• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kolaborasi KemenKopUKM, MicroSave Consulting dan New York University Tingkatkan Literasi Digital dan Inklusi Keuangan UMKM

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 12 Januari 2022 - 17:54
in Ekonomi
kemenkopukm

Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Arif Rahman Hakim, pada acara Advisory Group Small Firm Diaries (SFD) untuk UMKM dan Koperasi, yang dilaksanakan atas inisiasi MicroSave Consulting (MSC) Indonesia, di Jakarta, Rabu (12/1)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenKopUKM) menggandeng MicroSave Consulting (MSC) yang didukung Financial Access Initiative (FAI) dari New York University, untuk menginisiasi kerja sama dalam rangka meningkatkan literasi digital dan kapasitas koperasi dan UMKM.

Salah satu strategi yang saat ini dilakukan KemenKopUKM adalah terus berupaya mempercepat literasi digital dan bekerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dengan MicroSave Consulting (MSC) Indonesia.

BacaJuga:

Buah Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026

Indonesia Timur Jadi Fokus Perluasan KUR, Wamen UMKM Soroti Minimnya Debitur

Sinergi untuk Mengemaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Strategis Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

“Tentunya, kerja sama ini menjadi salah satu bentuk dukungan kepada para pelaku koperasi dan UMKM agar dapat bangkit di tengah pandemi, lebih berkembang, serta dapat bersaing di pasar global,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim, pada acara Advisory Group Small Firm Diaries (SFD) untuk UMKM dan Koperasi, yang dilaksanakan atas inisiasi MicroSave Consulting (MSC) Indonesia, di Jakarta, Rabu (12/1).

Baca Juga : Program LPDB-KUMKM “Inline” dengan Program KemenKopUKM

Menurut Arif, melalui kerjasama dengan MSC, salah satu kegiatan konkret yang akan dilakukan bersama yaitu terkait penelitian Small Firm Diaries (SFD).

“Tujuannya, guna memahami secara mendalam tentang potensi dan hambatan yang dihadapi UKM dalam mengembangkan usahanya,” jelasnya.

Arif berharap, penelitian ini mendapatkan hasil yang relevan dan maksimal karena didukung juga oleh Micro Finance Opportunities, Low Income Financial Transformation, dan Financial Access Initiative dari New York University. Selain itu, Arif meyakini, penelitian Small Firm Diaries akan berjalan maksimal dengan adanya dukungan dari the advisory group members.

“Dengan menyatukan berbagai keahlian dari sektor publik, swasta, dan non-pemerintah, the advisory group diharapkan dapat memberikan masukan dan saran, terkait konteks, rencana, dan temuan proyek penelitian,” ulas dia.

Baca Juga : Menteri Teten Bakal Efektifkan PLUT KUKM di Palu

Bagi Arif, kolaborasi berbagai pihak melalui the advisory group, juga dapat menjadi wadah yang penting, baik dalam pengembangan riset maupun dalam penyampaian penemuan dan rekomendasi hasil riset.

SesKemenkopUKM juga berharap hasil dari pertemuan-pertemuan the advisory group members ke depan, dapat membantu pemerintah dalam memformulasikan kebijakan berdasarkan bukti, hingga membantu menyebarkan rekomendasi kebijakan dari hasil wawasan yang ditemukan dari penelitian.

“Juga turut dalam pembuatan Rencana Aksi oleh berbagai pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung dalam mengembangkan UMKM di Indonesia,” tutur Arif.

Sementara itu, Country Director MicroSave Consulting Indonesia Grace Retnowati berharap output dari riset hasil kerjasama dengan New York University (NYU) tersebut dapat digunakan untuk bahan perumusan kebijakan dan perencanaan program dalam mencapai target-target pemberdayaan koperasi dan UMKM.

“Saya juga berharap kerjasama ini dapat mendukung program pemerintah dalam percepatan peningkatan kapasitas digital UKM dalam menuju ekonomi digital dan meningkatkan inklusi keuangan,” kata Grace.

Fokus Usaha Kecil

Dalam kesempatan yang sama, secara daring, Engagement Director Financial Access Initiative (FAI) dari New York University Laura Freschi menjelaskan bahwa motivasi dalam penelitian Small Firm Diaries adalah mempelajari lebih mendalam terhadap eksistensi pelaku UMKM, khususnya usaha kecil.

“Kita fokus meneliti pada usaha kecil yang memiliki pekerja antara 1-20 orang,” kata Laura.

Laura menambahkan, pihaknya sudah banyak melakukan penelitian usaha kecil atau Small Firm Diaries di banyak negara. Diantaranya, Ethiopia, Fiji, Nigeria, Kenya, Uganda, Kolombia, dan kini di Indonesia.

“Kami lembaga lembaga penelitian yang akan memberikan rekomendasi kepada pembuat kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang masih berada di garis kemiskinan,” terang dia.

Artinya, sambung Laura, tujuan penelitian Small Firm Diaries adalah untuk menemukan temuan-temuan yang relevan bagi pembuat kebijakan (pemerintah) bagi pemberdayaan UMKM.

“Ini juga penting, dimana hasil riset dipastikan bisa digunakan,” tegas Laura.

Bagi Laura, dengan fokus riset pada usaha kecil, diharapkan dapat menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita akan melakukan kunjungan mingguan selama satu tahun, dengan mengambil sampel-sampel,” imbuhnya.

Dengan fokus pada Small Firm Diaries, Laura bisa melihat alur kas usaha secara detail hingga pola usaha.

“Bahkan, realtime, kita bisa mengetahui hambatan yang dihadapi usaha kecil,” ujar dia.

Dicontohkan di Nepal, pihaknya meneliti usaha kecil di bidang garmen. Sedangkan di India, objek penelitian lebih banyak menyorot usaha kelontong.

“Dengan data kualitatif dan kuantitatif, kita akan memiliki pemahaman yang lebih efektif terhadap usaha kecil,” pungkas Laura. (son)

Tags: Inklusi KeuanganKemenKopUKMkeuanganliterasi digitalMicroSave ConsultingNew York UniversityUMKM

Berita Terkait.

Sinergi untuk Mengemaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Strategis Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
Ekonomi

Buah Komitmen Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global, Contact Center World Asia Pacific 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:00
Korban Investasi Bodong Mantan Pegawai Bank Diberi Edukasi Literasi Keuangan
Ekonomi

Indonesia Timur Jadi Fokus Perluasan KUR, Wamen UMKM Soroti Minimnya Debitur

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:03
Sinergi untuk Mengemaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Strategis Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
Ekonomi

Sinergi untuk Mengemaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Strategis Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:16
Semangat Bring Barrel Home, PIEP Kembali Datangkan Crude Oil Aljazair ke Indonesia
Ekonomi

Semangat Bring Barrel Home, PIEP Kembali Datangkan Crude Oil Aljazair ke Indonesia

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:01
Kanwil-BC-Banten
Ekonomi

Perizinan Kawasan Berikat Cepat, Bea Cukai Banten Dukung Ekspansi Ekspor PT Suma Artha Perkasa

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:15
Ali-Mahsun
Ekonomi

APKLI-P Siapkan Kanal Aspirasi, Tampung Keluhan PKL dan UMKM dari Seluruh Indonesia

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:54

BERITA POPULER

  • Ronaldo

    Hasil Piala Dunia: Ronaldo Pimpin Portugal Berpesta, Inggris Kehilangan Taji di Hadapan Ghana

    1712 shares
    Share 685 Tweet 428
  • Hasil Piala Dunia: Portugal Libas Uzbekistan 5-0, Martinez Sanjung Habis Cristiano Ronaldo

    1683 shares
    Share 673 Tweet 421
  • Hasil Piala Dunia Grup F: Jepang-Swedia Dampingi Belanda ke Fase Gugur

    1064 shares
    Share 426 Tweet 266
  • Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

    959 shares
    Share 384 Tweet 240
  • Hasil Piala Dunia: Spanyol Bantai Arab Saudi, VAR Selamatkan Belgia dari Kekalahan

    925 shares
    Share 370 Tweet 231
Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos
Olahraga

Jadwal Piala Dunia: Prancis-Norwegia Berebut Juara Grup, Belgia Buru Tiket Lolos

Editor Laurens Dami
Jumat, 26 Juni 2026 - 17:03

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 memasuki babak paling menentukan. Pada Sabtu (27/6/2026), rangkaian pertandingan terakhir Grup...

SelengkapnyaDetails
Piala-Dunia

32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Ditantang Jepang, Belanda Jumpa Maroko

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:24
Diego-Carlos

Hasil Piala Dunia Grup D: Turki Bungkam AS, Australia Lolos Usai Tahan Paraguay

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:51
Elanga

Graham Potter Bangga dengan Perjuangan Pemain Swedia Hadapi Jepang

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:50
Nagelsman

Piala Dunia 2026: Nagelsmann Ungkap Penyebab Kekalahan Jerman dari Ekuador

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:39
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.