• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

DPR Soroti Nasib Guru Agama, Mengabdi Puluhan Tahun tetapi Insentif Hanya Rp300 Ribu per Bulan

Dilianto Editor Dilianto
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:18
in Nasional
Abdul-Wachid

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR ke Semarang, Jawa Tengah, Jum'at (9/10/2026). Foto: Biro Pemberitaan DPR RI/Dep/mrs

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid menyoroti rendahnya kesejahteraan guru agama non-ASN yang telah mengabdi selama puluhan tahun, tetapi masih menerima insentif hanya Rp250 ribu hingga Rp300 ribu per bulan. Ia mendesak pemerintah segera mencari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan para pendidik tersebut.

Persoalan itu menjadi salah satu aspirasi masyarakat yang diserap Komisi VIII DPR RI dalam kunjungan kerja reses di Jawa Tengah. Selain kesejahteraan guru agama, kunjungan tersebut juga membahas persoalan kebencanaan, penyelenggaraan ibadah haji, serta pelaksanaan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

BacaJuga:

Wamendagri Bima Arya Jelaskan Informasi Insentif Rp1 Triliun, Bukan Hanya untuk Penilaian Program MBG

PPN Pembalut Dinilai Tak Berpihak pada Perempuan, Pemerintah Diminta Revisi PP 49/2022

Kemenag Dorong Riset Mahasiswa PTKIN Berdampak Nyata Bagi Masyarakat

Abdul Wachid mengatakan, berbagai masukan yang dihimpun akan dibahas lebih lanjut bersama kementerian dan lembaga mitra Komisi VIII DPR RI. Aspirasi tersebut juga akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan dan kebutuhan anggaran pemerintah.

“Masukan-masukan ini akan kami bawa untuk dibahas lebih lanjut, termasuk persoalan anggaran yang nantinya bisa kami sampaikan kepada Presiden. Untuk kebutuhan anggaran yang besar, akan kami upayakan dalam pembahasan anggaran berikutnya, yakni tahun 2027–2028,” ujar Wachid dikutip dari laman DPR RI, Sabtu (10/10/2026).

Terkait kesejahteraan guru agama non-ASN, Wachid menilai rendahnya insentif tidak sebanding dengan masa pengabdian mereka dalam mendidik generasi muda dan membentuk karakter masyarakat. Menurutnya, persoalan tersebut perlu segera ditangani agar para guru memperoleh perhatian yang layak dari pemerintah.

“Terus terang, mereka sudah mengabdi dan mengajar puluhan tahun, tetapi selama ini hanya mendapatkan insentif Rp250 ribu sampai Rp300 ribu. Ini menjadi persoalan yang perlu kita selesaikan dalam waktu cepat,” tegas politikus Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Selain kesejahteraan guru agama, Wachid menyoroti kesiapan pelaksanaan kebijakan sertifikasi halal, terutama bagi pelaku UMKM. Ia meminta pemerintah memastikan sosialisasi dan pendampingan berjalan optimal sebelum ketentuan diterapkan secara menyeluruh agar pelaku usaha kecil tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajibannya.

Menurutnya, pemahaman mengenai prosedur sertifikasi halal dan konsekuensi hukum perlu diberikan secara memadai. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan kemampuan pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan yang berlaku.

Wachid menyebutkan, berdasarkan data yang disampaikan dalam pembahasan tersebut, baru sekitar 19 persen UMKM yang memiliki sertifikat halal. Kondisi ini, menurutnya, perlu menjadi pertimbangan dalam merumuskan strategi penerapan kebijakan agar tidak mengganggu keberlangsungan usaha masyarakat.

“Kalau undang-undang ini tidak dijalankan, tentu ada konsekuensi penegakan hukumnya. Namun, kita juga harus berhati-hati, terutama terhadap UMKM. Jangan sampai mereka sudah berjualan, kemudian didatangi aparat penegak hukum karena belum memiliki sertifikat halal, lalu diminta menutup usahanya,” katanya.

Ia menyatakan Komisi VIII DPR RI akan mendiskusikan persoalan tersebut dengan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan pihak terkait untuk mencari mekanisme penerapan yang tepat. Wachid juga mendorong pengawasan produk impor diperketat, sementara pendampingan bagi UMKM dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kemampuan mereka.

Persoalan biaya sertifikasi halal turut menjadi perhatian. Wachid menilai biaya yang dapat mencapai Rp5 juta hingga Rp10 juta berpotensi memberatkan pelaku usaha kecil, termasuk pedagang makanan sederhana seperti penjual ayam goreng.

Karena itu, ia mendorong pemerintah mempertimbangkan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membiayai sertifikasi halal bagi UMKM sehingga pelaku usaha dapat memperoleh sertifikat tanpa terbebani biaya.

“Kalau bisa, saya akan berusaha menyampaikan kepada pemerintah dan Presiden agar ada anggaran APBN untuk memberikan sertifikat halal secara gratis. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu terbebani biaya untuk mendapatkan sertifikat halal,” ujarnya.

Wachid menegaskan, seluruh aspirasi yang dihimpun dalam kunjungan kerja reses tersebut akan menjadi bahan pembahasan bersama kementerian dan lembaga terkait. Ia berharap, tindak lanjut berupa kebijakan dan dukungan anggaran dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan guru agama non-ASN dan melindungi keberlangsungan UMKM.(dil)

Tags: Abdul WachidDPR RIGuru Agamakomisi VIII

Berita Terkait.

Bima-Arya
Nasional

Wamendagri Bima Arya Jelaskan Informasi Insentif Rp1 Triliun, Bukan Hanya untuk Penilaian Program MBG

Minggu, 1 November 2026 - 13:03
Pembalut
Nasional

PPN Pembalut Dinilai Tak Berpihak pada Perempuan, Pemerintah Diminta Revisi PP 49/2022

Minggu, 1 November 2026 - 11:05
Riset
Nasional

Kemenag Dorong Riset Mahasiswa PTKIN Berdampak Nyata Bagi Masyarakat

Minggu, 1 November 2026 - 10:06
MUI
Nasional

Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

Minggu, 1 November 2026 - 09:07
DPR: RUU Perampasan Aset Harus Pastikan Korban Kejahatan Ekonomi Mendapat Ganti Rugi
Nasional

Komisi III Desak Kapolri Usut Dugaan Pelanggaran Prosedur Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:05
Kian Meluas, BNPB Perkuat Penanganan Karhutla di Papua Selatan
Nasional

DPR Minta LPSK Turun Tangan, Santriwati Sukoharjo Diduga Trauma Pascapenggerebekan Aparat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:16

OLAHRAGA

Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar
Olahraga

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Editor Nasuha
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13

INDOPOSCO.ID - Gelandang Persija Jakarta Stjepan Loncar mengingatkan timnya untuk mewaspadai tren positif Dewa United menjelang laga pekan kedelapan Super...

SelengkapnyaDetails
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57
catur

Borong 17 Medali, Percasi DKI Jakarta Kembali Rajai Kejurnas Catur 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:43

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5157 shares
    Share 2063 Tweet 1289
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1006 shares
    Share 402 Tweet 252
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1267 shares
    Share 507 Tweet 317
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    989 shares
    Share 396 Tweet 247
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.