INDOPOSCO.ID – Nama mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Haji (KH) Said Aqil Siradj diseret dalam isu sensitif seputar dugaan aliran dana Rp1 miliar pasca-Muktamar ke-35 NU. Menanggapi klaim yang dilontarkan HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy (Gus Lilur) tersebut, Kiai Said akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi tegas.
Melalui Sekretaris pribadinya, M. Sofwan Erce, KH Said Aqil meminta agar namanya tidak lagi dikaitkan dengan cerita maupun pernyataan Gus Lilur mengenai persoalan tersebut.
“Kiai Said meminta agar Pak Lilur tidak mengait-kaitkan dengan Kiai Said,” ujar Sofwan melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, penegasan tersebut disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik sekaligus memperjelas posisi KH Said Aqil Siroj atas narasi yang disampaikan pihak lain.
Pihak KH Said Aqil meminta masyarakat dan media membedakan secara jelas antara pernyataan yang disampaikan langsung oleh KH Said Aqil dengan cerita atau klaim pihak lain yang kemudian membawa nama beliau.
“Dengan demikian, KH Said Aqil Siroj meminta agar Pak Lilur tidak lagi mengaitkan nama beliau dengan cerita mengenai uang sebagaimana diberitakan,” ucap Sofwan.
Sebelumnya, Gus Lilur menyampaikan cerita mengenai uang Rp1 miliar yang disebut berkaitan dengan KH Said Aqil setelah rangkaian Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur. Dalam keterangannya kepada media, Gus Lilur mengaku pernah berkomunikasi dengan KH Said Aqil terkait rencana pengembalian uang tersebut.
Namun, pihak KH Said Aqil kini memberikan penegasan bahwa cerita maupun klaim yang disampaikan Gus Lilur tidak untuk dikaitkan dengan dirinya.
Klarifikasi tersebut sekaligus menjadi hak jawab KH Said Aqil Siroj atas pemberitaan yang telah beredar. Pihaknya menilai penting adanya pemisahan antara informasi yang berasal langsung dari KH Said Aqil dan keterangan pihak lain yang menyebut namanya.
Dengan klarifikasi itu, KH Said Aqil meminta agar pemberitaan maupun narasi mengenai cerita uang tersebut tidak lagi mengaitkan dirinya dengan pernyataan Gus Lilur tanpa adanya keterangan langsung dari dirinya.(dan)

















