• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

MUI Imbau Publik Tak Terjebak Narasi Terfragmentasi soal Pernyataan Jusuf Kalla

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 22 April 2026 - 11:36
in Headline
JK

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) angkat bicara terkait berkembangnya diskursus publik mengenai potongan pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), yang menyinggung memori kolektif peristiwa Ambon.

Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI, Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan bahwa MUI memberi imbauan kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga harmoni dan kohesi sosial sebagai bagian dari refleksi kebangsaan.

BacaJuga:

Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

Buntut Putusan MK dan MA, DPR Didorong Gunakan Hak Konstitusional Terkait Posisi Gibran

Pemprov Jakarta Dukung Aturan Larangan Vape Anggota Polri

Zainut menegaskan bahwa seluruh ajaran agama sejatinya berpijak pada nilai-nilai cinta kasih, persaudaraan, serta penghormatan terhadap kemanusiaan.

“Dalam situasi apa pun, nilai-nilai luhur ini harus tetap menjadi ruh utama dalam setiap narasi publik. Agama hadir sebagai penyembuh dan perekat, bukan pemisah antar-sesama anak bangsa,” ujar Zainut dalam keterangannya, Rabu (22/4/2026).

MUI juga menilai bahwa pernyataan Jusuf Kalla perlu dipahami secara utuh dalam konteks sejarah yang komprehensif, mengingat peran besarnya dalam perjalanan perdamaian di Indonesia.

“Kami meyakini bahwa sebagai tokoh bangsa yang memiliki jasa besar, pernyataan Bapak Jusuf Kalla tidak dimaksudkan untuk menghidupkan sentimen negatif. Penting bagi kita semua untuk meluruskan konteks agar tidak terjadi kesalahpahaman,” kata Zainut.

Lebih lanjut, MUI mengingatkan bahwa sejarah bangsa seharusnya dijadikan sebagai sumber kearifan atau ibrah, yang dapat memperkuat fondasi kebangsaan. Dengan demikian, setiap peristiwa masa lalu dapat menjadi pelajaran berharga dalam membangun masa depan yang lebih harmonis.

Dalam upaya menjaga suasana kebangsaan tetap kondusif, MUI mengajak masyarakat untuk menggunakan diksi yang menyejukkan dan mempersatukan dalam setiap percakapan di ruang publik.

“Kedewasaan kita dalam berbangsa tercermin dari kemampuan mengubah dinamika menjadi energi positif yang memperkokoh persatuan nasional,” tuturnya.

Di tengah derasnya arus informasi, MUI juga menekankan pentingnya sikap husnuzan (prasangka baik) serta budaya tabayun (klarifikasi) terhadap setiap informasi yang beredar.

“Jangan mudah terprovokasi oleh narasi yang terfragmentasi. Mari kita lihat setiap pernyataan dari kacamata persatuan yang lebih luas,” lanjutnya.

MUI secara tegas mengimbau seluruh pihak, terutama tokoh masyarakat dan agama, untuk segera menghentikan polemik yang dinilai tidak produktif dan berpotensi merusak kerukunan.

“Perdebatan yang berlarut-larut di ruang publik berisiko mengoyak rajutan kerukunan umat beragama yang telah kita bangun bersama. Mari kita tutup celah adu domba dan kembali fokus pada agenda kebangsaan yang lebih strategis,” tegas Zainut.

Sebagai penutup, MUI mengingatkan bahwa tugas utama seluruh elemen bangsa saat ini adalah memperkokoh ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wataniyah, dan ukhuwah basyariyah sebagai fondasi kebersamaan.

“Tokoh-tokoh bangsa adalah guru bagi kita semua. Mari kita rawat pesan-pesan perdamaian dengan lisan yang santun dan hati yang jernih. Masa depan Indonesia yang damai adalah amanah kolektif yang harus kita jaga dengan penuh kebijaksanaan,” tambahnya.(her)

Tags: Jusuf KallaMUIperistiwa Ambonzainut tauhid sa'adi

Berita Terkait.

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 T hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Normalisasi Tumbuh 3,9 Persen
Headline

Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

Senin, 2 November 2026 - 19:17
Bukan Sekadar Pembiayaan, BRI Perkuat Ekosistem Pangan dari Hulu hingga Hilir untuk Dukung Swasembada Protein
Headline

Buntut Putusan MK dan MA, DPR Didorong Gunakan Hak Konstitusional Terkait Posisi Gibran

Senin, 2 November 2026 - 18:38
pram
Headline

Pemprov Jakarta Dukung Aturan Larangan Vape Anggota Polri

Senin, 2 November 2026 - 12:08
md
Headline

Mahfud MD Sebut Putusan MA soal Ijazah Gibran Berlaku Surut, Ini Alasannya

Minggu, 1 November 2026 - 19:29
ponpes
Headline

Following Pesantren Raid, Ombudsman Issues Five Demands to National Police

Minggu, 1 November 2026 - 17:27
pmbudsman
Headline

Usai Insiden di Pesantren, Ombudsman Sampaikan 5 Tuntutan kepada Polri

Minggu, 1 November 2026 - 17:17

OLAHRAGA

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak
Olahraga

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Editor Ali Rachman
Senin, 2 November 2026 - 21:22

INDOPOSCO.ID - Karateka Indonesia kembali mengukir prestasi di panggung internasional. Ceyco Georgia Zefanya sukses meraih medali emas, sedangkan Zaskia Putri...

SelengkapnyaDetails
bca

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Senin, 2 November 2026 - 04:14
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1841 shares
    Share 736 Tweet 460
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1010 shares
    Share 404 Tweet 253
  • Sambut Musim Hujan, BNPB Minta Pemda Bersihkan Drainase dan Petakan Rawan Banjir

    803 shares
    Share 321 Tweet 201
  • Soroti Kehadiran Raffi Ahmad Bersama ‘Mahasiswa’ Gadungan, Andovi da Lopez: Jangan Sembunyi di Balik Ketidaktahuan

    770 shares
    Share 308 Tweet 193
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.