INDOPOSCO.ID – PT United Tractors Tbk (UT) raih tiga penghargaan dalam ajang Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026. Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi perusahaan dalam pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan perlindungan keanekaragaman hayati.
Penghargaan diserahkan dalam Acara Puncak ENSIA 2026 yang digelar PT SUCOFINDO (Persero) di Nusa Dua, Provinsi Bali, pada 9-10 September 2026. Mengusung tema “Innovation for Sustainable Business and Resilient Community”, ENSIA 2026 memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang menghadirkan inovasi dengan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Pada ajang tersebut, UT meraih penghargaan Platinum pada kategori Pengurangan & Pemanfaatan Limbah B3 melalui program SHIFT (Sustainable Hazardous Waste Improvement for Future Transformation).
Selain itu, UT memperoleh dua penghargaan Silver, masing-masing pada kategori Inovasi Sosial melalui program Srikandi Lestari dan kategori Perlindungan Keanekaragaman Hayati melalui program Living Biodiversity Landscape.
Ketiga program tersebut mencerminkan pendekatan UT dalam mengembangkan inovasi keberlanjutan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Program SHIFT berfokus pada peningkatan pengelolaan limbah B3 sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja lingkungan. Sementara itu, Srikandi Lestari diarahkan pada pemberdayaan kader Posyandu untuk meningkatkan kapasitas masyarakat.
Adapun Living Biodiversity Landscape mengintegrasikan upaya konservasi Rusa Timor, penanaman pohon, dan kegiatan bird banding untuk mendukung pelestarian keanekaragaman hayati sekaligus menciptakan nilai sosial.
“Penghargaan ENSIA 2026 menjadi apresiasi atas konsistensi UT dalam mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat lingkungan dan sosial. Ketiga inovasi ini mencerminkan pendekatan UT dalam menjalankan keberlanjutan melalui pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian keanekaragaman hayati,” ujar Branch Operation Head UT Semarang, Galih Wicaksono, yang mewakili UT menerima penghargaan.
ENSIA 2026 menilai inovasi perusahaan berdasarkan sejumlah aspek, mulai dari kebaruan inovasi, dampak lingkungan dan sosial-ekonomi, kolaborasi, keberlanjutan, potensi replikasi, hingga kontribusinya terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).
Melalui proses penilaian tersebut, ENSIA mendorong perusahaan untuk menghadirkan inovasi yang tidak berhenti pada pencapaian internal, tetapi mampu menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi lingkungan maupun masyarakat.
Rangkaian Acara Puncak ENSIA 2026 meliputi registrasi, safety induction, pembukaan, sambutan, keynote speech, talk show, penjurian stan inovasi, hingga awarding session.
Sejumlah tokoh yang hadir antara lain Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Hanif Faisol Nurofiq; Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat; Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) RI Rachmat Pambudy; Gubernur Bali Wayan Koster; Chief Executive Officer (CEO) PT IDSurvey (Persero) Ari Sudono; serta Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero) Sandry Pasambuna.
Bagi UT, perolehan tiga penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus dorongan untuk terus memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam menjalankan praktik keberlanjutan.
Mulai dari pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), pemberdayaan kader pos pelayanan terpadu (Posyandu), hingga pelestarian keanekaragaman hayati, setiap program dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan serta potensi dampak jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
Pencapaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen UT untuk terus menumbuhkan budaya inovasi dalam mendukung keberlanjutan bisnis. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan berupaya memastikan setiap inisiatif yang dikembangkan mampu menciptakan nilai jangka panjang serta memberikan kontribusi positif bagi bisnis, lingkungan, dan masyarakat.(srv)














