• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Perbaikan Sektor Kesehatan Sokong Inflasi dan PMI Manufaktur

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 2 November 2021 - 15:30
in Ekonomi
Inflasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan kepada mahasiswa baru Monash University pada acara Orientasi Monash University yang digelar secara virtual (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan perbaikan kondisi sektor kesehatan, khususnya terkait kasus Covid-19, telah mampu menyokong inflasi dan PMI Manufaktur yang mencetak level baik.

“Stabilnya angka inflasi disokong oleh membaiknya kondisi di sektor kesehatan sehingga aktivitas masyarakat kembali bergerak dan konsumsi kembali meninggi,” kata Menko Airlangga Hartarto di Jakarta, seperti dikutip Antara, Selasa (2/11/2021).

BacaJuga:

KemenP2MI Gagalkan Keberangkatan CPMI Ilegal yang Direkrut Jadi Tentara Bayaran

Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan Usaha 776 Wirausaha Terdampak Bencana di Aceh

Dukung Kemandirian Energi Nasional, Kemenkop dan Aspebindo Siap Perkuat Sinergi

Menko Airlangga mengatakan perbaikan sektor kesehatan membuat aktivitas masyarakat kembali bergerak sehingga konsumsi pun turut meningkat.

Baca Juga : Pemkot Depok Siapkan Strategi Dorong Pemulihan Ekonomi

Inflasi Indonesia pada Oktober 2021 terkendali dan stabil di tengah pemulihan ekonomi domestik yakni sebesar 0,12 persen (mtm), 1,66 persen (yoy), dan 0,93 persen (ytd).

Salah satu pendukung realisasi ini adalah kelompok pengeluaran transportasi yang meningkat khususnya angkutan udara seiring pelonggaran kebijakan PPKM.

Inflasi kelompok transportasi sebesar 0,33 persen (mtm) dan memberikan andil sebesar 0, 04 persen yang utamanya disumbang oleh kenaikan harga pada tarif angkutan udara dengan andil 0,03 persen.

Baca Juga : IMF Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Global 2021 Turun

Kondisi ini mendorong komponen harga diatur pemerintah (Administered Prices/AP) mengalami inflasi sebesar 0,33 persen (mtm), dan menjadi penyumbang terbesar inflasi Oktober sebesar 0,06 persen.

Untuk komponen harga bergejolak (Volatile Food/VF) kembali mengalami inflasi sebesar 0,07 persen (mtm) dan 3,16 persen (yoy) setelah dua bulan mengalami deflasi karena penurunan harga beberapa komoditas hortikultura.

Pada Oktober 2021 cabai merah justru menyumbang andil mencapai 0,05 persen atau mengalami inflasi sebesar 20,86 persen (mtm) sehingga perlu diwaspadai mengingat saat ini telah masuk musim penghujan.

Komoditas pangan lainnya yang mengalami kenaikan harga dan memberikan andil inflasi yakni minyak goreng 0,05 persen dan daging ayam ras 0,02 persen.

Untuk beberapa komoditas VF yang mengalami penurunan harga dan menyumbang deflasi yakni telur ayam ras minus 0,03 persen, tomat minus 0,02 persen, serta bawang merah, sawi hijau, bayam, kangkung masing-masing minus 0,01 persen.

Inflasi inti tetap menyumbang inflasi Oktober 2021 dengan andil mencapai 0,05 persen walaupun secara bulanan inflasi inti sebesar 0,07 persen (mtm) masih lebih rendah dari inflasi inti September 2021 sebesar 0,13 persen (mtm).

Selain itu perbaikan permintaan domestik tersebut juga tercermin dari Purchasing Managers’Index (PMI) yang dilaporkan IHS Markit pada Oktober 2021 berada pada posisi ekspansif di level 57,2.

Nilai tersebut naik dari posisi bulan sebelumnya yang berada di level 52,2 sehingga menggambarkan bahwa kondisi aktivitas usaha kembali menggeliat di seluruh sektor manufaktur Indonesia selama dua bulan berturut-turut.

Nilai PMI negara-negara di ASEAN lainnya juga telah berada di level ekspansif, namun masih berada di bawah level Indonesia seperti Malaysia 52,2, Vietnam 52,1, dan Thailand 50,9.

Menko Airlangga pun memastikan pemerintah akan terus mengantisipasi transmisi kenaikan harga komoditas global dengan menjaga pasokan dalam negeri serta memastikan kelancaran distribusi terutama menjelang dan selama Hari Natal.

“Pemerintah meyakini bahwa target inflasi sampai akhir 2021 akan tetap dijaga dalam rentang sasaran,” ujar Airlangga. (mg2)

Tags: InflasiKemenko PerekonomianPMI ManufakturSektor Kesehatan

Berita Terkait.

udin
Ekonomi

KemenP2MI Gagalkan Keberangkatan CPMI Ilegal yang Direkrut Jadi Tentara Bayaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:30
umkm
Ekonomi

Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan Usaha 776 Wirausaha Terdampak Bencana di Aceh

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:23
ferry
Ekonomi

Dukung Kemandirian Energi Nasional, Kemenkop dan Aspebindo Siap Perkuat Sinergi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:02
Pertamina dan Kemenkop Dorong Minyak Jelantah Jadi Sumber Energi Terbarukan
Ekonomi

Pertamina dan Kemenkop Dorong Minyak Jelantah Jadi Sumber Energi Terbarukan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:56
minyak
Ekonomi

Rig Pertamina Drilling Sukses, Sumur BNG-084 Alirkan Minyak dan Gas Alami

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:15
Subholding Upstream Pertamina Raih 2 Penghargaan Energi Subroto 2026
Ekonomi

Pertamina Gandeng Sonatrach dan Pemerintah Algeria, Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:05

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5154 shares
    Share 2062 Tweet 1289
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1266 shares
    Share 506 Tweet 317
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1112 shares
    Share 445 Tweet 278
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.