INDOPOSCO.ID – Bea Cukai terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menembus pasar ekspor melalui kegiatan Klinik Ekspor dan business matching. Melalui kegiatan tersebut, Bea Cukai tidak hanya memberikan pendampingan terkait prosedur ekspor dan kepabeanan, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi UMKM dalam mengidentifikasi peluang pasar, memperkuat daya saing produk, serta mengembangkan strategi bisnis yang berorientasi global.
Untuk mendorong UMKM menembus pasar internasional, Bea Cukai Malang kembali melaksanakan kegiatan Klinik Ekspor melalui asistensi ke dua UMKM binaan, yaitu CV Sahabat Pangan dan PT Fairuziba di Kota Malang pada Rabu (5/7/2026). Kegiatan ini dipimpin oleh Pemeriksa Bea Cukai Pertama, Agnita Adityawardani, beserta Tim Klinik Ekspor Bea Cukai Malang sebagai bagian dari pendampingan berkelanjutan kepada pelaku usaha berorientasi ekspor.
“Dengan sinergi yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak UMKM di wilayah Malang Raya yang mampu memperluas pasar ekspor dan berkontribusi terhadap peningkatan kinerja ekspor nasional,” ujar Agnita.
Komitmen serupa juga ditunjukkan oleh Kanwil Bea Cukai Banten melalui kegiatan business matching yang diselenggarakan pada Rabu (29/7/2026) di Kantor Pusat Bea Cukai. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama Bea Cukai dengan House of Indonesia (HOI) T/A Seruni Internasional untuk mempertemukan UMKM binaan Bea Cukai dengaan calon pembeli dari Inggris dan Irlandia.
Business Matching kali ini berfokus pada promosi produk makanan dan minuman, sekaligus membuka peluang ekspor melalui proses kurasi dan penjajakan kerja sama dengan buyer internasional.
House of Indonesia (HOI) T/A Seruni Internasional, Ltd. merupakan importir produk Indonesia yang telah memasarkan berbagai produk tanah air di Irlandia dan Inggris sejak 2002. Dalam Business Matching ini, pihak HOI melakukan sesi tanya jawab, penilaian, dan kurasi secara langsung terhadap setiap UMKM peserta untuk menilai kesiapan produk dan potensi kerja sama ekspor.
Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Banten, F. Qittory Iwari, mengatakan bahwa melalui pertemuan langsung ini, para pelaku usaha memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan produknya sekaligus memahami kebutuhan pasar internasional.
“Partisipasi empat UMKM binaan (Kanwil Bea Cukai Banten) dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Bea Cukai Banten dalam mendukung pengembangan UMKM berorientasi ekspor”, jelas Qittory.
Pemilik CV Saripati Laer, Turidjo Hadi, selaku salah satu UMKM binaan Kanwil Bea Cukai Banten menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai, khususnya Kanwil Bea Cukai Banten, atas pendampingan dan kesempatan yang diberikan kepada usahanya untuk mengikuti business matching tersebut.
“Terima kasih telah memberikan kesempatan kepada kami untuk berpartisipasi dalam kegiatan berskala internasional ini. Kami berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pasar produk kami dan meningkatkan daya saing produk lokal di kancah global,” ujar Turidjo.
Melalui pendampingan dan fasilitasi akses pasar internasional, Bea Cukai terus berupaya membantu pelaku usaha lokal meningkatkan daya saing produknya sekaligus memperluas jangkauan pasar di tingkat global. (ipo)





















