• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Menuju Berkeadilan dan Transparansi, APKASINDO Luncurkan hargasawitindonesia.id

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:30
in Ekonomi
Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP APKASINDO) meluncurkan hargasawitindonesia.id. Foto : Ist

Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP APKASINDO) meluncurkan hargasawitindonesia.id. Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Selama puluhan tahun, jutaan petani kelapa sawit swadaya menghadapi persoalan terbatasnya akses terhadap informasi harga tandan buah segar (TBS) dan crude palm oil (CPO). Kesenjangan informasi membuat posisi tawar petani lemah, sementara disparitas harga antardaerah maupun antara petani swadaya dan plasma sulit dipantau secara terbuka.

Berangkat dari persoalan tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (DPP APKASINDO) meluncurkan hargasawitindonesia.id, platform digital yang dirancang untuk menghadirkan transparansi data harga sekaligus memperkuat posisi tawar petani dalam rantai pasok sawit nasional.

BacaJuga:

Integrasikan Padi dan Ikan, Program PHKT Raih Gold CSR & PDB Awards 2026

Pertamina NRE Bantu Perbaikan Sanitasi SD Negeri Alak di Kupang

PHR Perkuat Transformasi Digital di Hulu Migas dengan Teknologi AI

Kegiatan yang didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) tersebut dilaksanakan di Hotel 101 Urban, Jakarta, awal Agustus lalu, dengan tema “Transparansi Data Harga Sawit untuk Petani Maju dan Industri Berkelanjutan.”

Ke depan, APKASINDO berharap platform tersebut tidak berhenti sebagai inovasi organisasi petani. Dukungan pemerintah, termasuk Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, diharapkan dapat mendorong pengembangannya sebagai bagian dari program sarana dan prasarana pengembangan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Dashboard tersebut menyajikan informasi harga TBS petani, harga CPO nasional dan internasional, perbandingan harga petani swadaya dan plasma, analisis disparitas harga antardaerah, hingga proyeksi pergerakan harga. Dengan format berbasis web, informasi diharapkan mudah diakses dan dipahami petani.

Ketua Umum DPP APKASINDO, Dr. Ir. Gulat Medali Emas Manurung, mengatakan keterbukaan informasi merupakan prasyarat penting untuk mewujudkan keadilan harga bagi petani. Menurutnya, sekitar 42 persen kebun sawit Indonesia dikelola petani sehingga akses terhadap informasi harga menjadi faktor strategis dalam meningkatkan kesejahteraan.

“Kalau semua pelaku memiliki informasi yang sama mengenai harga CPO dan TBS, posisi tawar petani akan jauh lebih kuat,” kata Gulat.

Menurut dia, dashboard tidak hanya menampilkan harga CPO Indonesia, Malaysia dan Rotterdam, tetapi juga disparitas harga TBS antardaerah, perbandingan harga petani swadaya dan plasma, serta proyeksi harga.

Gulat menegaskan, keterbukaan data bukan untuk mempertentangkan petani dengan industri, melainkan menciptakan ekosistem yang lebih sehat karena seluruh pihak memiliki referensi informasi yang sama.

Ia juga menilai manfaat program biodiesel B50 belum sepenuhnya tercermin pada harga yang diterima petani. Karena itu, dashboard diharapkan membantu mengidentifikasi penyebab disparitas harga sekaligus menjadi bahan penyusunan kebijakan yang lebih berpihak kepada pekebun.

Sebelum diluncurkan secara resmi, platform tersebut disebut telah mencatat sekitar lima juta kunjungan dalam waktu kurang dari satu bulan sejak diperkenalkan.

Dukungan juga datang dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. Ketua Kelompok Pemasaran Hasil Ditjen Perkebunan, Elvyrisma Nainggolan, yang mewakili Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, menyebut digitalisasi informasi harga sebagai langkah positif yang sejalan dengan transformasi sektor perkebunan.

Menurut Elvyrisma, sebagian data harga pemerintah masih dikelola secara manual. Kehadiran dashboard digital dapat mempercepat penyebaran informasi sekaligus memperluas partisipasi petani swadaya.

Ke depan, platform tersebut berpotensi dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai sumber data, seperti KPBN, ICDX, dan referensi internasional.

“Kita semua berharap semakin banyak organisasi petani yang ikut berkontribusi mengirimkan data sehingga gambaran harga di lapangan menjadi lebih akurat,” ujarnya.

Dilengkapi Analisis dan Proyeksi

Tim IT DPP APKASINDO menjelaskan bahwa aplikasi dirancang dari perspektif petani agar mudah digunakan. Selain harga TBS dan CPO, dashboard dilengkapi grafik tren, analisis disparitas harga, kalkulator, serta proyeksi berbasis machine learning untuk membantu petani membaca arah pasar.

Aspek keamanan juga diperkuat melalui sistem hardening untuk menghadapi potensi ancaman siber. Gulat mengungkapkan, sempat ada pihak yang meminta aplikasi tersebut dihentikan dengan imbalan uang, namun permintaan itu ditolak.

Dalam diskusi peluncuran, muncul pertanyaan mengenai kemungkinan perbedaan harga dalam aplikasi dengan harga pembelian di pabrik kelapa sawit (PKS). Gulat mengatakan APKASINDO telah menyiapkan fitur pelaporan agar petani dapat melaporkan perbedaan harga yang signifikan.

Informasi tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus memperkuat pengawasan tata niaga TBS di lapangan.

Peluncuran hargasawitindonesia.id juga dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pusat Riset Teknologi Proses Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN dan DPP APKASINDO tentang “Riset Pengembangan Usaha Dupa dan Aroma Terapi Berbasis Biomassa Sawit dan Kemenyan.”

Kegiatan dihadiri pejabat BPDP, perwakilan asosiasi pengusaha dan petani sawit, mahasiswa, serta media.

Bagi APKASINDO, hargasawitindonesia.id bukan sekadar papan informasi harga, melainkan upaya membangun pusat data dan analisis sawit yang dapat dimanfaatkan petani, akademisi, peneliti, industri dan pemerintah.

Dengan informasi yang lebih terbuka, petani diharapkan memiliki referensi yang lebih kuat dalam menentukan keputusan usaha dan memperjuangkan harga yang lebih adil.

Pada akhirnya, digitalisasi harga bukan sekadar persoalan teknologi. Kehadiran platform tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun tata niaga sawit yang lebih transparan, memperkuat posisi tawar petani, sekaligus menciptakan hubungan yang lebih sehat antara pekebun, industri dan pemerintah. (ibs)

Tags: kelapapertaniansawit

Berita Terkait.

foto
Ekonomi

Integrasikan Padi dan Ikan, Program PHKT Raih Gold CSR & PDB Awards 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:11
john
Ekonomi

Pertamina NRE Bantu Perbaikan Sanitasi SD Negeri Alak di Kupang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:48
phr
Ekonomi

PHR Perkuat Transformasi Digital di Hulu Migas dengan Teknologi AI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:19
pln
Ekonomi

26 Tahun PLN Icon Plus, Terus Bergerak dan Berikan Dampak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:25
menkop
Ekonomi

Bantu Ekonomi Lokal Toba, Menkop Sepakati Percepatan Operasional KDKMP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:20
PHE ONWJ
Ekonomi

Menengok Operasi PHE di Lepas Pantai ONWJ, DPR Bicara Target Produksi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:06

OLAHRAGA

novendra
Olahraga

Novendra Priasmoro Berjaya, Percasi DKI Siapkan Skuad Terbaik untuk Kejurnas 2026

Editor Dilianto
Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:13

INDOPOSCO.ID – Papan catur menjadi panggung persaingan sekaligus tempat Percasi DKI Jakarta memetakan kekuatan menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur ke-51....

SelengkapnyaDetails
PB FORKI

GGK Indonesia Diperkuat, PB FORKI Siapkan Program Bela Diri untuk Perempuan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:35
elkan

Elkan Baggott Usai Indonesia Juara: Kami adalah Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:07
timnas

Soal Bonus Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kata Prabowo

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:06
John Herdman Ungkap Alasan Pilih para Bek Jadi Eksekutor Penalti Timnas Indonesia

John Herdman Ungkap Alasan Pilih para Bek Jadi Eksekutor Penalti Timnas Indonesia

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:21

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2713 shares
    Share 1085 Tweet 678
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1209 shares
    Share 484 Tweet 302
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    971 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    861 shares
    Share 344 Tweet 215
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.