• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

DamoGO Dorong Industri F&B Indonesia yang Berkelanjutan Lewat Aplikasi

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 19 Oktober 2021 - 23:56
in Ekonomi
damogo

Ilustrasi.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – DamoGO, start-up asal Indonesia-Korea Selatan, menggabungkan teknologi dan kreativitas menciptakan aplikasi smartphone bagi pebisnis F&B untuk terhubung dengan pemasok.

Melalui aplikasi dan layanannya, DamoGO ingin mengoptimasi penyerapan bahan pangan sambil mengurangi limbah pangan di sektor industri F&B.

BacaJuga:

Pertamina EP Limau Terapkan Recompletion, Gas Sales Sumur L5A-309 Tembus Rekor 3,1 MMSCFD

Penjualan Epson EcoTank Tembus 100 Juta Unit

Jotun Resmikan Flagship Store Pertama di Kalteng, Palangka Raya Makin Berwarna

Indonesia sendiri tercatat sebagai penghasil limbah pangan kedua terbesar di dunia. Upaya kolektif para pebisnis F&B dan perubahan yang holistik dirasa perlu untuk turut menyelesaikan permasalahan ini dan mendukung ketahanan pangan Indonesia, ini ditekankan oleh DamoGO pada webinar yang bertajuk ‘Create Taste, Not Waste’ pada 15 Oktober 2021.

Muhammad Farras, Co-founder dan COO DamoGO menyatakan, “Terdapat sejumlah inefisiensi di lapangan yang membuat hasil pertanian tidak terserap baik dan berisiko terbuang menjadi limbah dan polusi. DamoGO berusaha memecahkan masalah ini dengan menyediakan layanan penghubung antara pemasok dan pebisnis F&B di Yogyakarta melalui aplikasi smartphone, yang bertujuan untuk mempermudah proses pembelian bahan makanan secara digital, mengoptimasi serapan dan konsumsi hasil pertanian agar tidak terbuang.”

Sistem manajemen dan purchasing untuk mengoptimasi serapan

Aplikasi DamoGO berperan membantu pemilik bisnis F&B untuk merapikan sistem manajemen dan purchasing. Melalui aplikasi ini manajemen dapur pebisnis F&B ter-digitalisasi, dan menjadi ruang interaksi jual-beli bahan pangan antara pebisnis dengan pemasok. Aplikasi ini menjadi upaya DamoGO mendorong pebisnis F&B untuk menerapkan operasional bisnis berkelanjutan dan efisien, dengan mempersingkat proses rantai pasok, mengurangi emisi dan biaya, serta mendukung keberlangsungan bisnis petani dan pemasok skala kecil dan menengah.

Pemanfaatan Imperfect Produce
WAROONG by DamoGO, salah satu layanan dari DamoGO, menyediakan produk pangan dengan grade yang luas, dari grade a, grade b sampai grade c, yang dipanen segar oleh petani dan pemasok DamoGO. Salah satu bentuk produk pangan grade c adalah imperfect produce, yaitu hasil pertanian yang tidak sempurna dari segi bentuk atau ukuran. Produk jenis ini menjadi penyumbang limbah pangan yang signifikan karena tidak sesuai dengan standar ritel dan pada akhirnya terbuang sebelum dimanfaatkan.

Hartono Moe, seorang F&B Business Collaborator, menekankan bahwa penggunaan imperfect produce menjadi salah satu cara bagi industri F&B agar ramah lingkungan atau berkelanjutan. “Bahan pangan yang tidak sempurna secara fisik atau imperfect produce tidak akan mempengaruhi kualitas sajian sehingga tetap baik untuk digunakan. Dengan harga yang terjangkau, pemilihan bahan pangan yang tidak sempurna mendukung bisnis F&B untuk menghemat biaya operasional. Aplikasi yang disediakan oleh DamoGO berhasil mengefisienkan proses pembelian produk tidak sempurna dan mengurangi biaya operasional, menjadi dukungan yang baik untuk mempermudah transisi bisnis F&B jadi berkelanjutan.”

Pengurangan limbah pangan dukung ketahanan pangan Indonesia

Indonesia merupakan negara penghasil limbah pangan kedua terbesar di dunia setelah Arab Saudi. Kementerian Pertanian menyatakan total limbah pangan per tahun mencapai 1,3 juta ton, atau sekitar 300 kg per orang.

Kontradiktif dengan jumlah pangan yang terbuang, Indonesia saat ini masih mengalami problem ketahanan pangan, seperti pemenuhan gizi yang tidak sempurna yang menyebabkan malnutrisi. DamoGO berharap keberadaan teknologi yang diciptakan tidak hanya mendukung geliat bisnis F&B dan para pemasok. Dengan mengoptimasi serapan dan konsumsi hasil produk pangan, termasuk imperfect produce, dapat berperan dalam menyelesaikan permasalahan pangan dan dukung ketahanan pangan Indonesia.

“Mulai dari Kota Yogyakarta, DamoGO berharap bisa mendorong industri F&B yang berkelanjutan di Indonesia,” tutup Farras.

DamoGO mengadakan rangkaian acara “Jamuan Rasa” untuk berbagi pesan tentang pentingnya mendorong industri F&B yang berkelanjutan dan mengurangi limbah pangan di Indonesia.

Terdapat 4 rangkaian acara “Jamuan Rasa”, yaitu acara Instagram Live pada 24 September 2021; Acara donasi, bekerja sama dengan Gerakan Relawan Dapur Umum Buruh Gendong Perempuan, memberikan makan siang untuk 400 buruh gendong perempuan, pengemudi becak, tukang parkir, dan komunitas marginal di Yogyakarta pada 29 September 2021; Webinar bertajuk “Create Taste, Not Waste: Incorporating Sustainability to Improve Your F&B Business” pada 15 Oktober 2021; dan ditutup dengan acara “Jamuan Rasa: Menjamu Rasa, Meramu Sisa” yang mempertemukan aktor-aktor penggerak industri pangan (agri-kuliner) setempat, baik pemilik bisnis, chef, hingga komunitas kreatif. Pada acara Jamuan Rasa tahun ini, para tamu diajak untuk langsung mencoba dan menggunakan aplikasi dan layanan DamoGO: DamoGO dan WAROONG by DamoGO. (srv)

Tags: aplikasiDamoGOF&B

Berita Terkait.

Perwira
Ekonomi

Pertamina EP Limau Terapkan Recompletion, Gas Sales Sumur L5A-309 Tembus Rekor 3,1 MMSCFD

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:02
epson
Ekonomi

Penjualan Epson EcoTank Tembus 100 Juta Unit

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:20
jotun
Ekonomi

Jotun Resmikan Flagship Store Pertama di Kalteng, Palangka Raya Makin Berwarna

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:30
Muhammad Aryomekka Firdaus
Ekonomi

539 Anak Muda Terpilih, Pertamina Buka Pintu Menuju Dunia Kerja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:23
gadai
Ekonomi

Makin Praktis, Kini Cicil Emas Bisa Langsung Lewat Aplikasi BRImo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:03
ferry
Ekonomi

Kemenkop Gandeng KLH Dorong Koperasi Masuk Pasar Karbon dan Ekonomi Sirkular

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:35

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    1000 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    972 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3695 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    861 shares
    Share 344 Tweet 215
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.