INDOPOSCO.ID – Membangun infrastruktur energi tidak cukup hanya dengan menghadirkan proyek dan teknologi. Pemahaman, kepercayaan, serta dukungan para pemangku kepentingan menjadi bagian penting agar agenda strategis tersebut dapat berjalan berkelanjutan. Pendekatan inilah yang mengantarkan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) meraih Gold Winner dalam ajang The 8th Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2026 melalui program kehumasan GASKITA (Gasifikasi Untuk Kita).
Penghargaan kategori Program Kehumasan Pemerintah (Government Public Relations/GPR), subkategori Korporasi Negara, tersebut diserahkan dalam malam puncak AHI 2026 di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026).
Capaian ini menjadi pengakuan atas upaya PLN EPI menjadikan komunikasi sebagai bagian dari strategi bisnis, khususnya dalam mendorong pemahaman stakeholder terhadap pengembangan infrastruktur gasifikasi pembangkit listrik untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian bagi perusahaan, melainkan juga dorongan untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi yang mendukung pelaksanaan program strategis dan pembangunan infrastruktur energi.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja kolaboratif seluruh tim Komunikasi Korporat PLN EPI dalam membangun komunikasi yang tidak hanya berorientasi pada publikasi, tetapi juga memperkuat kepercayaan dan dukungan stakeholder. Melalui GASKITA, kami ingin memastikan setiap tahapan pengembangan infrastruktur gasifikasi dapat dipahami dan memperoleh dukungan dari para pemangku kepentingan,” ujar Mamit.
Bagi PLN EPI, komunikasi yang efektif tidak berhenti pada penyampaian informasi kepada publik. Komunikasi juga harus mampu membuka ruang keterlibatan, membangun hubungan yang kredibel, dan menumbuhkan kepercayaan terhadap program yang dijalankan perusahaan.
Prinsip tersebut menjadi landasan GASKITA melalui pendekatan inform, engage, dan trust. Ketiganya diterapkan secara berkesinambungan, mulai dari menyampaikan informasi strategis, mendorong keterlibatan stakeholder, hingga membangun kepercayaan melalui kolaborasi dan legitimasi institusional.
Implementasinya dilakukan dengan memetakan stakeholder berdasarkan tingkat pengaruh dan kepentingan. PLN EPI juga memperkuat komunikasi dan hubungan dengan pemerintah, regulator, pemerintah daerah, mitra bisnis, serta media agar pengembangan infrastruktur gasifikasi memperoleh pemahaman dan dukungan yang memadai.
Mamit menegaskan, keberhasilan komunikasi perusahaan perlu dilihat dari kualitas hubungan yang terbentuk dan kontribusinya terhadap kelancaran agenda strategis, bukan semata-mata dari eksposur media.
“Bagi PLN EPI, keberhasilan komunikasi bukan semata diukur dari banyaknya pemberitaan, tetapi juga dari kemampuan membangun hubungan yang kredibel dan berkelanjutan. Dukungan stakeholder menjadi faktor penting dalam memastikan proyek infrastruktur energi dapat berjalan optimal,” tambahnya.
Pendekatan tersebut turut diterapkan dalam komunikasi berbagai proyek strategis gasifikasi PLN EPI, termasuk pengembangan Gasifikasi Nias & Lombok serta infrastruktur gas WNTS–Pemping. Upaya komunikasi juga diperkuat melalui kolaborasi dengan mitra energi nasional maupun internasional.
Pengakuan terhadap GASKITA hadir di tengah semakin pentingnya peran kehumasan dalam membangun hubungan yang transparan dan kredibel antara organisasi dengan publik.
Founder dan CEO Humas Indonesia Asmono Wikan menyampaikan, AHI 2026 menganugerahkan 178 trofi kepada 80 institusi pemenang dari total 371 entri yang mengikuti kompetisi. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan inovasi praktisi humas dalam memperkuat transparansi serta kepercayaan publik.
Menurut Asmono, praktik kehumasan saat ini dituntut melampaui fungsi penyampaian informasi. Humas perlu menjadi penghubung yang mampu membangun hubungan kredibel antara institusi dan masyarakat, sekaligus mendorong perbaikan melalui evaluasi berkelanjutan.
Melalui capaian di AHI 2026, PLN EPI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan komunikasi korporat yang relevan dengan kebutuhan stakeholder dan sejalan dengan agenda strategis perusahaan.
Penghargaan Gold Winner bagi GASKITA sekaligus memperkuat pesan bahwa pembangunan infrastruktur energi membutuhkan lebih dari kesiapan teknis. Komunikasi yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada kepercayaan turut menjadi fondasi penting dalam membangun dukungan bagi ketahanan energi nasional yang berkelanjutan. (her)

















