• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Lebih dari 8.400 Kasus, Wamendiktisaintek Fauzan Dorong Kampus Bersatu Perangi TBC di Sulteng

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:09
in Nasional
Fauzan

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan. Foto: Dok Kemendiktisaintek

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan mendorong perguruan tinggi memperkuat kolaborasi dalam penanganan tuberkulosis (TBC) di Sulawesi Tengah.

Menurut dia, persoalan TBC tidak bisa ditangani sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan sinergi pemerintah, kampus, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat. “Dampak dari perguruan tinggi ini akan lebih dirasakan manfaatnya secara optimal kalau dilakukan secara bersama-sama, secara sinergi dan secara kolaborasi,” ujar Fauzan dalam keterangan, Minggu (23/8/2026).

BacaJuga:

Pembelajaran Pascabencana Flores Tetap Jalan, Sekolah Gunakan Beragam Moda

AI Mulai Menyentuh Lahan Pertanian, BRIN Dorong Smart Farming

35 Pesawat Asing Dikerahkan, Kemenhub Percepat Respons Karhutla di Kalimantan

Semangat tersebut diwujudkan melalui Konsorsium Perguruan Tinggi Sulawesi Tengah “KITA SULTENG”. Konsorsium itu melibatkan tujuh perguruan tinggi untuk mendukung percepatan eliminasi TBC melalui Program BERANI MAGAYA (Berantas Infeksi TB, Mahasiswa JaGa dan SaYAng Keluarga).

Fauzan menilai keberadaan konsorsium menjadi penting karena sumber daya perguruan tinggi cukup besar. Mulai dari mahasiswa, dosen, keahlian, hingga jaringan kampus dapat digerakkan secara bersama untuk menjangkau masyarakat lebih luas.

Kebutuhan kolaborasi itu semakin mendesak mengingat kasus TBC di Sulawesi Tengah masih cukup tinggi. Sekitar 8.418 kasus TBC telah ditemukan di provinsi tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 1.900 kasus berada di Kota Palu.

Di sisi lain, capaian terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) masih jauh dari target. Di Kota Palu, capaian TPT baru sekitar 7 persen, sedangkan secara provinsi sekitar 14 persen. Padahal, target yang ditetapkan mencapai 80 persen.

Melalui KITA SULTENG, Program BERANI MAGAYA yang sebelumnya merupakan inisiatif Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Tadulako (Untad) kini berkembang menjadi gerakan bersama.
Sebanyak 1.073 mahasiswa dan 155 dosen terlibat dalam program tersebut.

“Mereka akan bergerak di Kota Palu serta Kabupaten Poso, Banggai, dan Tolitoli,” kata Fauzan.

“Para mahasiswa nantinya mendampingi pasien TBC paru dan kontak eratnya. Mereka membantu memastikan pengobatan berjalan, memberikan edukasi kepada keluarga pasien, sekaligus mendorong pemeriksaan terhadap orang-orang yang berisiko tertular,” sambungnya.

Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus mengatakan, eliminasi TBC tidak cukup hanya dengan menemukan dan mengobati pasien. Orang yang tinggal serumah atau memiliki kontak erat dengan pasien juga harus diperiksa untuk mencegah munculnya kasus baru.

“Kalau di rumah itu ada yang sakit maka orang seisi rumahnya harus dicek. Kalau tidak sakit, wajib dikasih obat pencegahan,” kata Benjamin.

Karena itu, Benjamin mendorong 1.073 mahasiswa yang tergabung dalam KITA SULTENG ikut membantu pendataan keluarga pasien bersama dinas kesehatan. Langkah tersebut diharapkan membuat kontak erat pasien lebih cepat mendapatkan pemeriksaan dan penanganan.

Upaya tersebut, menurutnya, sekaligus memperkuat program pemeriksaan TBC yang disiapkan Kementerian Kesehatan. Pemeriksaan melalui CKG khusus TBC akan dilakukan di 53.335 lokasi di seluruh Indonesia.

“Untuk Sulawesi Tengah, pemeriksaan tersebut disiapkan di 508 lokasi dan menambah 16 alat X-ray untuk memperluas jangkauan pemeriksaan TBC,” ujarnya.(nas)

Tags: FauzanpenyakitSultengTBCWamendiktisaintek

Berita Terkait.

Anak-anak
Nasional

Pembelajaran Pascabencana Flores Tetap Jalan, Sekolah Gunakan Beragam Moda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:08
Petani
Nasional

AI Mulai Menyentuh Lahan Pertanian, BRIN Dorong Smart Farming

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:46
Helikopter
Nasional

35 Pesawat Asing Dikerahkan, Kemenhub Percepat Respons Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:34
Relawan
Nasional

Ambulans Udara Prabowo Bukan Sekadar Terbang, Dokter Ingatkan Pasien Jangan “Nyasar” Lagi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:41
gempa
Nasional

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 87 Orang, 1.298 Luka-Luka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 06:06
ispa
Nasional

Kasus ISPA Naik, DPR RI Minta Pelindungan Kelompok Rentan Diperkuat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:04

BERITA POPULER

  • Dari Tengah Rig, Pertamina Drilling Kobarkan Semangat Kemerdekaan dan Jaga Energi Indonesia

    Bea Cukai Yogyakarta Awasi Pemusnahan Rokok HM Sampoerna, Pastikan Sesuai Ketentuan

    30963 shares
    Share 12385 Tweet 7741
  • Polisi Blokade Mahasiswa di Thamrin, Ini Lokasi Demo yang Diperbolehkan

    6414 shares
    Share 2566 Tweet 1604
  • Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    3291 shares
    Share 1316 Tweet 823
  • Pelajar Tewas Terlindas Truk, Pramono Anung Minta Jalan Licin Kramat Jati Diperbaiki

    2371 shares
    Share 948 Tweet 593
  • Rumah Tahan Gempa BRIN Lulus Ujian, Siap Jadi Model Rekonstruksi di Daerah Rawan Bencana

    1748 shares
    Share 699 Tweet 437
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.