• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Rupiah di Jalur Penguatan, Dua Agenda Besar Jadi Penentu Langkah Berikutnya

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:21
in Ekonomi
rupiah

Ilustrasi petugas menghitung uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta akhir April 2024 lalu/Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nilai tukar rupiah diproyeksikan masih memiliki ruang penguatan terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa (18/8/2026), setelah sehari sebelumnya berhasil ditutup menguat 29 poin ke level Rp17.798 per dolar AS. Optimisme tersebut muncul di tengah kombinasi sentimen global dan domestik yang masih menjadi perhatian pelaku pasar.

Analis mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai arah pergerakan rupiah hari ini akan dibentuk oleh sejumlah faktor eksternal maupun dalam negeri yang sedang berkembang. Menurutnya, volatilitas tetap berpotensi terjadi sepanjang sesi perdagangan.

BacaJuga:

OMODA & JAECOO Siapkan Inovasi Desain dan Teknologi Cerdas di International User Summit 2026

Pertamina Salurkan 45 Alat Tenun untuk Pulihkan Ekonomi Perajin Desa Adat Sade

Bank DKI Resmi Berganti Nama Jadi Bank Jakarta, Modal Dasar Melonjak hingga Rp26 Triliun

“Untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.750 – Rp17.800,” ujar Ibrahim dalam keterangan yang diterima wartawan, Selasa (18/8/2026).

Dari pasar global, fokus investor tertuju pada sejumlah indikator ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan tanda-tanda perlambatan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi langkah kebijakan moneter bank sentral AS dalam beberapa bulan mendatang.

Ibrahim menjelaskan, kepercayaan konsumen di AS tercatat melemah untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir. Di saat yang sama, data penjualan ritel juga mengalami penurunan bulanan terdalam dalam lebih dari setahun, memperkuat sinyal perlambatan aktivitas ekonomi Negeri Paman Sam.

Melemahnya sejumlah data ekonomi tersebut dinilai mengurangi tekanan bagi Federal Reserve untuk kembali mengambil langkah pengetatan yang lebih agresif. Situasi ini turut mendorong minat investor terhadap berbagai instrumen yang sensitif terhadap pergerakan suku bunga, termasuk aset safe haven seperti emas.

“Para investor akan mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai pandangan para pembuat kebijakan pada hari Rabu, saat risalah rapat The Fed bulan Juli dijadwalkan untuk dirilis,” terang Ibrahim.

Sementara dari dalam negeri, aktivitas pasar keuangan masih belum sepenuhnya berjalan normal karena libur peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Meski demikian, upaya menjaga kestabilan nilai tukar tetap dilakukan melalui langkah intervensi yang dijalankan Bank Indonesia (BI) di pasar internasional.

Bank sentral, kata Ibrahim, tetap aktif melakukan intervensi melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) guna meredam gejolak dan menjaga pergerakan rupiah tetap berada dalam jalur yang terkendali di tengah minimnya aktivitas pasar domestik.

Perhatian investor pada pekan ini juga mengarah ke rapat dewan gubernur BI yang akan mengumumkan keputusan suku bunga acuan pada Rabu (19/8/2026). Keputusan tersebut dinilai penting karena akan menjadi penentu arah kebijakan moneter sekaligus cerminan strategi menjaga keseimbangan antara stabilitas nilai tukar dan pertumbuhan ekonomi.

“Ekonom memperkirakan BI akan kembali mempertahankan suku bunga di level 5,75 persen. Ini akan menjadi keputusan kebijakan moneter perdana BI di bawah kepemimpinan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI,” tambahnya. (her)

Tags: dolarekonomirupiah

Berita Terkait.

Jaecoo
Ekonomi

OMODA & JAECOO Siapkan Inovasi Desain dan Teknologi Cerdas di International User Summit 2026

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:03
Pelatihan
Ekonomi

Pertamina Salurkan 45 Alat Tenun untuk Pulihkan Ekonomi Perajin Desa Adat Sade

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:20
Pramono
Ekonomi

Bank DKI Resmi Berganti Nama Jadi Bank Jakarta, Modal Dasar Melonjak hingga Rp26 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:58
bca
Ekonomi

BCA dan BI Kepri Edukasi Pedagang Pasar Batam Gunakan QRIS

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:16
pertamina
Ekonomi

Peserta dari 4 Negara Belajar Drilling di IDTC Pertamina Drilling

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:14
bank sampah
Ekonomi

Dukung Pariwisata Berkelanjutan, Pertamina Perkuat Bank Sampah di Kawasan Kuta Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:52

OLAHRAGA

Hadi-Tj
Olahraga

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Editor Juni Armanto
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48

INDOPOSCO.ID - Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Hadi Tjahjanto menyebut negara-negara di Eropa sebagai pesaing terberat kontingen karate...

SelengkapnyaDetails
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07
bri

Jelang MotoGP Mandalika, BRI Latih 500 Volunteer Kelola Sampah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:19
Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid

Sentuhan Magis Pertamina di Bandara Lombok: Antarkan Semarak MotoGP Langsung Saat Mendarat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:23

BERITA POPULER

  • Todotua

    Asian Games 2026 Ditutup Manis, Kontingen Indonesia Bawa Pulang 39 Medali dan Catat Hasil Optimal

    2715 shares
    Share 1086 Tweet 679
  • Cetak 5 Gol ke Gawang Bangladesh, Mitchell Baker Samai Rekor Iswadi Idris

    1212 shares
    Share 485 Tweet 303
  • Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Firli Bahuri Raih Doktor, Tawarkan Model Baru Penyelesaian Konflik Sosial

    977 shares
    Share 391 Tweet 244
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.