dengan membuka sentra vaksinasi lebih banyak, kembali mengajak para tokoh masyarakat menyosialisasikan pentingnya upaya vaksinasi, serta menjelaskan bahwa pandemi belum selesai.

“Terakhir adalah penting memerangi hoaks, karena menyebabkan masyarakat menjadi ragu-ragu untuk menerima vaksin dosis kedua,” katanya. (aro)

Tags: boosterendemirivaksinVaksinasiWHO

Berita Terkait.

Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran
Headline

Analis: MK Dihadapkan 2 Lapis Persoalan dalam Gugatan Gibran

Sabtu, 26 September 2026 - 09:17
Indonesia Berduka, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia
Headline

Indonesia Berduka, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Sabtu, 26 September 2026 - 08:06
dikss
Headline

Kevin Diks Named Indonesia Captain, Garuda Squad Ready to Face Singapore

Jumat, 25 September 2026 - 16:26
diks
Headline

Kevin Diks Kapten Timnas Indonesia, Skuad Garuda Siap Tempur Lawan Singapura

Jumat, 25 September 2026 - 16:16
Bea Cukai Kediri Ungkap Peredaran Rokok Ilegal dengan Modus Motor Modifikasi
Headline

Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

Jumat, 25 September 2026 - 09:31
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Headline

2 Kali Ditolak Masuk Lapas Cibinong, Ombudsman Desak Evaluasi Total

Jumat, 25 September 2026 - 06:27

OLAHRAGA

laga
Olahraga

Laga Pembuka FIFA ASEAN Cup 2026, 3.582 Personel Gabungan Dikerahkan

Editor Folber Siallagan
Jumat, 25 September 2026 - 17:36

INDOPOSCO.ID - Ribuan personel aparat gabungan dikerahkan untuk mengamankan pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora...

SelengkapnyaDetails
Demi Kemanusiaan, DPR Dorong Basarnas Lanjutkan Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Jelang Indonesia vs Singapura, John Herdman Bicara Soal Risiko Permainan Kaku

Jumat, 25 September 2026 - 11:54
28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

28 Tahun Menanti, Indonesia Kembali Rebut Emas Beregu Putra Bulutangkis di Asian Games

Jumat, 25 September 2026 - 10:09
java

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Kamis, 24 September 2026 - 11:21
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19

BERITA POPULER

  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    1269 shares
    Share 508 Tweet 317
  • Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1029 shares
    Share 412 Tweet 257
  • Soal Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Pakar Hukum Minta Menteri Imipas Terima Sanksi

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.