• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PHSS Optimalkan Potensi Reservoir dengan Hydraulic Fracturing, Produksi Migas Meningkat

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:05
in Ekonomi
Ilustrasi aktivitas operasi hulu migas di Wilayah Kerja Sanga Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Foto: Dokumen PHSS

Ilustrasi aktivitas operasi hulu migas di Wilayah Kerja Sanga Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Foto: Dokumen PHSS

Share on FacebookShare on Twitter

,INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) terus mendorong peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) melalui optimalisasi potensi reservoir menggunakan teknologi hydraulic fracturing. Program tersebut diterapkan pada sejumlah sumur di Wilayah Operasi Mutiara dan Pamaguan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Program yang berlangsung sejak 2023 hingga 2026 tersebut menjadi bagian dari strategi PHSS untuk memaksimalkan potensi reservoir, meningkatkan produktivitas sumur, sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional.

BacaJuga:

Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

Hadapi Dinamika Industri Energi, Pertamina Drilling Perkuat Kompetensi dan Kepemimpinan SDM

Kementerian LH, SKK Migas dan PHR Dorong Pemulihan TTM Berbasis Teknologi

Metode hydraulic fracturing pertama kali diterapkan PHSS di Lapangan Mutiara dan Pamaguan pada 2023. Hingga 2026, metode tersebut telah diaplikasikan pada 16 sumur.

Dalam pelaksanaannya, setiap pekerjaan hydraulic fracturing dirancang berdasarkan kajian teknis yang komprehensif. Pendekatan tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi serta memitigasi berbagai tantangan teknis maupun operasional dengan mempertimbangkan kondisi dan karakteristik masing-masing reservoir.

Hasilnya menunjukkan kontribusi positif terhadap kinerja produksi. Penerapan hydraulic fracturing mampu meningkatkan produktivitas sumur sehingga dapat berproduksi lebih optimal.

Dari sejumlah pekerjaan yang telah dilakukan, peningkatan produksi minyak tercatat mencapai 100 hingga 500 barel minyak per hari (BOPD). Sementara tambahan produksi gas berada pada kisaran 0,1 hingga 0,4 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), bergantung pada karakteristik reservoir masing-masing sumur.

Selain meningkatkan produksi, program tersebut juga diproyeksikan memberikan tambahan cadangan atau Estimated Ultimate Recovery (EUR) hingga 1,3 juta barel minyak dan 300 ribu kaki kubik gas.

General Manager Zona 9 Dadang Soewargono mengatakan penerapan teknologi hydraulic fracturing merupakan bagian dari strategi PHSS dalam menghadapi tantangan produksi di lapangan-lapangan migas yang telah memasuki fase mature.

Menurutnya, inovasi dan teknologi menjadi elemen penting untuk menahan laju penurunan produksi, meningkatkan recovery rate, serta mempertahankan tingkat produksi lapangan migas di wilayah Kalimantan.

“Kami percaya bahwa penerapan inovasi dan teknologi memainkan peranan penting dalam menjaga keberlanjutan produksi migas sejalan dengan visi dan misi perusahaan, serta komitmen PT Pertamina Hulu Energi dan PT Pertamina (Persero) untuk mendukung ketersediaan dan ketahanan energi nasional,” ujar Dadang.

Ia menjelaskan, hydraulic fracturing merupakan salah satu metode stimulasi sumur yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan ekstraksi minyak dan gas bumi, khususnya pada reservoir dengan sifat fisik batuan yang kurang baik.

Metode tersebut dilakukan dengan memompakan cairan bertekanan tinggi ke dalam formasi batuan sehingga terbentuk rekahan yang dapat meningkatkan jalur aliran hidrokarbon menuju sumur produksi.

“Melalui penerapan metode hydraulic fracturing yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing reservoir, perusahaan berhasil meningkatkan produktivitas sejumlah sumur sekaligus memperkuat upaya menjaga keberlanjutan produksi,” kata Dadang.

“Capaian ini menunjukkan komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi dan penerapan teknologi dalam mendukung ketahanan energi nasional,” sambungnya.

Salah satu capaian terbaik penerapan teknologi tersebut tercatat pada sumur PAM-66 di Lapangan Pamaguan. Setelah dilakukan stimulasi, sumur tersebut mampu mencatat tambahan laju produksi minyak awal hingga 500 BOPD.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa penerapan teknologi yang tepat dapat membuka potensi produksi dari reservoir yang sebelumnya belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

Selain PAM-66, sejumlah sumur lainnya di Lapangan Mutiara dan Pamaguan juga mencatatkan peningkatan produksi setelah menjalani proses stimulasi yang disesuaikan dengan karakteristik reservoir masing-masing.

Seluruh rangkaian pekerjaan hydraulic fracturing dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan operasional yang terukur. Hal tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan penerapan teknologi dapat memberikan hasil optimal tanpa mengabaikan standar keselamatan kerja.

Ke depan, PHSS akan terus mengidentifikasi kandidat sumur dan reservoir potensial untuk program optimasi lanjutan. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi peningkatan produksi secara berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan.

Melalui pemanfaatan teknologi dan inovasi, PHSS menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan aset migas yang ada, menjaga keberlanjutan produksi, serta mendukung pencapaian target ketahanan energi nasional. (rmn)

Tags: Metode Hydraulic Fracturingpertamina hulu sanga sangaPHSSproduksi migas

Berita Terkait.

antam
Ekonomi

Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:07
Hadapi Dinamika Industri Energi, Pertamina Drilling Perkuat Kompetensi dan Kepemimpinan SDM
Ekonomi

Hadapi Dinamika Industri Energi, Pertamina Drilling Perkuat Kompetensi dan Kepemimpinan SDM

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:04
Kementerian LH, SKK Migas dan PHR Dorong Pemulihan TTM Berbasis Teknologi
Ekonomi

Kementerian LH, SKK Migas dan PHR Dorong Pemulihan TTM Berbasis Teknologi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:06
Room
Ekonomi

Swiss-Belresort Dago Heritage Gandeng Hompimplay Tawarkan Paket Mulai Rp1,619 Juta

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:05
Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito
Ekonomi

Emas Kian Bersinar, Investor Ramai-Ramai Tinggalkan Deposito

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:34
Aira-ev
Ekonomi

Wuling Aira EV Catat Respons Positif, Lebih dari 3.500 SPK dalam Dua Pekan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:04

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3789 shares
    Share 1516 Tweet 947
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.