• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

DamoGO Dorong Industri F&B Indonesia yang Berkelanjutan Lewat Aplikasi

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 19 Oktober 2021 - 23:56
in Ekonomi
damogo

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – DamoGO, start-up asal Indonesia-Korea Selatan, menggabungkan teknologi dan kreativitas menciptakan aplikasi smartphone bagi pebisnis F&B untuk terhubung dengan pemasok.

Melalui aplikasi dan layanannya, DamoGO ingin mengoptimasi penyerapan bahan pangan sambil mengurangi limbah pangan di sektor industri F&B.

BacaJuga:

Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement

Punggawa Nusantara PLN NP Nyalakan Harapan, Hentikan Laju TB di Pesisir Jakarta

Rupiah Terseret Isu Hukum dan Krisis Energi Global, Melemah 0,48 Persen

Indonesia sendiri tercatat sebagai penghasil limbah pangan kedua terbesar di dunia. Upaya kolektif para pebisnis F&B dan perubahan yang holistik dirasa perlu untuk turut menyelesaikan permasalahan ini dan mendukung ketahanan pangan Indonesia, ini ditekankan oleh DamoGO pada webinar yang bertajuk ‘Create Taste, Not Waste’ pada 15 Oktober 2021.

Muhammad Farras, Co-founder dan COO DamoGO menyatakan, “Terdapat sejumlah inefisiensi di lapangan yang membuat hasil pertanian tidak terserap baik dan berisiko terbuang menjadi limbah dan polusi. DamoGO berusaha memecahkan masalah ini dengan menyediakan layanan penghubung antara pemasok dan pebisnis F&B di Yogyakarta melalui aplikasi smartphone, yang bertujuan untuk mempermudah proses pembelian bahan makanan secara digital, mengoptimasi serapan dan konsumsi hasil pertanian agar tidak terbuang.”

Sistem manajemen dan purchasing untuk mengoptimasi serapan

Aplikasi DamoGO berperan membantu pemilik bisnis F&B untuk merapikan sistem manajemen dan purchasing. Melalui aplikasi ini manajemen dapur pebisnis F&B ter-digitalisasi, dan menjadi ruang interaksi jual-beli bahan pangan antara pebisnis dengan pemasok. Aplikasi ini menjadi upaya DamoGO mendorong pebisnis F&B untuk menerapkan operasional bisnis berkelanjutan dan efisien, dengan mempersingkat proses rantai pasok, mengurangi emisi dan biaya, serta mendukung keberlangsungan bisnis petani dan pemasok skala kecil dan menengah.

Pemanfaatan Imperfect Produce
WAROONG by DamoGO, salah satu layanan dari DamoGO, menyediakan produk pangan dengan grade yang luas, dari grade a, grade b sampai grade c, yang dipanen segar oleh petani dan pemasok DamoGO. Salah satu bentuk produk pangan grade c adalah imperfect produce, yaitu hasil pertanian yang tidak sempurna dari segi bentuk atau ukuran. Produk jenis ini menjadi penyumbang limbah pangan yang signifikan karena tidak sesuai dengan standar ritel dan pada akhirnya terbuang sebelum dimanfaatkan.

Hartono Moe, seorang F&B Business Collaborator, menekankan bahwa penggunaan imperfect produce menjadi salah satu cara bagi industri F&B agar ramah lingkungan atau berkelanjutan. “Bahan pangan yang tidak sempurna secara fisik atau imperfect produce tidak akan mempengaruhi kualitas sajian sehingga tetap baik untuk digunakan. Dengan harga yang terjangkau, pemilihan bahan pangan yang tidak sempurna mendukung bisnis F&B untuk menghemat biaya operasional. Aplikasi yang disediakan oleh DamoGO berhasil mengefisienkan proses pembelian produk tidak sempurna dan mengurangi biaya operasional, menjadi dukungan yang baik untuk mempermudah transisi bisnis F&B jadi berkelanjutan.”

Pengurangan limbah pangan dukung ketahanan pangan Indonesia

Indonesia merupakan negara penghasil limbah pangan kedua terbesar di dunia setelah Arab Saudi. Kementerian Pertanian menyatakan total limbah pangan per tahun mencapai 1,3 juta ton, atau sekitar 300 kg per orang.

Kontradiktif dengan jumlah pangan yang terbuang, Indonesia saat ini masih mengalami problem ketahanan pangan, seperti pemenuhan gizi yang tidak sempurna yang menyebabkan malnutrisi. DamoGO berharap keberadaan teknologi yang diciptakan tidak hanya mendukung geliat bisnis F&B dan para pemasok. Dengan mengoptimasi serapan dan konsumsi hasil produk pangan, termasuk imperfect produce, dapat berperan dalam menyelesaikan permasalahan pangan dan dukung ketahanan pangan Indonesia.

“Mulai dari Kota Yogyakarta, DamoGO berharap bisa mendorong industri F&B yang berkelanjutan di Indonesia,” tutup Farras.

DamoGO mengadakan rangkaian acara “Jamuan Rasa” untuk berbagi pesan tentang pentingnya mendorong industri F&B yang berkelanjutan dan mengurangi limbah pangan di Indonesia.

Terdapat 4 rangkaian acara “Jamuan Rasa”, yaitu acara Instagram Live pada 24 September 2021; Acara donasi, bekerja sama dengan Gerakan Relawan Dapur Umum Buruh Gendong Perempuan, memberikan makan siang untuk 400 buruh gendong perempuan, pengemudi becak, tukang parkir, dan komunitas marginal di Yogyakarta pada 29 September 2021; Webinar bertajuk “Create Taste, Not Waste: Incorporating Sustainability to Improve Your F&B Business” pada 15 Oktober 2021; dan ditutup dengan acara “Jamuan Rasa: Menjamu Rasa, Meramu Sisa” yang mempertemukan aktor-aktor penggerak industri pangan (agri-kuliner) setempat, baik pemilik bisnis, chef, hingga komunitas kreatif. Pada acara Jamuan Rasa tahun ini, para tamu diajak untuk langsung mencoba dan menggunakan aplikasi dan layanan DamoGO: DamoGO dan WAROONG by DamoGO. (srv)

Tags: aplikasiDamoGOF&B

Berita Terkait.

ADOR Menyita Rumah Milik Ibu Danielle dari NewJeans
Ekonomi

Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement

Rabu, 29 April 2026 - 18:01
Punggawa Nusantara PLN NP Nyalakan Harapan, Hentikan Laju TB di Pesisir Jakarta
Ekonomi

Punggawa Nusantara PLN NP Nyalakan Harapan, Hentikan Laju TB di Pesisir Jakarta

Rabu, 29 April 2026 - 17:31
Rupiah Terseret Isu Hukum dan Krisis Energi Global, Melemah 0,48 Persen
Ekonomi

Rupiah Terseret Isu Hukum dan Krisis Energi Global, Melemah 0,48 Persen

Rabu, 29 April 2026 - 17:16
BPDP
Ekonomi

Wamendag dan BPDP Dorong Pertumbuhan Ekonomi di IFBC 2026

Rabu, 29 April 2026 - 15:47
MGS5
Ekonomi

MG Hadirkan MGS5 EV di Makassar, SUV Listrik Modern untuk Mobilitas Keluarga

Rabu, 29 April 2026 - 13:05
J&T
Ekonomi

J&T Express Dorong Mahasiswa Naik Kelas Jadi Entrepreneur lewat Program Nasional

Rabu, 29 April 2026 - 12:04

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2544 shares
    Share 1018 Tweet 636
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    938 shares
    Share 375 Tweet 235
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    782 shares
    Share 313 Tweet 196
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.