INDOPOSCO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan penghargaan kepada 100 penggerak zakat dari berbagai kalangan dalam ajang Grand BAZNAS Awards 2026 yang digelar bersamaan dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2026 di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Penghargaan dalam 20 kategori tersebut diberikan kepada kepala daerah, kementerian, lembaga negara, badan usaha, muzaki, media, hingga lembaga pengelola zakat. Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem zakat nasional.
Ketua BAZNAS, Sodik Mudjahid, mengatakan penghargaan tersebut diharapkan mampu memotivasi para penggerak zakat untuk meningkatkan kualitas pengelolaan serta memperluas manfaatnya bagi masyarakat, termasuk dalam upaya pengentasan kemiskinan.
“Untuk Grand Awards ini, ada 20 kategori dari berbagai kalangan yang merupakan bagian dari Asta Stratas yang pertama, yakni membangun ekosistem yang produktif dan kolaboratif,” ujar Sodik.
Ia menjelaskan, ajang tersebut merupakan implementasi Asta Stratas dan Asta Prioritas BAZNAS 2026–2031, terutama dalam memperkuat kolaborasi, kemitraan, serta inovasi pengelolaan zakat. BAZNAS juga mendorong penguatan citra lembaga melalui konsep 5D, yakni Diingat, Dipercaya, Dijangkau, Dicintai, dan Dibanggakan.
Di balik kemeriahan penghargaan bagi para penggerak zakat, BAZNAS turut menghadirkan momen haru dengan memberikan Penghargaan Wartawan Kemanusiaan kepada lima jurnalis yang hilang saat meliput Gunung Anak Krakatau. Penghargaan tersebut diserahkan dalam penutupan Rakornas BAZNAS 2026, disertai bantuan pendidikan bagi keluarga mereka.
Kelima jurnalis tersebut adalah pewarta foto LKBN ANTARA Muhammad Bagus Khoirunnas, pewarta Merdeka.com Ari Basuki, jurnalis iNews Yudistiro Pranoto, jurnalis Anadolu Firdaus Wajidi, dan pewarta lepas Donal Husni. Penghargaan diterima secara simbolis oleh perwakilan keluarga masing-masing.
Sodik mengatakan, penghargaan dan bantuan pendidikan itu merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi para jurnalis yang turut mendukung syiar zakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus memberikan dukungan moral di tengah ketidakpastian yang mereka hadapi.
“Penghargaan dan bantuan ini merupakan bentuk penghormatan Baznas atas jasa dan dedikasi luar biasa para jurnalis yang senantiasa mendukung syiar zakat,” jelas Sodik.
Suasana haru mewarnai penyerahan penghargaan ketika perwakilan keluarga menerima apresiasi tersebut. Desi Purnama Sari, istri Muhammad Bagus Khoirunnas, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS RI atas perhatian yang diberikan kepada keluarganya.
“Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Baznas Republik Indonesia yang telah memberikan penghargaan kepada suami saya. Ini tidak sekadar penghargaan, tetapi juga bentuk kepedulian dan tanda bahwa saya tidak sendirian,” tutup Desi.
Sodik juga menyampaikan doa agar kelima jurnalis segera ditemukan serta keluarga mereka diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah.
Melalui penghargaan dan bantuan pendidikan tersebut, BAZNAS menegaskan komitmennya untuk menghargai kontribusi insan pers sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang terdampak. Apresiasi ini diharapkan menjadi penghormatan atas pengabdian para jurnalis serta membantu menjaga keberlangsungan pendidikan keluarga mereka. (her)

















