• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Smart Posyandu Tembus 70 Persen, Pramono Pasang Target Baru Penurunan Stunting

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Sabtu, 12 September 2026 - 01:11
in Megapolitan
sma

Ilustrasi - Petugas Posyandu mengukur tinggi badan anak dalam kegiatan pelayanan kesehatan sebagai bagian dari pemantauan tumbuh kembang dan pencegahan stunting di Jakarta. Foto: Dok. Pemkot Jakpus

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memasang target baru dalam perang melawan stunting. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan angka stunting yang kini berada di kisaran 17 persen dapat ditekan menjadi 14 persen dalam dua tahun mendatang.

Strategi tersebut salah satunya ditempuh dengan memperkuat pos pelayanan terpadu (Posyandu) melalui pemanfaatan teknologi. Hingga kini, penerapan Smart Posyandu di Jakarta telah mencapai sekitar 70 persen.

BacaJuga:

Pramono Minta Perang Lawan Narkoba di Jakarta Tak “Anget-anget Tahi Ayam”

Pemprov DKI Manut Keputusan Pusat soal Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Menuju 5 Abad Jakarta, Warga Jadikan Ancol Gratis sebagai Kado Istimewa

Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri Pemberian Apresiasi Kader pada Jambore Kader Posyandu Bidang Kesehatan Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).

“Smart Posyandu kita sudah 70 persen. Kalau perubahan ini terus dapat dijalankan dengan baik, maka Posyandu tidak hanya mengurus kesehatan ibu dan anak, tetapi bisa menjadi lembaga menyeluruh tentang kesehatan warga,” kata Pramono.

Menurut dia, Posyandu menjadi salah satu ujung tombak pencegahan stunting karena bersentuhan langsung dengan keluarga. Pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi gizi, imunisasi hingga pendampingan keluarga dapat dilakukan melalui layanan tersebut.

Pramono meminta Dinas Kesehatan bersama para kader terus memperkuat pencegahan dan penanganan stunting di seluruh wilayah Jakarta. Kader dinilai memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Mereka tidak hanya mengingatkan warga mengenai imunisasi dan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat serta memberikan edukasi mengenai gizi.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas peran penting kader dalam membangun masyarakat Jakarta yang lebih sehat,” terangnya.

Pramono juga mengaitkan kiprah Posyandu dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di tingkat wilayah. Salah satu indikator yang ia soroti adalah berkurangnya jumlah RW kumuh di Jakarta, dari 445 menjadi 211 RW.

“Ini adalah prestasi yang luar biasa. Salah satu faktornya adalah peran Posyandu terutama untuk kesehatan anak dan ibu,” jelas Pramono.

Ia berharap Jambore Kader Posyandu tidak berhenti sebagai ajang perlombaan. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para kader untuk bertukar pengetahuan dan membawa praktik baik ke wilayah masing-masing.

“Kader kuat, posyandu aktif, tenaga kesehatan responsif, pemerintah hadir, dan masyarakat bergerak bersama. Itulah yang menjadikan Jakarta tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga sehat, tangguh, dan berkualitas manusianya,” tegasnya.

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi DKI Jakarta, Hani Pramono Anung, menambahkan bahwa penguatan kapasitas kader penting untuk menghadirkan layanan kesehatan yang semakin dekat dengan masyarakat.

“Kader tidak hanya menjadi pelaksana kegiatan, tetapi juga penggerak yang membantu keluarga membangun kebiasaan hidup sehat,” ucap Hani.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati menyebut penerapan Smart Posyandu telah mencapai 3.148 dari total 4.469 Posyandu atau 70,44 persen.

“Smart Posyandu mendorong layanan yang lebih terintegrasi berbasis data dan teknologi, sehingga deteksi dini, pemantauan, edukasi, serta tindak lanjut masalah kesehatan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat,” tutup Ani. (her)

Tags: Pemprov DKI JakartaposyanduSmart Posyandustunting

Berita Terkait.

Pramono Minta Perang Lawan Narkoba di Jakarta Tak “Anget-anget Tahi Ayam”
Megapolitan

Pramono Minta Perang Lawan Narkoba di Jakarta Tak “Anget-anget Tahi Ayam”

Senin, 2 November 2026 - 15:00
bocelli
Megapolitan

Pemprov DKI Manut Keputusan Pusat soal Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Senin, 2 November 2026 - 11:21
ancol
Megapolitan

Menuju 5 Abad Jakarta, Warga Jadikan Ancol Gratis sebagai Kado Istimewa

Minggu, 1 November 2026 - 22:02
Stasiun
Megapolitan

Berlibur di Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta Hari Ini

Minggu, 1 November 2026 - 08:18
Perkuat Layanan Wholesale Banking, BRI Luncurkan Qlola Mobile
Megapolitan

Peringatan Dini BMKG, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta Akhir Pekan Ini

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:35
boncos
Megapolitan

Penggerebekan Kampung Boncos: 3 Orang Ditangkap, Sajam dan Sabu Disita

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:06

OLAHRAGA

bca
Olahraga

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Editor Ali Rachman
Senin, 2 November 2026 - 04:14

INDOPOSCO.ID - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi membuka kompetisi lari dan investasi bertajuk Runvestasi 2026: Wealth Life Balance...

SelengkapnyaDetails
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1823 shares
    Share 729 Tweet 456
  • Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5162 shares
    Share 2065 Tweet 1291
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.