• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BTN Pacu KPP, Pembiayaan Rp7,4 Triliun Mengalir ke Ekosistem Perumahan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 12 September 2026 - 15:16
in Ekonomi
Menteri PKP Maruarar Sirait (kiri) berbincang dengan para penerima Kredit Program Perumahan (KPP) ditemani Direktur Corporate Banking BTN Helmy Afrisa (kanan) pada acara Sosialisasi KPP di Menara BTN, Jakarta, Jumat (11/9/2026). Foto: Dokumen BTN

Menteri PKP Maruarar Sirait (kiri) berbincang dengan para penerima Kredit Program Perumahan (KPP) ditemani Direktur Corporate Banking BTN Helmy Afrisa (kanan) pada acara Sosialisasi KPP di Menara BTN, Jakarta, Jumat (11/9/2026). Foto: Dokumen BTN

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kredit Program Perumahan (KPP) mulai menunjukkan peran yang lebih luas dari sekadar pembiayaan hunian. Program ini ikut menjadi penggerak aktivitas usaha di sektor perumahan, dari developer dan kontraktor hingga toko bahan bangunan serta UMKM.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat total penyaluran KPP secara kumulatif telah mencapai Rp7,4 triliun. Angka tersebut terdiri atas Rp5,4 triliun KPP Supply dan Rp2 triliun KPP Demand.

BacaJuga:

Perpanjang Kemitraan hingga 2030, Pertamina-Toyota Percepat Transisi Energi

Catat 138 Ribu Nasabah Baru, Minat Investasi Aset Global Meningkat

Perkuat Pengelolaan Keuangan Korporasi, Qlola by BRI Bukukan Volume Transaksi Rp12.046 Triliun per September 2026

Direktur Corporate Banking BTN Helmy Afrisa mengatakan, kekuatan KPP terletak pada cakupan pembiayaannya yang menyasar sisi penyediaan rumah sekaligus masyarakat produktif.

“Melalui KPP Supply dan KPP Demand, BTN berupaya memperluas akses pembiayaan di seluruh ekosistem perumahan. Kami ingin program ini tidak hanya mendorong penyediaan hunian, tetapi juga meningkatkan produktivitas pelaku usaha dan pada akhirnya menggerakkan ekonomi rakyat,” ujar Helmy dalam kegiatan Sosialisasi Kredit Program Perumahan di Menara BTN, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Pada skema supply, fasilitas KPP dapat dimanfaatkan developer, kontraktor hingga pedagang bahan bangunan dengan plafon kredit maksimal Rp5 miliar. Sementara KPP Demand menyediakan pembiayaan hingga Rp500 juta bagi UMKM perorangan untuk membeli, membangun, atau merenovasi rumah yang mendukung kegiatan usaha.

Minat terhadap program ini pun cukup besar. Di Jakarta dan sekitarnya, BTN mencatat 353 peminatan dengan total plafon Rp424,944 miliar. Rinciannya, 57 peminatan KPP Supply senilai Rp288,970 miliar dan 296 peminatan KPP Demand sebesar Rp135,974 miliar.

“Besarnya peminatan menunjukkan kebutuhan pembiayaan perumahan datang dari berbagai sisi. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, developer, kontraktor, toko bahan bangunan, dan pelaku UMKM agar manfaat KPP dapat menjangkau semakin banyak masyarakat,” kata Helmy.

Menurut dia, KPP juga menjadi bagian dari strategi BTN mengoptimalkan ekosistem perumahan yang telah dibangun perseroan agar memberikan efek ekonomi lebih besar.

“Bagi masyarakat produktif, rumah bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga dapat menjadi tempat usaha dan aset yang mendukung peningkatan penghasilan keluarga. Karena itu, kami ingin pembiayaan perumahan turut menciptakan kegiatan usaha, meningkatkan produktivitas, dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” tutur Helmy.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait turut mengapresiasi pelaksanaan KPP. Menurutnya, program tersebut berpotensi menjadi jalan bagi UMKM di ekosistem perumahan untuk berkembang dan naik kelas.

“Manfaat program ini sangat luar biasa. Dari sisi supply, subsidi bunganya sangat membantu. Mudah-mudahan, seperti tujuannya, UMKM baik kontraktor, developer maupun toko bangunan bisa naik kelas,” ujar Maruarar.

Meski tergolong program baru, KPP mendapat respons kuat dari pelaku usaha. Tingginya penyerapan bahkan mendorong pemerintah meningkatkan kuota nasional dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun. Maruarar secara khusus menyoroti capaian BTN pada KPP Supply.

“Programnya boleh baru, belum sampai setahun, tetapi ternyata responsnya sangat positif. Penyerapan sangat tinggi, makanya kuotanya dinaikkan dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun. Dari sisi supply, BTN itu paling tinggi,” terangnya.

Maruarar menegaskan, ukuran keberhasilan KPP bukan semata-mata besarnya kredit yang tersalurkan. Lebih penting, pembiayaan tersebut harus mampu mengubah skala usaha UMKM dalam jangka panjang.

“Kita baru bangga kalau 10 atau 15 tahun lagi, UMKM yang kita temui hari ini mengatakan, waktu itu saya masih UMKM, tetapi 10 tahun kemudian saya sudah naik kelas menjadi perusahaan besar yang sukses,” jelas Maruarar.

Efek berganda sektor perumahan juga menjadi alasan pemerintah terus mendorong program tersebut. Pembangunan rumah menciptakan aktivitas ekonomi yang melibatkan developer, kontraktor, tenaga kerja, pemasok bahan bangunan, transportasi, manufaktur hingga usaha masyarakat di sekitar proyek.

“Ekosistem perumahan sangat luar biasa. Pengembang, developer, kontraktor, toko bangunan, UMKM, semuanya harus solid supaya kita bisa menggerakkan ekonomi,” ungkap Maruarar.

Karena itu, Maruarar meminta BTN terus mempercepat penyaluran KPP dan menghadirkan berbagai terobosan. Hingga 9 September 2026, penyaluran KPP BTN telah mencapai Rp5,25 triliun atau lebih dari separuh target Rp10 triliun tahun ini.

“Targetnya besar, harapannya besar. Kerjanya juga harus besar, hatinya besar, jiwanya juga besar bagi Republik dan rakyat Indonesia,” tutupnya. (srv)

Tags: btnKPPKredit Program Perumahanpembiayaanperumahan

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

Perpanjang Kemitraan hingga 2030, Pertamina-Toyota Percepat Transisi Energi

Rabu, 4 November 2026 - 00:30
valbury
Ekonomi

Catat 138 Ribu Nasabah Baru, Minat Investasi Aset Global Meningkat

Selasa, 3 November 2026 - 20:02
bri
Ekonomi

Perkuat Pengelolaan Keuangan Korporasi, Qlola by BRI Bukukan Volume Transaksi Rp12.046 Triliun per September 2026

Selasa, 3 November 2026 - 19:44
ocbc
Ekonomi

Ekonomi Indonesia Diprediksi Tumbuh 5,2 Persen, OCBC Soroti Kekuatan Domestik

Selasa, 3 November 2026 - 19:19
sesmenkop
Ekonomi

Kemenkop Perkuat Landasan Hukum Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 3 November 2026 - 17:27
gadai
Ekonomi

Rakornas SP Pegadaian 2026: Perkuat Soliditas, Kapabilitas, dan Sinergi Strategis Menuju Pegadaian 2030

Selasa, 3 November 2026 - 16:46

OLAHRAGA

piala
Olahraga

Ketegangan Timur Tengah Belum Reda, AFC Undur Jadwal Piala Asia 2027

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 3 November 2026 - 23:23

INDOPOSCO.ID - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi mengundur jadwal penyelenggaraan Piala Asia 2027. Turnamen yang semula dijadwalkan berlangsung pada...

SelengkapnyaDetails
noc

2 Atlet Muda Wafat di Porprov Jateng, NOC Indonesia: Tak Ada Medali Seharga Nyawa

Selasa, 3 November 2026 - 21:21
sty

Tanpa Shin Tae-yong di Awal League Cup, Persija Tetap Optimistis Hadapi PSMS

Selasa, 3 November 2026 - 16:26
Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

Senin, 2 November 2026 - 21:22
bca

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Senin, 2 November 2026 - 04:14

BERITA POPULER

  • Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    Kalahkan Juara Olimpiade, Ceyco Georgia Raih Emas dan Zaskia Sabet Perak

    2583 shares
    Share 1033 Tweet 646
  • Heboh Isu Jenderal Polisi Ditangkap Terkait Penyadapan Prabowo, Polri Bilang Begini

    2090 shares
    Share 836 Tweet 523
  • Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1869 shares
    Share 748 Tweet 467
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1157 shares
    Share 463 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1011 shares
    Share 404 Tweet 253
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.