INDOPOSCO.ID – Kantor Badan Pertanahan Nasional (Kantah BPN) Kota Administrasi Jakarta Selatan meluncurkan semangat baru dalam pelayanan pertanahan melalui tagline “Wajah Baru, Semangat Baru”. Tagline ini menjadi penanda transformasi menyeluruh yang dilakukan Kantah BPN Jaksel, baik dari sisi fisik kantor, sistem pelayanan, hingga sumber daya manusia. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nusron Wahid tentang transformasi layanan yang pasti, cepat, dan terukur.
Kasubag TU BPN Jakarta Selatan, Muhammad Mauludy mengatakan, “Wajah Baru” dimaknai sebagai perubahan nyata di ruang pelayanan. Saat ini Kantah Jaksel yang berlokasi di Jl. Tanjung Barat, Jagakarsa, telah menerapkan pelayanan berbasis digital secara penuh, mulai dari antrian online, cek berkas via aplikasi Sentuh Tanahku, hingga penerbitan Sertifikat Elektronik sebagai pengganti sertifikat analog lama.
“Hal ini merupakan arahan dari Pak Kakantah kami yang menginginkan masyarakat merasakan langsung perbedaannya saat masuk ke kantor. Lebih tertib, lebih transparan, dan tidak ada lagi praktik percaloan,”ujar Mauludy.
Sementara “Semangat Baru” diartikan sebagai komitmen jajaran untuk menjalankan program prioritas nasional Kementerian ATR/BPN, yaitu percepatan layanan Peralihan Hak (Balik Nama) dan Pengukuran Terjadwal.
Dalam sistem Pengukuran Terjadwal yang kini sudah diterapkan di lebih dari 400 Kantah di Indonesia, termasuk Jakarta Selatan, masyarakat mendapatkan kepastian jadwal ukur maksimal 7 hari dan penyelesaian pengukuran dalam 12 hari kerja.
“Kepala BPN Jakarta Selatan selalu menekankan kerja cepat dan tepat. Dampaknya juga harus dirasakan masyarakat. BPN harus hadir di tengah masyarakat dan memberi solusi,” tegasnya.
Salah satu programnya adalah mengirimkan mobil layanan khusus wilayah kerja BPN, salah satunya ke Keluarahan Pondok Labu, sebagai bagian dari program Larasita.
Transformasi ini juga diperkuat dengan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Tertib Administrasi Berintegritas (WTAB). Melalui tagline ini, Kantah Jaksel menegaskan komitmen anti pungli, anti calo, dan pelayanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dengan semangat baru tersebut, Kantah Jakarta Selatan berharap dapat memberikan kepastian hukum hak atas tanah yang lebih cepat dan memberikan kemudahan bagi warga Jakarta Selatan dalam mengurus layanan pertanahan. (yas)

















