• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kabinet Diibaratkan Kesebelasan, Prabowo Siapkan Evaluasi dan Kemungkinan Reshuffle

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 17 September 2026 - 22:02
in Nasional
bowo

Presiden Prabowo Subianto membuka ruang dialog bersama para pemimpin redaksi media massa di Hambalang, Bogor, Rabu (16/9/2026). Foto: Tangkapan layar YouTube Prabowo Subianto

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dua tahun pemerintahan menjadi salah satu titik evaluasi bagi Presiden Prabowo Subianto untuk menilai kembali susunan Kabinet Merah Putih. Prabowo tidak menutup kemungkinan adanya reshuffle, termasuk membuka ruang bagi pergantian maupun promosi pejabat.

Sinyal tersebut disampaikan Prabowo saat berdialog dengan sejumlah pemimpin redaksi media massa di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/9/2026).

BacaJuga:

Formasi Guru dan Tendik untuk Sekolah Indonesia di Luar Negeri Dibuka, Kemendikdasmen: Ini Kuotanya

Mendiktisaintek: Retaker Tenaga Kesehatan Tak Perlu Ulang Kuliah

Kecam Pembunuhan Sopir di Papua, Komisi I: Keselamatan Warga Sipil Terancam

Bagi Prabowo, evaluasi terhadap jajaran pemerintah bukan pekerjaan yang baru dilakukan ketika muncul isu reshuffle. Evaluasi, kata dia, berjalan terus-menerus untuk memastikan setiap orang berada pada posisi yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan organisasi.

Prabowo bahkan menggunakan analogi pertandingan sepak bola untuk menggambarkan komposisi kabinetnya.

“Jadi gini, kalau saya evaluasinya terus menerus dan sampai sekarang secara objektif, ya saya harus mengatakan bahwa tim saya bekerja oke tapi saya katakan juga kepada tim, inget ya ibarat kita kesebelasan sepakbola ada pemain inti, ada striker, ada cadangan. Jadi saya fokus dulu karena Indonesia ini begitu rumit masalahnya, kita harus fokus pada hal yang mendasar,” kata Prabowo.

Menurut dia, setiap kementerian memiliki fungsi masing-masing. Tidak seluruhnya harus berada di garis terdepan dalam menjalankan prioritas pemerintah.

“Jadi pada saat ini ada beberapa kementerian yang tentunya istilahnya tidak di garis depan, tetapi mereka mengerti. Dan mereka bekerja sesuai inisiatif masing-masing,” ujarnya.

Meski mengakui kinerja tim pemerintah secara objektif berjalan baik, Prabowo tetap membuka pintu perubahan komposisi. Reshuffle, menurutnya, tidak selalu bermakna pencopotan. Pergantian posisi juga dapat dilakukan untuk memberikan promosi kepada pejabat tertentu.

“Jadi, kalaupun nanti ada reshuffle, saya kira antara lain mungkin untuk promosi orang, ya, tentunya kita organisasi ini kita selalu cari the right man in the right place, ya, kompetensi,” jelas Prabowo.

Prinsip penempatan orang sesuai kompetensi tersebut juga berlaku ketika seorang pejabat dinilai tidak lagi tepat berada di posisinya. Dalam kondisi tertentu, Prabowo mengatakan pergantian merupakan bagian dari evaluasi organisasi.

“Ya, kita harus tadi, kita harus mampu untuk mengganti orang yang benar atau dia sendiri ada masalah ya kita enggak bisa hindari kan?” ucapnya.

Prabowo kemudian menyinggung proses hukum yang melibatkan pejabat pemerintah. Ia mengatakan pemerintah tidak semestinya menghalangi aparat penegak hukum apabila terdapat bukti yang cukup.

“Seperti saya enggak tahu, ada tahu-tahu KPK datang ke saya bilang, ‘Pak, ini…’ ya kan, ‘pejabat ini begini, begini, begini’, ya gimana saya, ya kan? ‘Apa kami diizinkan untuk menahan?’ ‘You ada bukti? Kalau you ada bukti, silakan,’ gitu. Kan kejadian ya itu ya, ada wamen saya… ya… ya itu tanggung jawab dia,” tutur Prabowo.

Di sisi lain, momentum dua tahun pemerintahan juga disebut Prabowo sebagai waktu yang cukup bagi para pejabat untuk menunjukkan kemampuan masing-masing.

“Saya kira itu sesuatu yang logis ya, ya kan, dua tahun, jadi masing-masing sudah punya waktu untuk membuktikan kemampuannya dan sebagainya,” tambahnya.

Dengan demikian, pembicaraan mengenai reshuffle tidak hanya berkaitan dengan siapa yang akan keluar dari kabinet. Pernyataan Prabowo juga membuka kemungkinan adanya penataan ulang posisi, promosi pejabat, hingga pergantian orang yang dinilai tidak sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Untuk saat ini, Prabowo menyatakan evaluasi tetap berjalan. Ia juga menegaskan pemerintah masih berfokus pada sejumlah persoalan mendasar yang menurutnya membutuhkan perhatian utama. Artinya, dua tahun pemerintahan bukan sekadar penanda waktu, tetapi menjadi momentum bagi setiap “pemain” di Kabinet Merah Putih untuk menunjukkan perannya masing-masing. (her)

Tags: Kabinet Merah PutihPresiden PrabowoReshuffle

Berita Terkait.

guru
Nasional

Formasi Guru dan Tendik untuk Sekolah Indonesia di Luar Negeri Dibuka, Kemendikdasmen: Ini Kuotanya

Jumat, 18 September 2026 - 04:04
saintek
Nasional

Mendiktisaintek: Retaker Tenaga Kesehatan Tak Perlu Ulang Kuliah

Jumat, 18 September 2026 - 00:30
sukamta
Nasional

Kecam Pembunuhan Sopir di Papua, Komisi I: Keselamatan Warga Sipil Terancam

Kamis, 17 September 2026 - 23:23
zainul
Nasional

Komisi IX Pertanyakan Selisih Rp10 Triliun dalam Anggaran MBG

Kamis, 17 September 2026 - 21:18
rumah
Nasional

Komisi V DPR Minta Syarat Bantuan Bedah Rumah Dipermudah

Kamis, 17 September 2026 - 20:12
anis
Nasional

Anis Matta Ajak Mahasiswa UMRI Berpikir Besar Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Kamis, 17 September 2026 - 19:20

OLAHRAGA

bc
Olahraga

Bea Cukai Priok Dukung Kiprah Tim Reli Indonesia di Kancah Internasional

Editor Dilianto
Kamis, 17 September 2026 - 18:08

INDOPOSCO.ID - Bea Cukai Tanjung Priok memberikan dukungan pelayanan kepabeanan terhadap Indonesia Cross Country Rally Team yang mengikuti ajang Asia...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Kamis, 17 September 2026 - 08:20
Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Rabu, 16 September 2026 - 19:17
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    4725 shares
    Share 1890 Tweet 1181
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1232 shares
    Share 493 Tweet 308
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.