INDOPOSCO.ID – Dukungan terhadap individu dengan autisme terus didorong melalui penyelenggaraan Walk For Autism Jakarta (WFAJ) 2026. Kegiatan ini mengajak masyarakat membangun lingkungan yang lebih inklusif bagi penyandang Autism Spectrum Disorder (ASD).
Diketahui, WFAJ 2026 mengusung tema #EveryStepCounts dan akan digelar oleh JCI Nusantara pada Minggu (23/8/2026) di Jakarta. Panitia menargetkan keikutsertaan sekitar 1.200 peserta, termasuk 200 individu dengan ASD beserta keluarga mereka.
Project Director WFAJ 2026, Pricillia Yolanda Wijaya, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar jalan santai, melainkan gerakan sosial untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap individu dengan autisme.
“Setiap langkah peserta merupakan bentuk dukungan bagi individu dengan ASD. Selain itu, setiap tiket yang dibeli juga akan berkontribusi pada Program Beasiswa Walk For Autism Jakarta 2026 bagi anak-anak ASD dari keluarga kurang mampu,” ujar Yolanda dalam keterangan, Sabtu (18/7/2026).
Ia menyebut, selain fun walk sejauh 2,5 kilometer, acara juga menghadirkan berbagai kegiatan yang memberi ruang bagi individu dengan ASD untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Mulai dari pertunjukan seni, pameran karya, hingga Spectrum Creators Corner, area khusus yang menampilkan sekaligus menjual hasil karya kreatif penyandang autisme sebagai upaya mendukung kemandirian mereka.
“Tahun ini, penyelenggara meluncurkan Program Beasiswa Walk For Autism Jakarta 2026. Program tersebut ditujukan untuk membantu anak-anak dengan ASD dari keluarga kurang mampu memperoleh akses pendidikan, pelatihan, dan pendampingan,” terangnya.
Menurutnya, setiap pembelian tiket secara otomatis menjadi kontribusi bagi pendanaan program beasiswa tersebut. Dengan demikian, partisipasi masyarakat tidak hanya berhenti pada kegiatan berjalan bersama, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi anak-anak penyandang autisme yang membutuhkan.
“Kami berharap semakin banyak masyarakat, dunia usaha, komunitas, hingga lembaga pendidikan ikut terlibat dalam menciptakan kesempatan yang setara bagi individu dengan ASD,” ungkapnya. (nas)

















