• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Kementerian UMKM Perluas Pasar Digital untuk Pulihkan Usaha Terdampak Bencana di Aceh

Dilianto Editor Dilianto
Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:15
in Daerah
Kementerian UMKM memperkuat kebangkitan UMKM terdampak bencana di Aceh melalui digitalisasi, perluasan akses pasar, serta dukungan pemasaran dan logistik agar pelaku usaha kembali tumbuh, berdaya saing, dan berkelanjutan. Foto: Humas Kementerian UMKM

Kementerian UMKM memperkuat kebangkitan UMKM terdampak bencana di Aceh melalui digitalisasi, perluasan akses pasar, serta dukungan pemasaran dan logistik agar pelaku usaha kembali tumbuh, berdaya saing, dan berkelanjutan. Foto: Humas Kementerian UMKM

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat upaya pemulihan pelaku UMKM terdampak bencana di Aceh melalui perluasan akses pasar digital, pendampingan usaha, serta dukungan pemasaran dan logistik. Langkah ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha kembali menjalankan aktivitas bisnis sekaligus memperluas jangkauan konsumen.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Fasilitasi Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Bersama dalam rangkaian Klinik UMKM Bangkit di Banda Aceh pada Selasa (13/10/2026). Sehari sebelumnya, Senin (12/10/2026), Kementerian UMKM juga menjalin kolaborasi dengan J&T Express melalui program Jawara Lokal untuk mendukung pengembangan dan pemasaran produk UMKM.

BacaJuga:

Antrean SPBU Mengular, Ketua DPR Desak Tambah Pasokan BBM di Bali

Bea Cukai Sintete Tindak Pembawaan Uang Tunai RM90.000 Tanpa Deklarasi di PLBN Aruk

Bea Cukai Madiun dan Aparat Gabungan Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal di Pacitan

Asisten Deputi Pemasaran dan Digitalisasi Usaha Mikro Kementerian UMKM, Ari Anindiya, menegaskan bahwa pemulihan usaha pascabencana perlu dibarengi dengan strategi pemasaran yang efektif. Menurutnya, akses pasar yang lebih luas menjadi faktor penting agar pelaku UMKM dapat kembali menghasilkan pendapatan, meningkatkan daya saing, dan menjaga keberlangsungan usaha dalam jangka panjang.

“Bagi pengusaha UMKM terdampak bencana, tantangannya bukan hanya bagaimana kembali berproduksi, tetapi juga bagaimana produk mereka kembali dikenal konsumen dan memiliki akses pasar yang lebih luas,” kata Ari.

Menurut Ari, melalui Klinik UMKM Bangkit, Kementerian UMKM menghadirkan pendampingan praktis yang disesuaikan dengan kebutuhan pengusaha UMKM, terutama untuk meningkatkan kemampuan pemasaran dan pemanfaatan teknologi digital.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah fasilitasi landing page khusus UMKM Sumatera yang terintegrasi dengan ekosistem marketplace. Fasilitas ini membantu pengusaha UMKM membangun toko digital, menampilkan produk secara lebih menarik, dan menjangkau konsumen di luar wilayah pemasaran sebelumnya.

Dengan demikian, pemanfaatan teknologi digital diharapkan tidak hanya meningkatkan visibilitas produk, tetapi juga membuka peluang transaksi yang lebih luas sehingga pengusaha UMKM dapat mempercepat pemulihan pendapatan.

“Kami ingin digitalisasi memberikan hasil nyata bagi pengusaha UMKM. Produk yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan sekitar harus semakin mudah ditemukan konsumen melalui kanal digital, sehingga peluang transaksi dan peningkatan penjualan semakin terbuka,” jelas Ari.

Ari menjelaskan, sepanjang Januari hingga Agustus 2026, pengembangan landing page bersama berbagai marketplace telah melibatkan lebih dari 4 ribu UMKM dengan capaian penjualan lebih dari 45 juta produk.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa ekosistem perdagangan digital memiliki potensi besar untuk membantu pengusaha UMKM memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan transaksi, dan membangun kembali kegiatan usaha setelah terdampak bencana.

“Capaian ini menunjukkan besarnya peluang pasar digital bagi UMKM. Karena itu, kami ingin semakin banyak pengusaha UMKM di Aceh memanfaatkan ekosistem digital untuk memperluas pasar dan mempercepat pemulihan usaha,” terangnya.

Fasilitasi pemasaran digital tersebut menyasar pengusaha UMKM di Kota Banda Aceh serta wilayah koordinasi Aceh 5 yang mencakup Kabupaten Aceh Tamiang, Kota Langsa, Kabupaten Aceh Selatan, Kabupaten Gayo Lues, Kota Subulussalam, Kabupaten Aceh Singkil, dan Kabupaten Aceh Tenggara.

Selain membuka akses pasar melalui teknologi digital, Kementerian UMKM menghadirkan dukungan pengembangan usaha dan layanan logistik melalui kolaborasi dengan J&T Express dalam program Jawara Lokal.

Melalui program tersebut, UMKM yang terpilih berdasarkan proses kurasi bersama Kementerian UMKM dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Aceh memperoleh dukungan dana pengembangan usaha masing-masing sebesar Rp15 juta dan mendapatkan potongan ongkos kirim sebesar 30 persen, akses layanan VIP J&T Express, dukungan promosi, serta pendampingan logistik untuk membantu meningkatkan efisiensi pengiriman dan memperluas jangkauan distribusi produk.

Aceh menjadi wilayah ketiga dari lima wilayah penyelenggaraan program Jawara Lokal, setelah sebelumnya dilaksanakan di Sulawesi Selatan dan Sumatera Barat.

Ari menegaskan bahwa akses pasar digital dan layanan logistik yang memadai merupakan dua kebutuhan yang saling melengkapi. Kemudahan menemukan produk melalui platform digital perlu diikuti dengan kemampuan pengusaha UMKM memenuhi pesanan dan mengirimkan barang secara efisien kepada konsumen.

“Produk UMKM harus semakin mudah ditemukan konsumen, tetapi juga perlu didukung layanan pengiriman yang memadai. Karena itu, kolaborasi pemerintah, sektor swasta, dan platform digital menjadi penting agar pengusaha UMKM tidak hanya bangkit, tetapi juga semakin berdaya saing,” tambah Ari.

Manfaat dukungan tersebut turut dirasakan Silfia Safriani, pengusaha Keuneubah Endatu asal Kabupaten Pidie Jaya, yang terpilih sebagai salah satu penerima manfaat program Jawara Lokal.

Silfia menceritakan bahwa banjir bandang pada akhir November 2025 sempat menghentikan seluruh kegiatan usahanya. Bencana tersebut membuatnya harus kembali merintis usaha dari awal setelah kehilangan kesempatan berproduksi dan menjalankan kegiatan perdagangan seperti sebelumnya.

Namun, dengan dukungan berbagai pihak, Silfia mulai membangun kembali usahanya pada Februari 2026. Ia secara bertahap memulihkan kegiatan produksi sekaligus memanfaatkan pemasaran digital untuk menjangkau kembali konsumen.

“Alhamdulillah, kami bisa terpilih. Dampak bencana membuat kami harus memulai usaha lagi dari nol,” kata Silfia dengan haru.

Bagi Silfia, dukungan pengembangan usaha dan perluasan akses pemasaran menjadi kesempatan penting untuk membangun kembali kepercayaan diri sekaligus meningkatkan kemampuan usahanya dalam memenuhi permintaan pasar.

Ia mengungkapkan bahwa pemasaran melalui kanal digital telah memberikan perubahan nyata terhadap penjualan produknya. Jika sebelumnya hanya mampu menjual sekitar satu kotak per hari, kini penjualannya dapat mencapai 100 kotak.

“Penjualan kami sekarang banyak lewat online. Dulu sehari paling satu kotak, sekarang bisa 100 kotak,” terangnya.

Pengalaman Silfia memperlihatkan bahwa pemulihan ekonomi pascabencana tidak hanya berkaitan dengan tersedianya kembali sarana produksi, tetapi juga kemampuan pengusaha UMKM untuk menemukan peluang pasar, memperoleh dukungan usaha, dan menyesuaikan diri dengan perubahan perilaku konsumen.

Kementerian UMKM berharap sinergi melalui Klinik UMKM Bangkit dan program Jawara Lokal dapat mempercepat pemulihan usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta membangun ekosistem bisnis yang lebih tangguh bagi pengusaha UMKM di Aceh.

Melalui kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor swasta, dan platform digital, pengusaha UMKM terdampak bencana diharapkan tidak hanya mampu kembali menjalankan kegiatan usahanya, tetapi juga meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Kementerian UMKM untuk memastikan pemulihan ekonomi pascabencana berlangsung secara inklusif dan berkelanjutan, sehingga pengusaha UMKM dapat kembali menjadi penggerak perekonomian daerah serta berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi nasional. (her)

Tags: Bencana AcehKementerian UMKMpasar digital

Berita Terkait.

Antrean SPBU Mengular, Ketua DPR Desak Tambah Pasokan BBM di Bali
Daerah

Antrean SPBU Mengular, Ketua DPR Desak Tambah Pasokan BBM di Bali

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:15
Bea Cukai Sintete Tindak Pembawaan Uang Tunai RM90.000 Tanpa Deklarasi di PLBN Aruk
Daerah

Bea Cukai Sintete Tindak Pembawaan Uang Tunai RM90.000 Tanpa Deklarasi di PLBN Aruk

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:06
bc2
Daerah

Bea Cukai Madiun dan Aparat Gabungan Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal di Pacitan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:03
bc
Daerah

Penyelundupan Emas Rp13 Miliar Digagalkan Bea Cukai Mataram, WN Tiongkok Ikut Diciduk

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:22
ardi
Daerah

Kisah Ardi Sahami: dari Merantau Tanpa Kerja, Kini Buka Rezeki untuk Puluhan Warga Lewat Arum Manis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:20
rosella
Daerah

KWT Rosella Beralih ke Melon Premium, 75 Persen Hasil Panen Terserap Pasar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:17

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    944 shares
    Share 378 Tweet 236
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    725 shares
    Share 290 Tweet 181
  • 9 Saksi Cabut BAP, Proses Hukum Kasus Kuota Haji Jadi Sorotan

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.