• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PLN EPI Perkuat Ekosistem Biomassa, Rantai Pasok Jadi Kunci Sukses Co-firing PLTU

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 28 Juli 2026 - 17:07
in Ekonomi
Fasilitas pengolahan biomassa PLN EPI di Tasikmalaya dengan kapasitas produksi mencapai 10 ton per jam. Foto: Dokumen PLN EPI

Fasilitas pengolahan biomassa PLN EPI di Tasikmalaya dengan kapasitas produksi mencapai 10 ton per jam. Foto: Dokumen PLN EPI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus memperkuat fondasi pengembangan biomassa sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional. Perusahaan menilai, keberhasilan implementasi co-firing biomassa di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) tidak cukup hanya ditopang oleh besarnya potensi biomassa di Indonesia, melainkan juga membutuhkan sistem rantai pasok yang kuat, standar kualitas bahan bakar yang terjaga, serta infrastruktur pengolahan yang memadai.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir saat menjadi pembicara dalam forum Material Handling Innovation for Wood-Based Industries: Engineering and Innovation for Sustainable Industrial Growth Symposium 2026 yang digelar Indonesia Research Institute di Jakarta, Senin (27/7/2026).

BacaJuga:

Potensi Ekspor Furnitur Indonesia ke India Capai Rp39,7 Miliar

Bahlil hingga Arsjad Rasjid Hadir, InTechSEA 2026 Dorong Inovasi Jadi Dampak Nyata

Inovasi Lingkungan dan Sosial Antar United Tractors Raih 3 Penghargaan ENSIA 2026

Forum tersebut mempertemukan pelaku industri kehutanan, energi, akademisi, hingga lembaga riset. Selain Hokkop, hadir pula Kepala Program Sarjana dan Magister Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB) Satrio Wicaksono, Kepala Divisi Umum serta Riset dan Pengembangan Asosiasi Panel Kayu Indonesia (APKINDO) Hariyanto, serta Wakil Ketua Bidang Riset, Kerja Sama, dan Pengembangan Kapasitas Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) Edwin Kristianto Sijabat.

Dalam paparannya, Hokkop menjelaskan PLN EPI memiliki mandat menjamin pasokan energi primer bagi sekitar 200 unit PLTU yang tersebar di 52 lokasi, sekitar 200 unit PLTG/PLTGU/PLTMG, serta hampir 800 unit PLTD di seluruh Indonesia. Di tengah dominasi penggunaan energi fosil pada sistem kelistrikan nasional, biomassa menjadi salah satu instrumen penting untuk menekan konsumsi batu bara secara bertahap.

“Sekitar 90 persen pembangkit listrik di Indonesia masih menggunakan energi fosil. Karena itu, kami terus memperluas pemanfaatan biomassa sebagai substitusi sebagian batu bara untuk mendukung agenda dekarbonisasi dan pencapaian Net Zero Emissions,” ujar Hokkop.

Ia menegaskan, seluruh biomassa yang dimanfaatkan PLN EPI bersumber dari residu industri kehutanan, perkebunan, dan pertanian. Dengan pendekatan tersebut, pengembangan biomassa dilakukan tanpa mendorong aktivitas penebangan hutan maupun deforestasi.

“Kami memanfaatkan residu yang sebelumnya belum memiliki nilai ekonomi. Dengan demikian, biomassa tidak hanya menjadi sumber energi alternatif, tetapi juga menciptakan nilai tambah bagi sektor kehutanan dan perkebunan tanpa mengorbankan kelestarian hutan,” jelasnya.

Menurut Hokkop, biomassa yang telah melalui proses pengolahan dan pengendalian mutu mampu memenuhi spesifikasi teknis bahan bakar pembangkit sehingga dapat menggantikan sebagian penggunaan batu bara tanpa mengganggu keandalan operasional PLTU.

Implementasi program co-firing juga terus menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, PLN EPI memasok sekitar 2,35 juta ton biomassa yang berkontribusi menurunkan emisi sekitar 2,72 juta ton CO₂e. Volume tersebut ditargetkan meningkat menjadi 3,65 juta ton pada 2026 dan kembali bertambah menjadi 4,07 juta ton pada 2027 untuk memenuhi kebutuhan 52 PLTU di berbagai daerah.

Secara kumulatif selama periode 2023–2026, realisasi penyediaan biomassa telah mencapai 4,77 juta ton. Pasokan didominasi biomassa berbasis kayu, terutama sawdust sebesar 54,6 persen dan woodchip sebesar 22,4 persen yang dinilai sesuai dengan spesifikasi bahan bakar pembangkit.

Di sisi lain, meningkatnya kebutuhan biomassa dinilai harus diimbangi dengan penguatan ekosistem secara menyeluruh. Tantangan utama tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan baku, tetapi juga kapasitas pengolahan, standardisasi mutu, sistem penyimpanan, hingga distribusi yang efisien.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, PLN EPI mengembangkan model Spoke–Hub, yang mengintegrasikan titik pengumpulan bahan baku (sub hub), fasilitas produksi (hub), hingga main hub sebagai pusat pengolahan, pencampuran, penyimpanan, dan pengendalian mutu biomassa sebelum didistribusikan ke pembangkit. Model tersebut juga diperkuat melalui Marketplace Biomassa, platform digital yang menghubungkan pemasok dengan kebutuhan biomassa di setiap pembangkit,” tutur Hokkop.

Sebagai bagian dari penguatan rantai pasok, PLN EPI telah mengoperasikan fasilitas pengolahan biomassa di Tasikmalaya dan Ciamis dengan kapasitas masing-masing 10 ton per jam. Perusahaan juga menyiapkan pengembangan jaringan hub biomassa di Lebak, Lamongan, Blora, Cilegon, hingga Suralaya.

“Hingga 2028, PLN EPI menargetkan pembangunan 15 Main Hub/Hub Biomassa di berbagai wilayah Indonesia melalui investasi perusahaan maupun kolaborasi dengan mitra strategis. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjamin kualitas dan kontinuitas pasokan, sekaligus meningkatkan efisiensi logistik biomassa bagi pembangkit listrik di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Melalui pembangunan infrastruktur, penerapan standardisasi, serta digitalisasi rantai pasok, PLN EPI menargetkan terbentuknya ekosistem bioenergi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat keandalan pasokan energi primer, meningkatkan efisiensi operasional pembangkit, sekaligus mempercepat dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan dalam mendukung target Net Zero Emissions (NZE) 2060 atau lebih cepat. (her)

Tags: biomassaCo-firing PLTUpln epi

Berita Terkait.

impor
Ekonomi

Potensi Ekspor Furnitur Indonesia ke India Capai Rp39,7 Miliar

Sabtu, 12 September 2026 - 17:17
bahlil
Ekonomi

Bahlil hingga Arsjad Rasjid Hadir, InTechSEA 2026 Dorong Inovasi Jadi Dampak Nyata

Sabtu, 12 September 2026 - 17:07
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Ekonomi

Inovasi Lingkungan dan Sosial Antar United Tractors Raih 3 Penghargaan ENSIA 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 15:33
BTN Pacu KPP, Pembiayaan Rp7,4 Triliun Mengalir ke Ekosistem Perumahan
Ekonomi

BTN Pacu KPP, Pembiayaan Rp7,4 Triliun Mengalir ke Ekosistem Perumahan

Sabtu, 12 September 2026 - 15:16
Pertamina Patra Niaga Tegaskan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Tegaskan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 14:19
Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Ekonomi

BCA Perluas Layanan Perbankan, KCP Kemiling Bandar Lampung Naik Status

Sabtu, 12 September 2026 - 13:14

OLAHRAGA

timnas
Olahraga

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 12 September 2026 - 21:08

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic melempar sindiran kepada Persija Jakarta setelah timnya ditekuk 1-2 oleh Macan Kemayoran pada...

SelengkapnyaDetails
persija

Sengit! Persija Bungkam Persib Lewat Gol Injury Time

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11
ketum

Persija vs Persib di GBK, Ketum Jakmania Imbau Suporter Jaga Ketertiban

Sabtu, 12 September 2026 - 15:23
parkit

Persija vs Persib di GBK, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19
Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Sabtu, 12 September 2026 - 11:37

BERITA POPULER

  • bc3

    Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    931 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Gempa Susulan Berturut-turut Getarkan Bandung Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

    673 shares
    Share 269 Tweet 168
  • Usut Korupsi Unsoed, KPK Geledah Ruang Sekda Banyumas hingga Pengepul Maba

    659 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Melanjutkan Amanah Nahdliyyin Betawi: dari Muktamar 1933 Batavia Menuju Jakarta Kota Global

    657 shares
    Share 263 Tweet 164
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.