INDOPOSCO.ID – PT Energi Mega Persada Tbk (EMP) mencatat kinerja keuangan positif sepanjang semester I 2026. Perseroan membukukan pertumbuhan pada sejumlah indikator utama, ditopang kontribusi berkelanjutan dari portofolio aset yang telah berproduksi serta peningkatan pendapatan.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan periode semester I 2026, EMP mencatat Penjualan Bersih tumbuh 19 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan juga tercermin pada EBITDA yang meningkat 25 persen yoy, sementara Laba Bersih Perseroan naik 27 persen yoy.
Kinerja tersebut menunjukkan penguatan fundamental keuangan EMP di tengah dinamika industri energi. Secara keseluruhan, Perseroan menilai kinerja semester pertama 2026 berjalan dengan baik.
Chief Executive Officer (CEO) sekaligus Presiden Direktur EMP, Syailendra S. Bakrie, mengatakan peningkatan kinerja tersebut didukung kontribusi berkelanjutan dari aset-aset yang telah berproduksi serta pertumbuhan pendapatan Perseroan.
“EMP membukukan kinerja keuangan yang solid pada semester pertama 2026, didukung oleh kontribusi yang berkelanjutan dari portofolio aset yang telah berproduksi serta peningkatan pendapatan Perseroan,” ujar Syailendra dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).
Memasuki periode berikutnya, EMP akan mempertahankan fokus pada optimalisasi aset yang telah berproduksi. Perseroan juga akan melanjutkan berbagai inisiatif pertumbuhan dengan tetap menjaga disiplin dalam pelaksanaan kegiatan operasional.
Menurut Syailendra, strategi tersebut menjadi bagian dari upaya Perseroan untuk menjaga momentum pertumbuhan sekaligus membangun kinerja jangka panjang yang berkelanjutan.
“Di masa mendatang, kami akan tetap fokus untuk mengoptimalkan aset yang sudah ada, melanjutkan berbagai inisiatif pertumbuhan, serta menjaga disiplin dalam pelaksanaan di lapangan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Chief Financial Officer (CFO) sekaligus Wakil Presiden Direktur EMP, Edoardus Ardianto, menegaskan Perseroan terus menerapkan pendekatan yang prudent dalam mengelola sumber daya keuangan maupun kebutuhan pendanaan.
Menurut dia, pengelolaan keuangan dilakukan dengan tetap memperhatikan kebutuhan untuk mendukung kegiatan usaha sekaligus menjaga fleksibilitas keuangan Perseroan.
“EMP terus menerapkan pendekatan yang prudent dalam mengelola sumber daya keuangan dan kebutuhan pendanaan Perseroan. Kami tetap fokus dalam mendukung kegiatan usaha Perseroan, dengan tetap menjaga fleksibilitas keuangan dan pengelolaan keuangan yang efektif,” ungkap Edoardus.
Dengan pertumbuhan Penjualan Bersih, Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA), dan Laba Bersih pada semester I 2026, EMP menargetkan dapat mempertahankan kinerja positif melalui optimalisasi aset, pengembangan peluang pertumbuhan, serta penerapan disiplin operasional dan pengelolaan keuangan.
Kinerja tersebut menjadi modal bagi Perseroan untuk melanjutkan agenda pertumbuhan di tengah dinamika industri energi, sekaligus memperkuat keberlanjutan bisnis EMP dalam jangka panjang. (rmn)























