INDOPOSCO.ID – PLN Nusantara Power (PLN NP) mengerahkan 6.018 personel untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Masa siaga berlangsung pada 16-18 Agustus 2026 di seluruh unit pembangkit PLN NP yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Hingga penutupan masa siaga pada Selasa (18/8), PLN Nusantara Power memastikan pasokan listrik dari seluruh unit pembangkit dalam kondisi lancar. Langkah tersebut dilakukan agar rangkaian perayaan kemerdekaan, termasuk agenda kenegaraan, dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan didukung pasokan listrik yang andal.
Untuk mendukung pengamanan sistem kelistrikan, PLN NP menyiagakan daya mampu pasok dengan total kapasitas mencapai 16.202 megawatt (MW). Kesiapan tersebut mencakup 573 unit mesin pembangkit yang berada di berbagai wilayah Indonesia.
Sebanyak 6.018 personel yang disiagakan terdiri atas karyawan PLN Nusantara Power, tenaga alih daya, mitra kerja, serta unsur pengamanan. PLN NP juga memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, dan masyarakat di sekitar unit pembangkit guna memastikan keamanan aset sekaligus menjaga kontinuitas operasional pembangkit.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah mengatakan, seluruh unit pembangkit telah dipersiapkan untuk menghadapi kebutuhan listrik selama momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kesiapan tersebut mencakup pembangkit yang tersebar mulai dari Aceh hingga wilayah Indonesia Timur.
“Kami berkomitmen untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil sehingga seluruh Indonesia dapat merayakan HUT RI ke-81 dengan penuh semangat. Sejumlah 125 posko siaga juga telah kami dirikan dalam mengamankan kebutuhan listrik dalam rangka Hari Kemerdekaan RI ini,” ujar Ruly.
Sejumlah pembangkit strategis turut menjadi bagian dari kesiapan tersebut, di antaranya PLTMG Arun di Lhokseumawe, PLTU Teluk Balikpapan, PLTU Pulang Pisau di Kalimantan, hingga PLTU Tidore di Indonesia Timur.
Selama masa siaga, PLN NP juga meningkatkan patroli, melakukan pemeliharaan preventif, serta menerapkan tindakan prediktif di seluruh unit pembangkit. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan sekaligus memastikan setiap peralatan pembangkit berada dalam kondisi optimal.
“PLN Nusantara Power telah siap siaga di seluruh unit pembangkit yang tersebar dari Aceh hingga Tidore. Kami memastikan pasokan listrik yang stabil dan andal di seluruh Indonesia, agar perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-81 dapat berlangsung dengan semangat dan terang benderang,” kata Ruly.
Salah satu unit strategis yang turut mendukung keandalan sistem kelistrikan selama momentum kemerdekaan adalah PLN NP UP Muara Karang. Pembangkit berbahan bakar gas yang berlokasi di Pluit, Jakarta, tersebut memiliki kapasitas 2.177 MW dan memasok sekitar 18,4 persen kebutuhan listrik di wilayah DKI Jakarta dan Banten.
Selain menopang kebutuhan listrik masyarakat, UP Muara Karang juga berperan dalam mendukung pasokan listrik untuk area VVIP nasional, termasuk kebutuhan kelistrikan dalam pelaksanaan Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026.
Tak hanya mengandalkan kesiapan personel dan peralatan, PLN Nusantara Power juga memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat pemantauan operasional. Salah satunya melalui Nusantara InnoVision Center (NIC), pusat visualisasi informasi terintegrasi yang memungkinkan pemantauan data secara real-time.
NIC mengintegrasikan berbagai informasi mulai dari operasional unit pembangkit, perkembangan proyek, hingga kinerja perusahaan. Sistem tersebut juga didukung teknologi kecerdasan buatan, big data analysis, dashboard terintegrasi, serta penguatan cyber security.
Pemanfaatan teknologi tersebut memungkinkan PLN NP mempercepat proses pemantauan dan pengambilan keputusan strategis. Dengan demikian, potensi gangguan dapat diantisipasi lebih dini dan langkah penanganan dapat dilakukan secara cepat untuk menjaga keandalan pembangkit.
Melalui kesiapan personel, pengamanan aset, pemeliharaan pembangkit, serta pemanfaatan teknologi digital, PLN Nusantara Power memastikan peran sebagai salah satu garda terdepan keandalan sistem kelistrikan nasional tetap terjaga selama momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (rmn)























