INDOPOSCO.ID – RS Bunda Jakarta menggunakan teknologi Magnetic Resonance Imaging (MRI) 3 Tesla untuk mendukung pemeriksaan diagnostik berbagai kasus medis, termasuk kasus yang membutuhkan pencitraan dengan detail anatomi lebih tinggi.
Teknologi tersebut dihadirkan melalui kerja sama PT Bundamedik Tbk (BMHS) dengan Philips. Pemanfaatan MRI 3 Tesla menjadi bagian dari pengembangan layanan pencitraan diagnostik di RS Bunda Jakarta.
Dokter Spesialis Radiologi RS Bunda Jakarta, Dr. dr. Jacub Pandelaki, Sp.Rad, Subsp.RI(K), mengatakan MRI 3 Tesla dapat memberikan kualitas pencitraan dengan detail anatomi yang lebih baik dibandingkan MRI dengan kekuatan medan magnet lebih rendah.
“Informasi yang lebih optimal ini dapat membantu dokter melakukan diagnosis secara lebih cepat dan presisi, sekaligus menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien,” ujar Jacub.
Menurut dia, penggunaan MRI 3 Tesla tetap disesuaikan dengan kebutuhan klinis masing-masing pasien. Pertimbangan tersebut meliputi organ yang diperiksa, kondisi pasien, serta indikasi medis.
Pemeriksaan dengan teknologi tersebut antara lain dapat digunakan untuk kasus pada otak, payudara, liver, prostat, serta bidang obstetri dan ginekologi. MRI 3 Tesla juga dapat digunakan dalam pemeriksaan tertentu pada pasien anak, termasuk kasus epilepsi.
Selain kualitas pencitraan, waktu pemeriksaan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan, terutama pada pasien anak atau pasien yang mengalami kesulitan mempertahankan posisi selama pemeriksaan.
Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, mengatakan penggunaan teknologi medis perlu disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan dan manfaatnya bagi pasien.
“Bagi BMHS, inovasi teknologi bukan sekadar mengadopsi teknologi terbaru, tetapi memastikan setiap pengembangan memiliki relevansi dan manfaat nyata bagi pasien,” kata Ivan.
RS Bunda Jakarta sebelumnya dikenal dengan layanan ibu dan anak. Seiring perkembangannya, rumah sakit tersebut kini menangani berbagai layanan spesialistik dan multidisiplin, termasuk sejumlah kasus kompleks seperti transplantasi ginjal, reseksi liver, operasi kanker payudara berbasis robotic, Geniculate Artery Embolization (GAE), dan operasi epilepsi.
Pemanfaatan MRI 3 Tesla didukung oleh tim Radiologi RS Bunda Jakarta.
Penggunaan MRI 3 Tesla tersebut selanjutnya akan menjadi bagian dari layanan pencitraan diagnostik RS Bunda Jakarta sesuai kebutuhan medis pasien. (dil)

















