• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Minerba Convex 2026 Jadi Ajang Kolaborasi Pemerintah dan Pelaku Industri Tambang

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:25
in Ekonomi
Suasana konferensi pers Minerba Convex 2026, di Ruang Samaun Samadikun, Gedung Soemantri Brodjonegoro Lantai 3, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026). Foto: Istimewa

Suasana konferensi pers Minerba Convex 2026, di Ruang Samaun Samadikun, Gedung Soemantri Brodjonegoro Lantai 3, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 18 asosiasi dan organisasi industri pertambangan mineral dan batu bara bersama Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), akan menggelar Minerba Convention and Expo (Minerba Convex) 2026 pada 2-3 November 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.

Mengusung tema “Membangun Bangsa, Memberdayakan Masyarakat”, ajang ini diarahkan menjadi wadah kolaborasi para pemangku kepentingan untuk memperkuat tata kelola pertambangan, mendorong hilirisasi, serta meningkatkan kontribusi sektor mineral dan batu bara terhadap pembangunan nasional.

BacaJuga:

Pertamina Gandeng Sonatrach dan Pemerintah Algeria, Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

NOBI Project dan JJ Glow Gelar LIVE Bootcamp Bandung, Perluas Ekosistem Affiliate TikTok Shop

Subholding Upstream Pertamina Raih 2 Penghargaan Energi Subroto 2026

Minerba Convex 2026 dijadwalkan dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengatakan sektor mineral dan batu bara memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional. Selain memenuhi kebutuhan energi dan menyediakan bahan baku industri, subsektor minerba juga berkontribusi terhadap penerimaan negara, mendorong investasi, serta menciptakan lapangan kerja, khususnya di daerah penghasil tambang.

“Mineral dan batu bara memiliki peran strategis dalam pembangunan Indonesia. Komoditas minerba mendukung kebutuhan energi, menjadi bahan baku industri, memberikan penerimaan negara, mendorong investasi, serta menciptakan aktivitas ekonomi dan lapangan kerja di berbagai daerah,” ujar Tri dalam konferensi pers di Ruang Samaun Samadikun, Gedung Soemantri Brodjonegoro Lantai 3, Ditjen Ketenagalistrikan, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026).

Selain menjadi ajang pertemuan pelaku industri, pemerintah juga menghadirkan fasilitas pendampingan bagi badan usaha melalui program Coaching Clinic yang diselenggarakan Ditjen Minerba. Program ini memberikan konsultasi dan arahan terkait penyusunan serta pengajuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Melalui fasilitas tersebut, badan usaha diharapkan dapat memahami proses penyusunan dan pengajuan RKAB secara lebih baik sehingga pelaksanaannya berjalan efektif dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Melalui Coaching Clinic, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara memberikan ruang konsultasi dan pendampingan bagi badan usaha agar dapat memahami proses penyusunan dan pengajuan RKAB dengan lebih baik, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan ketentuan,” jelas Tri.

Minerba Convex 2026 juga menghadirkan Experience Zone dan Kids’ Mining Adventure sebagai sarana edukasi untuk memperkenalkan industri pertambangan kepada masyarakat, termasuk generasi muda.

Melalui Experience Zone, pengunjung dapat memahami tahapan pengelolaan mineral dan batu bara secara menyeluruh, mulai dari keberadaan sumber daya di dalam bumi, kegiatan penambangan, pengolahan dan pemurnian, hingga proses hilirisasi serta kontribusinya terhadap pembangunan nasional.

Sementara itu, Kids’ Mining Adventure dirancang sebagai wahana pembelajaran interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal potensi serta pengelolaan sumber daya alam Indonesia sejak dini. Menurut Tri, kegiatan edukasi tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan minat generasi muda untuk berkarier di industri pertambangan.

Pada kesempatan yang sama, Ditjen Minerba akan memberikan penghargaan melalui program Apresiasi Minerba kepada badan usaha yang menunjukkan kinerja dan kontribusi positif dalam mendukung pengelolaan subsektor mineral dan batu bara. Penghargaan ini sekaligus diharapkan mendorong penerapan praktik-praktik pertambangan yang baik dan memberikan manfaat lebih luas.

Tri berharap penyelenggaraan Minerba Convex 2026 dapat menjadi momentum mempererat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, masyarakat, dan media dalam membangun subsektor pertambangan yang semakin baik.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Dibutuhkan kontribusi pelaku usaha, akademisi, masyarakat, media, dan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun subsektor minerba yang makin baik,” tegasnya.

Ketua Panitia Minerba Convex 2026, Catur Gunadi, mengatakan penyelenggaraan tahun ini diarahkan untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antarpemangku kepentingan. Menurutnya, berbagai tantangan industri pertambangan membutuhkan pembahasan bersama agar pengelolaan mineral dan batu bara dapat memberikan manfaat lebih besar bagi perekonomian nasional.

“Minerba Convex 2026 kami dorong menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, tenaga profesional, dan masyarakat. Kami berharap pertemuan ini tidak hanya memperluas jejaring, tetapi juga menghasilkan pertukaran gagasan, membuka peluang kerja sama, dan mendorong solusi atas berbagai tantangan sektor pertambangan,” ujarnya.

Catur menjelaskan, industri pertambangan saat ini menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kepastian regulasi, peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi, penguatan daya saing, hingga penerapan praktik pertambangan yang bertanggung jawab. Karena itu, keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk menyatukan perspektif sekaligus menghasilkan gagasan yang dapat ditindaklanjuti.

Selama dua hari penyelenggaraan, Minerba Convex 2026 ditargetkan menarik sekitar 17 ribu pengunjung. Berbagai agenda akan dihadirkan, mulai dari seminar, forum diskusi terfokus, pameran, edukasi, kompetisi, penghargaan, pertemuan bisnis (business matching), coaching clinic, hingga Mining Public Talk.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah pembahasan mengenai bursa mineral dan komoditas strategis nasional melalui forum bertajuk “Urgensi dan Strategi Implementasi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Nasional”.

Menurut Catur, forum tersebut akan membahas berbagai aspek penting dalam pengembangan bursa mineral, termasuk transparansi perdagangan, pembentukan harga, tata kelola komoditas, serta tantangan dalam implementasinya.

Penyelenggaraan Minerba Convex 2026 didukung 18 asosiasi dan organisasi, yakni Asosiasi Eksportir Timah Indonesia (AETI), Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA), Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia (ASPINDO-IMSA), Indonesia Mining Association (IMA), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI), Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI), Perkumpulan Tenaga Ahli Alat Berat Indonesia (PERTAABI), dan Perhimpunan Ahli Metalurgi Indonesia (PROMETINDO).

Selain itu, turut mendukung Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO), Asosiasi Tambang Batuan Indonesia (ATBI), Forum Industri Nikel Indonesia (FINI), Society of Renewable Energy (SRE), Forum Komunikasi Program Studi Teknik Pertambangan Se-Indonesia (FORKOPINDO), Asosiasi Program Studi Teknik Geologi (ASPRODITEGI), Majalah TAMBANG, serta Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI).(rmn)

Tags: Industri Pertambangankementerian esdmMinerba ConvexPemberdayaan MasyarakatTata Kelola Tambang

Berita Terkait.

Subholding Upstream Pertamina Raih 2 Penghargaan Energi Subroto 2026
Ekonomi

Pertamina Gandeng Sonatrach dan Pemerintah Algeria, Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:05
NOBI Project dan JJ Glow Gelar LIVE Bootcamp Bandung, Perluas Ekosistem Affiliate TikTok Shop
Ekonomi

NOBI Project dan JJ Glow Gelar LIVE Bootcamp Bandung, Perluas Ekosistem Affiliate TikTok Shop

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:45
Subholding Upstream Pertamina Raih 2 Penghargaan Energi Subroto 2026
Ekonomi

Subholding Upstream Pertamina Raih 2 Penghargaan Energi Subroto 2026

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:01
Mendorong Lompatan Bank Syariah: dari Payroll Pemerintah, Pembiayaan Emas hingga Mimpi Rumah Gen Z
Ekonomi

Mendorong Lompatan Bank Syariah: dari Payroll Pemerintah, Pembiayaan Emas hingga Mimpi Rumah Gen Z

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:32
PLTP Lumut Balai Unit 1
Ekonomi

Efisiensi dan Produksi Jadi Mesin Pertumbuhan, Profitabilitas PGE Kian Menguat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:05
Raksasa Migas Dunia Kembali Bidik Indonesia, SKK Migas Minta Fiskal Lebih Kompetitif
Ekonomi

Raksasa Migas Dunia Kembali Bidik Indonesia, SKK Migas Minta Fiskal Lebih Kompetitif

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:43

OLAHRAGA

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting
Olahraga

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13

INDOPOSCO.ID – Persaingan Super League 2026/2027 semakin memanas. Memasuki pekan kedelapan, sejumlah duel menarik siap tersaji pada 30 Oktober hingga...

SelengkapnyaDetails
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43
timnas

Laga Indonesia Vs Yordania Terancam Batal, Erick Thohir Beber Kekhawatiran PSSI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:22
liverpool

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5150 shares
    Share 2060 Tweet 1288
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    988 shares
    Share 395 Tweet 247
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    942 shares
    Share 377 Tweet 236
  • APK Kuliah Baru 35 Persen, Alumni Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perluas Akses Pendidikan

    915 shares
    Share 366 Tweet 229
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.