INDOPOSCO.ID – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperkuat jaringan layanan perbankan di Provinsi Lampung dengan meresmikan gedung baru sekaligus meningkatkan status Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kemiling menjadi kantor cabang pembantu penuh, pada Senin (7/9/2026).
Berada di Gedung Chandra Kemiling, Jalan Teuku Cik Ditiro No. 56, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, KCP Kemiling kini hadir dengan ruang layanan yang lebih luas, nyaman, dan modern. Pengembangan tersebut dilakukan untuk menjawab meningkatnya kebutuhan perbankan masyarakat seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi di kawasan Kemiling dan sekitarnya.
Sebelumnya, KCP Kemiling berstatus KCP Kas. Relokasi sekaligus peningkatan status menjadi KCP penuh dilakukan sebagai bagian dari penguatan jaringan fisik BCA di wilayah Bandar Lampung.
Kepala Pendukung Operasi Wilayah VI BCA Lenny Cendra mengatakan, pengembangan jaringan kantor cabang tersebut merupakan bagian dari komitmen BCA menghadirkan ekosistem hybrid banking yang mengintegrasikan kemudahan layanan digital dengan layanan tatap muka.
“Perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat bertransaksi. Namun, kami melihat kebutuhan terhadap layanan fisik tetap penting, khususnya untuk berbagai kebutuhan perbankan yang memerlukan pendampingan dan interaksi langsung,” kata Lenny.
Menurut dia, kehadiran KCP Kemiling dengan fasilitas yang lebih representatif diharapkan dapat memberikan pengalaman perbankan yang lebih nyaman sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di Bandar Lampung.
Penguatan jaringan fisik tersebut berjalan seiring dengan strategi BCA dalam mengembangkan layanan hybrid banking. Dalam tiga tahun terakhir, integrasi kanal digital dengan jaringan kantor cabang fisik disebut telah mendorong pertumbuhan volume transaksi nasabah BCA hingga 60 persen.
Hingga akhir Juni 2026, BCA melayani sekitar 42 juta rekening nasabah melalui dukungan layanan digital seperti myBCA dan BCA mobile, jaringan 1.272 kantor cabang, serta lebih dari 20.000 mesin ATM/CRM yang tersebar di Indonesia.
Pertumbuhan aktivitas nasabah tersebut turut menopang kinerja penghimpunan dana BCA. Pada semester I 2026, total Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA tumbuh 7,9 persen secara tahunan (YoY) menjadi Rp1.284 triliun.
Lenny mengatakan, transformasi digital dan keberadaan kantor cabang bukanlah dua pendekatan yang saling menggantikan. Keduanya justru menjadi bagian yang saling melengkapi untuk memberikan fleksibilitas kepada nasabah dalam memilih layanan sesuai kebutuhan.
“Bagi BCA, transformasi digital dan kehadiran kantor cabang saling melengkapi dalam memberikan pengalaman perbankan yang relevan. Kami ingin memastikan nasabah senantiasa memiliki fleksibilitas penuh untuk memilih kanal layanan sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan mereka,” tutup Lenny.
Melalui pengembangan KCP Kemiling, BCA berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal di Bandar Lampung dengan menghadirkan layanan perbankan yang aman, nyaman, dan tepercaya.(srv)















