• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Delegasi Uni Eropa Tinjau Upaya Pelestarian Laut dan Pemberdayaan Masyarakat di Minahasa Utara

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 20 Juli 2026 - 21:31
in Nasional
uni
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Delegasi Uni Eropa bersama para duta besar dan pejabat tinggi dari 12 negara anggota Uni Eropa mengunjungi Minahasa Utara, Sulawesi Utara, untuk meninjau pelaksanaan program konservasi laut dan penguatan perikanan pesisir di kawasan Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle), Sabtu (18/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari program Marine Biodiversity and Support of Coastal Fisheries in the Coral Triangle yang didanai Uni Eropa melalui Bank Pembangunan Jerman (KfW) dan dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), serta Wildlife Conservation Society (WCS) Indonesia Program.

BacaJuga:

Kondisi Darurat: KPK Beberkan Alasan OTT Kepala Daerah Masih Terus Terjadi

Keren, Peneliti BRIN Temukan Spesies Baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi

Program Aksara Mahasiswa 2026, Mendiktisaintek: Kampus Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat

Delegasi yang terdiri dari perwakilan Belanda, Austria, Prancis, Spanyol, Bulgaria, Lithuania, Belgia, Portugal, Republik Ceko, Irlandia, Denmark, Finlandia, serta Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia meninjau kawasan konservasi laut sekaligus berdialog dengan masyarakat pesisir di Desa Gangga Dua, Bahoi, Lihunu, Tarabitan, Bulutui, dan Galo-Galo.

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Denis Chaibi, mengatakan Indonesia memiliki posisi strategis sebagai pusat keanekaragaman hayati laut dunia. Karena itu, Uni Eropa melalui strategi Global Gateway terus mendukung berbagai upaya pelestarian ekosistem laut yang berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Indonesia memiliki peran penting bagi dunia karena menjadi rumah bagi salah satu ekosistem laut terkaya di bumi. Melalui strategi Global Gateway, Uni Eropa mendukung pemulihan terumbu karang, penguatan sektor perikanan, dan penciptaan peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa menjaga kelestarian alam dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Denis Chaibi.

Program yang telah berjalan sejak 2019 tersebut bertujuan memperkuat pengelolaan kawasan konservasi perairan, tata kelola perikanan berkelanjutan, serta meningkatkan penghidupan masyarakat pesisir di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Program ini juga menjadi bagian dari upaya perlindungan ekosistem laut di kawasan Segitiga Terumbu Karang yang mencakup Indonesia dan Filipina.

Mewakili Direktur Jenderal KSDAE, Sekretaris Direktorat Jenderal KSDAE Nandang Prihadi mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, Uni Eropa, KfW, WCS, dan seluruh mitra yang telah berkontribusi dalam program tersebut.

Menurutnya, kunjungan lapangan menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama internasional sekaligus memperlihatkan praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan kawasan konservasi dan pemberdayaan masyarakat di Sulawesi Utara.

Selama pelaksanaannya, program ini telah mendukung pembentukan dan penguatan pengelolaan 21 kawasan konservasi perairan seluas 1,63 juta hektare di Sulawesi Utara, Maluku Utara, Aceh, dan Nusa Tenggara Barat. Kawasan tersebut mencakup perlindungan 16.613 hektare terumbu karang, 14.318 hektare mangrove, dan 10.582 hektare padang lamun.

Di sektor perikanan berkelanjutan, empat kawasan pengelolaan perikanan berbasis ekosistem berhasil menjaga kesehatan stok 27 spesies ikan utama, termasuk kakap, kerapu, dan ikan pelagis kecil. Salah satu capaian terlihat di Desa Gangga Dua, di mana penerapan penutupan musim penangkapan ikan bagan yang disepakati nelayan mampu meningkatkan pendapatan dari sekitar Rp20 juta menjadi Rp48 juta per musim.

Program ini juga mendorong tumbuhnya usaha berbasis konservasi di masyarakat pesisir. Sebanyak 29 Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) dan 19 komunitas pesisir kini mengembangkan berbagai usaha, seperti pengolahan hasil laut hingga produk olahan pangan yang turut meningkatkan pendapatan dan memperkuat peran ekonomi perempuan.

Di sektor pariwisata, kelompok sadar wisata di Desa Bahoi dan Lihunu mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat melalui kegiatan snorkeling, homestay, dan jasa pemandu wisata. Desa Lihunu bahkan masuk dalam daftar 500 Desa Wisata Terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.

Secara keseluruhan, program ini telah memberikan manfaat langsung kepada 5.752 orang dan menjangkau sekitar 24.542 penerima manfaat tidak langsung melalui peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan kelembagaan, dan pengembangan mata pencaharian berkelanjutan.

Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi atas dukungan Uni Eropa dan para mitra internasional terhadap upaya konservasi di daerahnya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, saya menyampaikan selamat datang kepada Delegasi Uni Eropa. Kunjungan ini merupakan kehormatan bagi kami karena menegaskan kuatnya sinergi internasional dalam mendukung agenda keberlanjutan global di Sulawesi Utara,” kata Yulius.

Melalui kunjungan tersebut, Uni Eropa bersama pemerintah dan para mitra menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengelolaan perikanan berkelanjutan, ekonomi biru (blue economy), dan pariwisata berbasis alam. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjaga keanekaragaman hayati laut Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir secara berkelanjutan. (srv)

Tags: Delegasi Uni EropaMinahasa UtaraPelestarian LautPemberdayaan Masyarakat

Berita Terkait.

Budi-P
Nasional

Kondisi Darurat: KPK Beberkan Alasan OTT Kepala Daerah Masih Terus Terjadi

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:01
ikan
Nasional

Keren, Peneliti BRIN Temukan Spesies Baru Ikan Gobi Udang di Banyuwangi

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:06
brian
Nasional

Program Aksara Mahasiswa 2026, Mendiktisaintek: Kampus Hadirkan Solusi Nyata bagi Masyarakat

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:05
rka
Nasional

Buka Penyusunan RKA-KL 2027, Sekjen ATR/BPN Instruksikan untuk Utamakan Transformasi Layanan Pertanahan dan Penataan Ruang

Selasa, 21 Juli 2026 - 03:30
Raker
Nasional

Dosen Berkualitas Jadi Kunci, FDAP Dorong Penguatan Lulusan Akuntansi Publik Berbasis AI

Senin, 20 Juli 2026 - 20:00
Prabowo
Nasional

Sadar Gaji Guru dan Lapangan Kerja Kurang, Prabowo Minta Kabinet Selesaikan Masalah

Senin, 20 Juli 2026 - 19:29

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12555 shares
    Share 5022 Tweet 3139
  • Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3167 shares
    Share 1267 Tweet 792
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1412 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Sah Jadi WNI, Mitchell Baker Bawa Postur Tinggi dan Insting Gol Mumpuni

    1083 shares
    Share 433 Tweet 271
Messi
Olahraga

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13

INDOPOSCO.ID - Kapten Timnas Argentina Lionel Messi akhirnya angkat bicara setelah timnya gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia. Kekalahan 1-0...

SelengkapnyaDetails
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
Final Piala Dunia 2026 Sarat Rekor: Messi Pecahkan Catatan Lawas, Yamal Ikut Cetak Sejarah

Final Piala Dunia 2026 Sarat Rekor: Messi Pecahkan Catatan Lawas, Yamal Ikut Cetak Sejarah

Senin, 20 Juli 2026 - 08:45
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.