• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional, Indonesia Kini Punya Indonesia Bullion Market Association

Dilianto Editor Dilianto
Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:06
in Ekonomi
ibma
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Satu tahun setelah peluncuran kegiatan usaha bullion (Layanan Bank Emas) oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kinerja bullion bank mendapat antusias positif dari masyarakat. satu tahun pertama Bank Emas telah membangun fondasi dan menunjukkan besarnya potensi ekosistem bullion Indonesia. Saat ini bullion bank di Indonesia telah mengelola sekitar 177 ton emas, di antaranya 153 ton emas yang dikelola oleh Pegadaian, serta 24 ton emas yang dikelola oleh BSI.

Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI tanggal 14 Agustus 2026. Presiden menilai Bank Emas Indonesia merupakan salah satu terobosan strategis yang mampu mengamankan aset nasional, memperkuat sistem keuangan, sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

BacaJuga:

Perkuat Rantai Pasok Biomassa, PLN EPI Ajak Pengusaha Daerah Kelola Sampah Jadi Barang Bernilai Ekonomis

PLN Icon Plus Tawarkan Solusi Digital dan Energi Hijau untuk Industri Hulu Migas

Kedaulatan Energi Berlanjut, Pipa WNTS-Pemping Siap Alirkan Gas Natuna ke Pembangkit Listrik

Cita-cita menjadikan industri bullion mendorong penguatan dan penetrasi ekosistem emas nasional di Indonesia semakin solid dengan komitmen dan dukungan pelaku usaha dan industri membentuk Indonesia Bullion Market Association (IBMA).

Hari ini (18/8), IBMA resmi dibentuk untuk mendorong pengembangan pasar bullion yang kredibel, efisien, dan berkelanjutan melalui kolaborasi, standardisasi, edukasi serta penguatan ekosistem industri nasional. Kehadirannya diharapkan menjadi wadah kolaborasi strategis bagi para pelaku industri dari hulu hingga hilir dalam memperkuat ekosistem pasar bulion nasional, serta mampu menjadi mitra strategis dalam pengembangan kebijakan, peningkatan standar industri, serta penguatan daya saing pasar bullion nasional di tingkat regional maupun global.

Dengan integrasi yang lebih cepat, proses hilirisasi emas akan terjadi akselerasi akselerasi produk berbasis emas akan lebih beragam, dan Indonesia dapat meningkatkan daya saingnya sebagai pusat pasar bullion di Asia Tenggara.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pembentukan IBMA menandai fase baru pengembangan industri bullion Indonesia. Setelah fondasi regulasi dan kelembagaan berhasil dibangun melalui implementasi kegiatan usaha bullion, fokus berikutnya adalah menciptakan pasar yang semakin efisien, likuid, transparan, dan terintegrasi.

“Indonesia memiliki potensi emas yang besar. Tantangan kita bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi memastikan emas tersebut dikelola di dalam negeri sehingga menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional. IBMA diharapkan menjadi katalis yang memperkuat kolaborasi industri sekaligus meningkatkan daya saing pasar bullion Indonesia,” ujar Airlangga.

IBMA terdiri atas lintas industry mulai dari hulu hingga hilir di antaranya perusahaan dengan bidang usaha pertambangan emas dan manufaktur serta pengolahan bijih menjadi emas batangan dan perak, perusahaan yang memperdagangkan emas batangan (bullion dealer); perusahaan pembiayaan & lembaga keuangan non-Bank yang memiliki izin di bidang industri bulion dan bank bulion.

IBMA akan semakin memperkuat peran bullion bank dengan hadir menjadi platform strategis yang membawa ekosistem bullion Indonesia ke tahap berikutnya dan dalam jangka panjang memperkuat posisi Indonesia di pasar bullion regional.

Saat ini yang telah bergabung di dalam IBMA adalah PT Pegadaian (Persero), Bank Syariah Indonesia (BSI), PT Hartadinata Abadi, Tbk. (HRTA) , UBS Gold, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN), Galeri 24, Brinks Solution Indonesia, ICDX Group, serta PT Central Mega Kencana (CMK yang menaungi Merek Perhiasan Mondial, Frank & co. dan The Palace Jeweler) dan PT Sentral Kreasi Kencana (SKK Jewels) serta PT Laku Emas Indonesia. Selfie Dewiyanti sebagai Ketua Umum, dan Anton Sukarna sebagai Sekretaris Jenderal.

Bagi dunia usaha, penguatan ekosistem bullion tidak hanya membuka peluang pengembangan layanan keuangan berbasis emas seperti tabungan, pembiayaan, perdagangan, dan penitipan emas, tetapi juga menciptakan pasar yang lebih dalam (deeper market) dengan likuiditas yang semakin baik. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi industri, memperkuat pembiayaan sektor riil, dan menarik partisipasi investor domestik maupun internasional.

Pemerintah Republik Indonesia memandang pengembangan pasar bullion merupakan bagian dari strategi transformasi ekonomi menuju target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029 diantaranya melalui program hilirisasi sebagaimana tertuang dalam visi Astacita. Untuk mendukung target tersebut, penguatan dilakukan secara menyeluruh melalui peningkatan kapasitas industri pengolahan emas, pengembangan jasa keuangan bullion, penyempurnaan regulasi, pemberian insentif fiskal, serta harmonisasi standar industri agar sejalan dengan praktik terbaik internasional.

Data world gold council menyebutkan produksi emas Indonesia pada tahun 2025 mencapai 104 ton yang menempatkan Indonesia berada pada peringkat 10 di dunia. World gold council juga menyoroti peningkatan investasi menjadi pendorong utama pertumbuhan permintaan emas baik dari sisi kepemilikan emas pada ETF Emas global yang memasuki tahun kedua terkuat sepanjang Sejarah maupun pembelian emas batangan dan koin meningkat hingga mencapai level tertinggi dalam 12 tahun terakhir.

Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero) sekaligus menjabat sebagai Ketua IBMA, Selfie Dewiyanti mengatakan kehadiran IBMA ditargetkan menjadi akselerator utama dalam membangun ekosistem perdagangan dan jasa bullion nasional yang transparan serta berdaya saing global. Melalui penguatan wadah ini, seluruh pelaku industri didorong untuk menciptakan pasar bullion Indonesia yang kredibel, kompetitif, dan memenuhi standar internasional. Langkah strategis tersebut diproyeksikan mampu membawa Indonesia bertransformasi dari sekadar negara produsen komoditas emas menjadi pusat perdagangan (bullion hub) terkemuka di kawasan regional, sekaligus memberikan kontribusi signifikan bagi perluasan investasi, pendalaman pasar keuangan, dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kehadiran IBMA diharapkan menjadi platform utama bagi seluruh pelaku industri untuk membangun pasar bullion Indonesia yang kredibel, kompetitif, dan berstandar internasional. Dengan ekosistem yang semakin kuat, Indonesia tidak hanya akan menjadi negara penghasil emas, tetapi juga berkembang sebagai pusat perdagangan dan jasa bullion di kawasan yang mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap investasi, pendalaman pasar keuangan, dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Selfie.

Melalui penguatan ekosistem bullion yang terintegrasi dan berdaya saing global, seluruh anggota IBMA berkomitmen mengoptimalkan potensi emas nasional untuk mendukung stabilitas sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Pengembangan produk bullion, penguatan sinergi dengan sektor keuangan syariah, kemudahan berusaha, serta peningkatan literasi masyarakat akan terus didorong guna memperluas basis investor sekaligus meningkatkan pemanfaatan emas dalam sistem keuangan nasional.

Pembentukan IBMA sekaligus menandai keseriusan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengidentifikasi peluang, menjawab tantangan, dan memperkuat arah kebijakan yang diperlukan dalam membangun rantai nilai emas nasional dari hulu hingga hilir. Melalui kolaborasi tersebut, Indonesia diharapkan mampu mengembangkan inovasi produk keuangan dan perdagangan berbasis emas yang inklusif, transparan, dan berkelanjutan, sehingga potensi emas nasional tidak hanya menjadi aset komoditas, tetapi juga menjadi salah satu penggerak hilirisasi, penguatan sistem keuangan, dan pertumbuhan ekonomi nasional. (adv)

Tags: IBMAIndonesia Bullion Market AssociationPasar Bulion Nasional

Berita Terkait.

Perkuat Rantai Pasok Biomassa, PLN EPI Ajak Pengusaha Daerah Kelola Sampah Jadi Barang Bernilai Ekonomis
Ekonomi

Perkuat Rantai Pasok Biomassa, PLN EPI Ajak Pengusaha Daerah Kelola Sampah Jadi Barang Bernilai Ekonomis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:06
PLN Icon Plus Tawarkan Solusi Digital dan Energi Hijau untuk Industri Hulu Migas
Ekonomi

PLN Icon Plus Tawarkan Solusi Digital dan Energi Hijau untuk Industri Hulu Migas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:01
Pekerja PLN
Ekonomi

Kedaulatan Energi Berlanjut, Pipa WNTS-Pemping Siap Alirkan Gas Natuna ke Pembangkit Listrik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:07
PLN Icon Plus Tawarkan Solusi Digital dan Energi Hijau untuk Industri Hulu Migas
Ekonomi

Cetak Wirausaha Muda Produktif, Kementerian UMKM Akselerasi Target Rasio Kewirausahaan Nasional

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:07
Langkah Strategis TLKM, Tunjuk Pejabat Baru Audit Internal demi Keterbukaan Informasi
Ekonomi

Langkah Strategis TLKM, Tunjuk Pejabat Baru Audit Internal demi Keterbukaan Informasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:37
Farida Farichah
Ekonomi

Farida Ajak KNPI Menjadi Penggerak KDKMP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:06

OLAHRAGA

Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid
Olahraga

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Editor Ali Rachman
Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

INDOPOSCO.ID - Perjalanan menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 ternyata tidak dimulai saat mesin motor menderu di Pertamina Mandalika...

SelengkapnyaDetails
novendra

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2714 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    980 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.