INDOPOSCO.ID - Setiap menulis saya selalu berpikir: siapa yang akan membacanya. Tulisan tentang Suriah yang berseri misalnya, pasti tidak disukai...
SelengkapnyaDetailsINDOPOSCO.ID - Artificial intelligence (AI) tidak beriman. Padahal inti dakwah itu untuk meningkatkan iman. Bagaimana bisa barang yang tidak beriman...
SelengkapnyaDetailsINDOPOSCO.ID - Setinggi-tinggi jabatan direktur utama sebuah bank pemerintah, tetaplah ia/dia seorang bawahan. Ia/dia masih punya atasan. Bahkan atasannya banyak...
SelengkapnyaDetailsINDOPOSCO.ID - Umur Kementerian BUMN ternyata lebih pendek dari yang saya perkirakan. Saya pikir umurnya masih 15 hari sampai satu...
SelengkapnyaDetailsINDOPOSCO.ID - Pilihan demokrasi seperti apa untuk Syria ke depan? Semoga bukan jenis demokrasi seperti di Indonesia. Semoga tidak perlu...
SelengkapnyaDetailsINDOPOSCO.ID - Santri dari berbagai pondok pesantren akan lomba pidato melawan berbagai sekolah Tionghoa dalam bahasa Mandarin. Itu akan terjadi...
SelengkapnyaDetailsINDOPOSCO.ID - Tiga hari di Syria saya dapat satu sahabat baru Belal. Nama lengkapnya Belal bin Mohamed Adnan Bader. Saya...
SelengkapnyaDetailsINDOPOSCO.ID - Di saat euforia tumbangnya pemerintahan Basyar Al Assad, Duta Besar Indonesia di Suriah, Wajid Fauzi didesak: mengapa tidak...
SelengkapnyaDetailsINDOPOSCO.ID - Indonesia tidak pernah tutup. Segawat apa pun keadaan di Suriah kedutaan besar kita tetap buka di sana. Termasuk saat-saat...
SelengkapnyaDetailsINDOPOSCO.ID - Saya mendekati seorang ibu dengan anak remaja putrinya. "Bolehkah berfoto bersama?" tanya saya sesopan mungkin. "Boleh," jawab sang...
SelengkapnyaDetailsINDOPOSCO.ID - Hotel mahal sekali di Damaskus. Pakai dolar. Warga asing tidak boleh bayar pakai selain dolar. Rp 4 juta/malam....
SelengkapnyaDetailsINDOPOSCO.ID - Di ruang tunggu Doha-Damaskus ini tidak terlihat orang berwajah Asia Timur dan Tenggara. Juga tidak ada wajah orang...
SelengkapnyaDetails

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

