• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Upah Pengupas Bawang di Pidato Prabowo Dipersoalkan, Said Didu Soroti Proses Penyampaian Informasi

budi Editor budi
Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:41
in Politik
wo

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026)/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI kembali menjadi perbincangan. Kali ini, sorotan tertuju pada satu bagian ketika Prabowo memperkenalkan seorang warga penerima bantuan pemerintah, namun pekerjaan dan besaran upah yang disebutkan dalam pidato ternyata menuai koreksi.

Dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR/MPR RI, Jumat (14/8/2026), Prabowo memperkenalkan seorang perempuan bernama Susana dari Kabupaten Bogor. Ia disebut sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako yang mengalami peningkatan kondisi ekonomi.

BacaJuga:

Bedah Buku Tata Kelola Pemilu, KPU Jakarta Perkuat Literasi dan Integritas Penyelenggaraan Pemilu

Pilkada Tanpa Wakil, Akankah Politik ‘Bagi-Bagi Peran’ Berakhir?

Gerindra Puncaki Elektabilitas, PDIP dan Golkar Terus Membuntuti

Saat memperkenalkan Susana kepada hadirin, Prabowo menyebut perempuan tersebut bekerja sebagai buruh harian yang mengupas bawang. Tak hanya soal pekerjaan, angka upah yang disebutkan Prabowo juga menjadi perhatian karena mencapai Rp700 ribu untuk setiap kilogram (kg) bawang yang dikupasnya.

“Hari ini hadir bersama kita Ibu Susana dari Kabupaten Bogor. Dia bekerja sebagai buruh harian. Buruh harian mengupas bawang dengan upah Rp700 ribu per kilogram,” kata Prabowo.

Pernyataan itu kemudian mendapat sorotan dari eks Sekretaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu. Ia menilai terdapat kekeliruan pada informasi yang disampaikan karena Susana diketahui bukan bekerja sebagai pengupas bawang, melainkan menjahit kain perca.

Persoalan lain muncul pada angka upah. Berdasarkan informasi yang disorot Said Didu, Susana disebut menerima upah Rp700 per kg, bukan Rp700 ribu seperti yang disampaikan dalam pidato Presiden. Perbedaan angka tersebut membuat informasi yang tersampaikan ke publik menjadi sangat jauh berbeda.

Said Didu kemudian membawa persoalan tersebut ke media sosial. Melalui akun X pribadinya, ia menyoroti kesalahan penyebutan data tersebut dan mempertanyakan bagaimana informasi yang keliru itu bisa sampai masuk ke dalam pidato kenegaraan Presiden.

“Pidato Kenegaraan Presiden @prabowo tanggal 14 Agustus 2026, seakan terhapus dari satu kalimat gaji pengupas bawang Rp700.000 per kilogram,” kata Said Didu di akun X pribadinya, dikutip pada Selasa (18/8/2026).

Bagi Said Didu, persoalan tersebut tidak berhenti pada kemungkinan Presiden mengalami keseleo lidah ketika menyampaikan pidato. Ia justru menyoroti proses penyampaian informasi kepada Presiden sebelum data tersebut dibacakan di hadapan publik.

“Kita sangat menyayangkan bahwa Bapak Presiden @prabowo saat ini sering sekali salah menyampaikan data yang diakui sebagai masukan dari bawahan,” jelas Said Didu.

Said Didu kemudian mengajukan dua kemungkinan yang menurutnya dapat menjelaskan munculnya kekeliruan tersebut. Pertama, kesalahan bisa berasal dari informasi yang diberikan kepada Presiden. Kedua, kekeliruan dapat terjadi saat Presiden menyampaikan data tersebut secara langsung.

“Penyebabnya, bisa karena kesalahan masukan atau keseleo lidah (slip of tounge). Ke depan hal seperti ini harus dikurangi bahkan dihilangkan,” ungkapnya.

Meski demikian, Said mengingatkan agar perdebatan publik tidak hanya berhenti pada salah atau benarnya penyebutan pekerjaan dan nominal upah Susana. Menurutnya, ada persoalan yang lebih mendasar, yakni pentingnya memastikan setiap data yang dibawa ke ruang publik melalui pidato Presiden telah melalui proses verifikasi yang ketat.

Sebelumnya, Said Didu juga melontarkan kritik lebih keras terhadap kelompok yang ia sebut sebagai “Geng SOP”, yang merupakan kepanjangan dari Solo, Oligarki, dan Parcok. Ia menilai kelompok tersebut telah terlalu jauh dalam memengaruhi pemerintahan Prabowo Subianto.

“Faksi Geng SOP dalam pemerintahan @prabowo sudah keterlaluan. Menyelundupkan pengupas bawang dan data palsu ke dalam pidato Presiden. Kalau di China atau Korsel, orang seperti itu langsung dihukum mati,” tulisnya di akun X pribadinya.

Sorotan atas pernyataan tersebut kini tidak hanya berkutat pada angka Rp700 dan Rp700 ribu. Lebih jauh, kekeliruan itu memunculkan pertanyaan mengenai akurasi data yang menjadi bahan pidato Presiden serta mekanisme pengecekan informasi sebelum disampaikan dalam forum kenegaraan yang menjadi perhatian luas masyarakat. (her)

Tags: Penyampaian InformasiPidato PrabowoSaid DiduUpah Pengupas Bawang

Berita Terkait.

KPU DKI Jakarta
Politik

Bedah Buku Tata Kelola Pemilu, KPU Jakarta Perkuat Literasi dan Integritas Penyelenggaraan Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:36
Surat-Suara
Politik

Pilkada Tanpa Wakil, Akankah Politik ‘Bagi-Bagi Peran’ Berakhir?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:43
Gerindra
Politik

Gerindra Puncaki Elektabilitas, PDIP dan Golkar Terus Membuntuti

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:05
Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan
Politik

Ekonomi Syariah Dinilai Masih ‘Main di Lapangan Ping-pong’, PKS Siapkan Terobosan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:16
Mengakhiri “Pecah Kongsi” Pimpinan Daerah, Pakar: Sebaiknya Pilkada Tidak Pilih Wakil
Politik

Mengakhiri “Pecah Kongsi” Pimpinan Daerah, Pakar: Sebaiknya Pilkada Tidak Pilih Wakil

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:31
Usai Dipanggil Ditjen Pajak, Hensa Buka Fakta di Balik Siniar Bareng Ferry Latuhihin
Politik

Usai Dipanggil Ditjen Pajak, Hensa Buka Fakta di Balik Siniar Bareng Ferry Latuhihin

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:15

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    2885 shares
    Share 1154 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3857 shares
    Share 1543 Tweet 964
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    878 shares
    Share 351 Tweet 220
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.