Ekonomi

Program LPDB-KUMKM “Inline” dengan Program KemenKopUKM

INDOPOSCO.IDLembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) menargetkan Rp1,8 triliun untuk penyaluran di tahun 2022, dengan target masing-masing direktorat sebesar Rp900 miliar. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo di Jakarta, Jumat (7/1). Supomo menambahkan, tahun ini LPDB-KUMKM menyasar ke koperasi-koperasi sektor riil, terutama koperasi-koperasi baru yang belum merasakan LPDB-KUMKM untuk perkuatan permodalan.

“Sebagai satuan kerja Kementerian Koperasi dan UKM, LPDB-KUMKM terus mendukung program-program strategis yang inline dengan program-program Kementerian Koperasi dan UKM. Di antaranya, menargetkan koperasi rumah produksi bersama, koperasi multi pihak, dan koperasi modern. Sehingga sejalan dengan program KemenkopUKM, juga arahan Menteri Koperasi dan UKM, otomatis dapat menjaring daerah yang cakupan wilayahnya masih rendah, bahkan belum terjamah penyaluran LPDB-KUMKM,” lanjut Supomo.

Senada dengan Supomo, Direktur Bisnis LPDB-KUMKM Krisdianto mengatakan, sejumlah pendekatan dan sinergi dengan berbagai pihak terus dilakukan LPDB-KUMKM, baik dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten atau Kota, juga dengan melibatkan tenaga Petugas Penyuluh Koperasi Lapangan (PPKL) di seluruh Indonesia. Dengan banyaknya stakeholder yang terlibat melalui proses penyebaran informasi dan sosialisasi LPDB-KUMKM diharapkan dapat menjaring lebih banyak koperasi unggul dan potensial demi peningkatan ekonomi daerah dan nasional.

Baca Juga : Dorong Program Inkubator Wirausaha, LPDB-KUMKM Libatkan Inotek Foundation

Berbicara mengenai tantangan, Krisdianto menyampaikan bahwa dua tahun terakhir LPDB-KUMKM sudah lebih dikenal oleh masyarakat dan para pelaku koperasi dan UMKM. “Semua ini berkat dukungan dan kerja sama segenap Direksi dan Dewan Pengawas LPDB-KUMKM, MenkopUKM, Dinas Koperasi dan UKM juga seluruh karyawan LPDB-KUMKM. Kendati demikian, LPDB-KUMKM tetap massif melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis kepada calon mitra LPDB-KUMKM secara online dan offline demi membantu para pelaku usaha khususnya koperasi agar dapat bertahan di masa pandemi,” pungkas Krisdianto.

Target Penyaluran 40 Persen Sektor Riil

Berbicara mengenai target penyaluran pinjaman/pembiayaan LPDB-KUMKM ke koperasi sektor riil tahun 2022 meningkat dari 20 persen ke 40 persen, Krisdianto mengatakan bahwa LPDB-KUMKM telah melakukan pendekatan melalui pola solicited dengan para Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi/Kabupaten/Kota secara mandiri untuk menjaring koperasi-koperasi sektor riil agar masuk ke dalam rantai pasok industri, sehingga tercipta ekosistem ekonomi yang sempurna.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button