INDOPOSCO.ID – Sektor logistik di Indonesia kian gencar menerapkan rantai pasok ramah lingkungan. Langkah itu diambil seiring kian kuatnya tuntutan investor dan pasar terhadap kinerja lingkungan sebagai penentu daya saing serta ketahanan bisnis jangka panjang.
Komitmen tersebut salah satunya ditunjukkan oleh DHL Express Indonesia yang menambah 30 unit Wuling Mitra EV Blind Van Long Range ke dalam armada operasionalnya. Kendaraan listrik ini dialokasikan untuk kegiatan pengiriman di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Surabaya guna menekan emisi operasional perusahaan.
Sebuah riset industri menunjukkan hampir tiga perempat organisasi di Indonesia telah memiliki anggaran khusus untuk program terkait lingkungan, mencerminkan semakin besarnya perhatian perusahaan terhadap isu tersebut dalam pengambilan keputusan bisnis.
Kondisi itu mendorong perusahaan logistik untuk mencari cara menekan emisi dari aktivitas operasionalnya tanpa mengurangi kualitas layanan.
“Seiring berkembangnya jaringan perdagangan global, pelanggan semakin mengharapkan penyedia jasa logistik yang tidak hanya unggul secara operasional, tetapi juga mampu menunjukkan kemajuan nyata dalam upaya mengurangi dampak lingkungan,” kata Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Ia menjelaskan, penambahan armada itu merupakan langkah nyata dalam membangun operasional logistik dengan emisi yang lebih rendah di Indonesia, tanpa mengurangi kecepatan, keandalan, dan konektivitas layanan yang dibutuhkan pelanggan.
Penggunaan kendaraan listrik menjadi salah satu cara untuk mengurangi emisi dari aktivitas operasional sehari-hari, sekaligus memperluas upaya pengurangan emisi hingga tahap akhir proses pengiriman.
“Kehadiran kendaraan listrik ini membantu kami mengurangi emisi dari aktivitas pengiriman sekaligus memperkuat kemampuan kami dalam mendukung pelanggan yang terlibat dalam perdagangan internasional,” imbuh Ahmad.(dan)

















