• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kasus ISPA Naik, DPR RI Minta Pelindungan Kelompok Rentan Diperkuat

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:04
in Nasional
ispa

Ilustrasi - Masker. Foto: Dok INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap penanganan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita, anak-anak, dan lansia sebagai kelompok yang paling rentan.

Menurut Netty, peningkatan kasus ISPA perlu dilihat secara komprehensif karena dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari perubahan cuaca, kualitas udara, polusi, hingga mobilitas masyarakat.

BacaJuga:

Delegasi 36 Provinsi Hadir, Permabudhi: Munas Perkuat Persatuan Umat Buddha

Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Dampak Kahurtla, Kemendikdasmen Terbitkan SE Protokol Pembelajaran Darurat

“Ketika kasus ISPA meningkat, kita tidak cukup hanya meminta masyarakat berobat. Faktor lingkungan dan kualitas udara juga harus menjadi perhatian. Pelindungan kesehatan masyarakat membutuhkan pendekatan dari hulu sampai hilir,” ujar Netty dalam keterangan, Sabtu (22/8/2026).

Ia mendorong penguatan layanan kesehatan primer, khususnya Puskesmas, agar mampu melakukan deteksi dan penanganan ISPA secara cepat. Edukasi kepada masyarakat juga perlu diperkuat mengenai tanda-tanda ISPA yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, terutama pada balita.

“Jangan anggap semua batuk dan sesak sebagai keluhan ringan. Pada anak, ISPA dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Orang tua perlu mengetahui tanda bahayanya dan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika kondisi memburuk,” katanya.

Selain itu, Netty mendorong langkah preventif seperti penggunaan masker ketika kualitas udara buruk, mengurangi aktivitas di luar ruangan saat polusi tinggi, menjaga kebersihan tangan, menghindari asap rokok, serta memastikan asupan gizi dan imunisasi anak sesuai anjuran.

Ia menilai pengendalian kualitas udara juga perlu menjadi bagian dari upaya pencegahan. “Pemerintah pusat dan daerah perlu memperkuat pemantauan kualitas udara serta mendorong pengendalian sumber polusi, terutama di kawasan dengan kepadatan kendaraan dan aktivitas industri tinggi,” katanya.

“Menjaga kesehatan pernapasan masyarakat bukan hanya tugas sektor kesehatan. Ini membutuhkan kolaborasi pemerintah, sektor lingkungan, dunia usaha, sekolah, keluarga, dan masyarakat,” imbuhnya.

Dia berharap peningkatan kasus ISPA dapat menjadi momentum untuk memperkuat sistem pencegahan dan pelayanan kesehatan. Sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan pengobatan ketika sakit, tetapi juga terlindungi dari faktor risiko yang dapat dicegah.

“Yang kita inginkan bukan sekadar menangani pasien ISPA sebanyak-banyaknya, tetapi mencegah agar masyarakat tidak jatuh sakit dan memastikan kelompok rentan mendapatkan perlindungan,” tegasnya. (nas)

Tags: DPR RIispa

Berita Terkait.

budha
Nasional

Delegasi 36 Provinsi Hadir, Permabudhi: Munas Perkuat Persatuan Umat Buddha

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:30
karhutla
Nasional

Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:02
abdul
Nasional

Dampak Kahurtla, Kemendikdasmen Terbitkan SE Protokol Pembelajaran Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:11
kalteng
Nasional

Usai dari Kalbar, Mendagri Tito Bersama Presiden Bertolak ke Kalteng Bahas Penguatan Penanganan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:02
wo
Nasional

Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:25
kpk
Nasional

Rektor Unsoed Tersangka Korupsi, JPPI: Legitimasi Moral Kampus Runtuh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.