INDOPOSCO.ID – Puncak peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS) 2026 di Main Atrium Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Sabtu (24/10) lalu menyisakan momen yang begitu emosional sekaligus membanggakan. Di tengah kemeriahan peluncuran identitas kolektif nasional Creative by Indonesia oleh Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya, panggung utama sukses dicuri oleh peragaan busana jenama lokal Dama Kara.
“Creative by Indonesia bukan hanya program kementerian, tetapi gerakan yang bisa
digunakan seluruh pihak. Kita ingin bersama-sama mencari dan mengkurasi jenama lokal dari 21 subsektor ekonomi kreatif untuk didorong naik kelas. Jenama lokal harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri sekaligus memiliki kesempatan untuk masuk ke pasar global,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya.
Kali ini bukan sekadar peragaan busana biasa, runway tersebut menghadirkan 10 model penyandang disabilitas tuna rungu yang tampil memukau, memancarkan kepercayaan diri yang luar biasa, dan berekspresi layaknya model profesional sekaliber internasional.
“Hal ini menggambarkan keterbatasan bukanlah penghalang untuk bersinar di panggung dunia. Semangat dan ekspresi yang ditampilkan membuktikan bahwa talenta kreatif Indonesia hadir tanpa batas,” ungkap Ekraf Teuku Riefky Harsya.
Langkah demi langkah di atas catwalk dipenuhi dengan ketegasan, ketenangan, dan aura bintang yang kuat dari setiap model tuna rungu yang tampil. Tanpa keraguan, mereka membawakan karya busana lokal dengan gestur tubuh, kontak mata, dan senyuman penuh keyakinan yang mampu membius para penonton.
Meskipun tidak dapat mendengarkan alunan musik secara langsung, ketukan ritmis dan getaran panggung seolah menyatu dengan jiwa mereka. Setiap pose yang dihadirkan bukan hanya menampilkan estetika busana Dama Kara, tetapi juga merepresentasikan ketangguhan, inklusivitas, dan kebanggaan identitas lokal yang sejalan dengan semangat Local Heroes Go National, National Champions Go Global.
Kehadiran 10 model tuna rungu ini menjadi cerminan nyata dari komitmen Kementerian Ekraf dan panitia HEKRAFNAS 2026 yang diinisiasi oleh Cecep Rukendi (Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekraf sekaligus Ketua Panitia) untuk mengedepankan inklusivitas. Ruang kreatif diberikan seluas-luasnya bagi seluruh anak bangsa tanpa terkecuali, membuktikan bahwa industri ekonomi kreatif Indonesia berdiri di atas fondasi kesetaraan dan apresiasi tinggi terhadap keragaman talenta.
Aksi memukau para model tuna rungu ini berhasil menyatukan emosi seluruh hadirin di Lippo Mall Nusantara—menjadikan puncak HEKRAFNAS 2026 bukan sekadar seremoni peluncuran strategi nation branding, melainkan sebuah perayaan kemanusiaan, seni, dan kepercayaan diri yang siap melangkah megah ke kancah global. (ney)


















