• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar, KCIC Pastikan Operasional Whoosh Normal

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 7 September 2026 - 13:08
in Nasional
Whoosh

Kereta Cepat Whoosh melaju dengan kecepatan tinggi di lintasan, mencerminkan kemajuan transportasi modern Indonesia yang makin cepat, efisien, dan terkoneksi. Foto: Dokumen KCIC

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan seluruh perjalanan Kereta Cepat Whoosh pada Senin (7/9/2026) tetap berlangsung aman dan normal di tengah sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan hasil pemantauan KCIC, sebaran abu vulkanik hingga saat ini belum menimbulkan kendala terhadap operasional Whoosh di koridor Jakarta-Bandung. Perusahaan terus melakukan pemantauan secara berlapis untuk memastikan keselamatan perjalanan dan penumpang tetap terjaga.

BacaJuga:

Kemendagri Minta Pemda Susun Aturan yang Permudah Pelayanan dan Tak Bebani Masyarakat

Wamendiktisaintek Targetkan Fakultas Kedokteran Gigi di Tiap Provinsi pada 2029

Karhutla Membara 3 Bulan, Kemenkes Cuma Klaim Siagakan Puskesmas dan Oksigen

Sebelum perjalanan penumpang dimulai, KCIC menjalankan KA Konfirmasi dari kedua arah untuk memantau kondisi jalur secara visual. Pemantauan juga dilakukan melalui Operation Control Center (OCC) atau Pusat Kendali Operasi.

Hasil pemantauan menunjukkan seluruh prasarana Whoosh, mulai dari Overhead Catenary System (OCS) atau sistem jaringan listrik aliran atas, pasokan daya, persinyalan, rel hingga wesel, masih berfungsi normal.

Sistem keselamatan Whoosh juga dilengkapi mekanisme pemantauan terhadap berbagai parameter operasional. Apabila sistem mendeteksi kondisi yang tidak normal, notifikasi akan muncul di OCC dan sistem dapat secara otomatis menurunkan kecepatan perjalanan sebagai langkah pengamanan.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, pihaknya terus meningkatkan pemantauan terhadap kondisi operasional serta perkembangan sebaran abu vulkanik.

“Berbagai pemantauan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan unit operasi, keselamatan, sarana, dan prasarana,” kata Eva.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan hingga saat ini, seluruh sarana dan prasarana Whoosh masih berfungsi normal dan belum ditemukan kondisi yang mengganggu perjalanan.

“Whoosh tetap beroperasi dengan aman dan normal dengan keselamatan penumpang sebagai prioritas utama,” ujarnya.

Dari sisi operasional perjalanan, laporan masinis juga menunjukkan jarak pandang di sepanjang jalur Whoosh masih berada dalam kondisi normal. Rangkaian Whoosh dilengkapi wiper dengan semprotan air yang dapat digunakan untuk membersihkan debu maupun abu pada kaca depan sehingga visibilitas masinis tetap terjaga.

Apabila terjadi perubahan kondisi yang menyebabkan jarak pandang menurun, masinis akan menyesuaikan kecepatan perjalanan sesuai kondisi di lapangan dan prosedur operasional yang berlaku.

Pemantauan dilakukan di sepanjang jalur Whoosh sepanjang 142,3 kilometer dari Jakarta hingga kawasan Bandung. Jalur tersebut terdiri atas 82,7 kilometer jalur elevated, 42,78 kilometer jalur at grade, serta 13 terowongan dengan total panjang 16,82 kilometer.

Pemantauan secara khusus difokuskan pada karakteristik seluruh jalur, terutama bagian terbuka yang memiliki potensi lebih besar terpapar sebaran abu vulkanik.

Selain jalur, KCIC turut memantau kondisi sarana, termasuk filter udara rangkaian dan CCTV pemantau pantograf. Sementara dari sisi prasarana, pemantauan mencakup komponen isolasi, sistem jaringan listrik aliran atas, gardu, persinyalan, serta mekanisme wesel.

Hingga saat ini, seluruh perangkat tersebut masih berfungsi normal dan belum menunjukkan dampak akibat sebaran abu vulkanik.

Sebagai bagian dari langkah mitigasi, KCIC juga menjalankan Volcanic Ash Risk Assessment dengan mengacu pada informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Hasil asesmen tersebut menjadi dasar bagi KCIC dalam menentukan langkah mitigasi tambahan apabila terjadi peningkatan intensitas abu vulkanik yang berpotensi memengaruhi operasional Whoosh.

Di sisi lain, KCIC mengimbau penumpang untuk tetap menjaga kesehatan selama beraktivitas di area stasiun, khususnya di ruang terbuka.

“Penumpang diimbau menggunakan masker dan kacamata, terutama saat berada di area terbuka stasiun, serta menjaga kondisi kesehatan,” ujar Eva.

Penumpang juga diminta mengikuti arahan petugas serta memantau perkembangan informasi melalui Contact Center dan media sosial resmi Whoosh.

Dengan pemantauan berlapis dan asesmen risiko yang terus dilakukan, KCIC memastikan aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam pengoperasian Whoosh di tengah perkembangan kondisi sebaran abu vulkanik. (rmn)

Tags: Abu VulkanikErupsi Anak Krakataugunung anak krakatauKCICWhoosh

Berita Terkait.

Kemendagri Minta Pemda Susun Aturan yang Permudah Pelayanan dan Tak Bebani Masyarakat
Nasional

Kemendagri Minta Pemda Susun Aturan yang Permudah Pelayanan dan Tak Bebani Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47
Wamendiktisaintek Targetkan Fakultas Kedokteran Gigi di Tiap Provinsi pada 2029
Nasional

Wamendiktisaintek Targetkan Fakultas Kedokteran Gigi di Tiap Provinsi pada 2029

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:05
Karhutla Membara 3 Bulan, Kemenkes Cuma Klaim Siagakan Puskesmas dan Oksigen
Nasional

Karhutla Membara 3 Bulan, Kemenkes Cuma Klaim Siagakan Puskesmas dan Oksigen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:35
2 Korporasi Dijerat Korupsi, Gubes Unsoed Apresiasi Kerja Jampidsus Kuntadi
Nasional

2 Korporasi Dijerat Korupsi, Gubes Unsoed Apresiasi Kerja Jampidsus Kuntadi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:05
Absen Kepala Daerah di Rakornas TPAKD, Prabowo Cari Dedi Mulyadi: ke Mana KDM?
Nasional

Area Terbakar Lampaui 2019, DPR Desak Perombakan Sistem Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:25
Tingkatkan Daya Saing Pekerja, Pemprov DKI Sediakan Pelatihan Bahasa Gratis
Nasional

Incar Pasar Karibia, Kementerian P2MI Dorong Lulusan Vokasi Migas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:05

OLAHRAGA

champion
Olahraga

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10

INDOPOSCO.ID - Malam Liga Champions 2026/2027 matchday ketiga pada Rabu (21/10/2026) malam hingga Kamis (22/10/2026) dini hari WIB kembali menghadirkan...

SelengkapnyaDetails
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31
Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Jadwal Liga Champions: PSG-Barca Saling Jegal, Arsenal Uji Kekuatan Bayern

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:40

BERITA POPULER

  • Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    Gandeng Musisi Tanah Air, Kemendikdasmen Kian Menggelorakan Lagu Anak Lewat KICAU

    2644 shares
    Share 1058 Tweet 661
  • IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Debut Azka Corbuzier di New York Tuai Pujian, Film “Home, Almost” Bikin Penonton Menangis

    1097 shares
    Share 439 Tweet 274
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1287 shares
    Share 515 Tweet 322
  • Usai Gempa M4,1 Guncang Bogor, Getaran Susulan hingga Malam

    1393 shares
    Share 557 Tweet 348
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.