INDOPOSCO.ID – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI kembali mencatatkan prestasi dalam pengelolaan keuangan negara. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan BNPP Tahun 2025, sekaligus memperpanjang catatan WTP menjadi 12 kali berturut-turut.
Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI tersebut berlangsung di Gedung Tower BPK, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026).
LHP diserahkan Sekretaris BNPP RI Makhruzi Rahman kepada tim pemeriksa BPK RI yang dipimpin Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V (Dirjen PKN V) Widhi Widayat.
Makhruzi menyebut hasil pemeriksaan BPK RI menjadi momentum penting bagi BNPP untuk mengevaluasi pengelolaan anggaran sekaligus pelaksanaan berbagai program dalam pengelolaan kawasan perbatasan negara.
“Laporan Hasil Pemeriksaan ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen evaluasi yang penting bagi BNPP untuk melihat efektivitas pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program pengelolaan kawasan perbatasan negara,” ujar Makhruzi.
Menurutnya, capaian WTP tidak semestinya hanya dipandang sebagai penghargaan atas kepatuhan administratif. Opini tersebut merupakan pernyataan profesional BPK RI mengenai kewajaran penyajian laporan keuangan berdasarkan hasil pemeriksaan.
Karena itu, Makhruzi menegaskan, WTP bukan satu-satunya indikator keberhasilan tata kelola keuangan di lingkungan BNPP.
“Opini WTP harus kita maknai sebagai bagian dari proses evaluasi dan perbaikan tata kelola, bukan sebagai akhir dari upaya meningkatkan akuntabilitas dan kepatuhan dalam pengelolaan keuangan negara,” katanya.
Makhruzi menambahkan, hasil pemeriksaan BPK RI akan menjadi salah satu bahan evaluasi BNPP untuk terus memperkuat akuntabilitas, transparansi, serta kepatuhan dalam pengelolaan keuangan negara.
Penguatan tata kelola tersebut dinilai penting agar setiap anggaran yang dikelola dapat mendukung pelaksanaan program secara efektif, khususnya dalam pembangunan dan pengelolaan kawasan perbatasan negara.
Dengan diraihnya WTP untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut, BNPP RI menegaskan komitmen untuk mempertahankan kualitas pengelolaan keuangan sekaligus terus melakukan perbaikan agar pelaksanaan program di kawasan perbatasan semakin efektif, transparan, dan akuntabel.(rmn)




















