INDOPOSCO.ID – Gedung SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan, terbengkalai dalam kondisi rusak selama dua tahun terakhir. Lambannya perbaikan fasilitas sekolah itu dipicu oleh terhambatnya anggaran.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan Santoso enggan merinci kendala perbaikan tersebut dan hanya menekankan pentingnya mengikuti mekanisme yang berlaku.
“Kalau sistem penganggaran kan memang seperti itu kan? Ada mekanisme yang memang harus dilalui gitu,” kata Santoso di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Ia menyatakan, bahwa pemugaran bangunan itu telah masuk skala prioritas, namun pelaksanaannya masih harus menunggu waktu.
“Betul, sudah masuk (prioritas). Cuman memang pelaksanaannya saja masih, sudah masuk prioritas, betul,” ujar Santoso.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perbaikan bangunan sekolah itu tidak bisa langsung karena harus melalui mekanisme
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perbaikan bangunan sekolah itu tidak bisa langsung dieksekusi karena harus melalui mekanisme birokrasi dan tahapan administrasi yang berlaku.
“Yang jelas apa namanya kan, pola penganggaran tidak ujug-ujug gitu kan. Nggak kayak kita pakai uang pribadi yang langsung bisa digunakan gitu,” klaimnya.
Meski renovasinya sudah terkatung-katung, Pemprov DKI Jakarta berjanji akan segera melakukan perbaikan. “Kan perencanaan dulu baru realisasinya di depan kan gitu kan. Yang jelas ya kami Pemprov akan segera menyelesaikan permasalahan ini,” imbuh Santoso.
Bangunan sekolah itu dilaporkan ambruk secara bertahap saat diguyur hujan deras pada 27 November 2024. Kerusakan parah melanda empat ruang kelas dan satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), atap genteng hancur dan tiang penyangga menimpa fasilitas belajar seperti meja, kursi, dan lemari. (dan)


















