INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Hadi Tjahjanto optimistis kontingen karate Indonesia meraih hasil positif dalam Kejuaraan Dunia Karate Cadets, Juniors, dan U21 2026 atau WKF World Cadet, Junior and U21 Championships di Bielsko-Biała, Polandia pada 14–18 Oktober 2026.
Hal tersebut berkaca dari capaian pada ajang 13th South East Asian Karate Federation (SEAKF) Championships 2026 di Ninh Binh, Vietnam, Indonesia mengemas 13 medali emas, 11 perak, dan 18 perunggu.
“Kenapa kami optimistis? Karena mereka sudah diuji pada waktu SEAKF di Vietnam, itu mereka mendapatkan emas sebanyak 13 emas,” kata Hadi saat melepas 11 atlet karate Indonesia di PANG Studio, Jakarta Selatan, Jumat (9/10/2026).
Ia menyatakan keyakinannya bahwa Timnas Karate Indonesia yang bertanding di Polandia setidaknya mampu memboyong enam medali emas, yang menurutnya akan menjadi raihan sangat luar biasa.
“Iya, itu harapan kami karena kami yakin bahwa tahun 2026 di Vietnam (SEAKF) kita sudah menunjukkan kita bisa mendapatkan emas,” ujar Hadi.
Ia memberi semangat kepada para karateka agar selamat berlaga dan dapat menunjukkan kapasitas mereka sebagai juara, serta menekankan pentingnya menjaga kepatuhan aturan, kondisi fisik.
“Selamat bertanding! Saya minta tunjukkan bahwa kalian adalah pemenang. Jangan lupa terus jaga disiplin, jaga kesehatan, pulang membawa medali emas sebanyak-banyaknya!,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengutus delegasi Indonesia untuk mengikuti seminar Guardian Girl Karate Indonesia di Polandia di bawah arahan langsung Presiden World Karate Federation (WKF) Antonio Espinós.
“Harapan kami nantinya dari delegasi yang kita kirim ini mendapatkan banyak insight, sehingga dari pengalaman-pengalaman dari beberapa negara untuk bisa membina dalam wadah Guardian Girl Karate Indonesia itu bisa dikembangkan di Indonesia,” jelas mantan Menteri ATR/BPN itu.
Ia meyakini kedua agenda tersebut akan membuahkan hasil optimal, baik berupa kemenangan di ajang kejuaraan maupun manfaat luas bagi masyarakat.
“Saya yakin dari kedua kegiatan ini, pemberangkatan kontingen dan pemberangkatan perwakilan untuk melaksanakan seminar Guardian Girl di Polandia akan mendapatkan yang pertama mendapatkan kemenangan, dan yang kedua mendapatkan manfaat untuk kita semua,” imbuhnya. (dan)

















