INDOPOSCO.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Bahkan apabila diperlukan, anggaran pertahanan dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.
“Kita harus hilangkan kelaparan. Kita harus hilangkan kemiskinan. Kemiskinan, apalagi kemiskinan ekstrem harus kita hilangkan. Insya Allah kita akan hilangkan,” kata Prabowo dalam pidatonya usai memimpin panen raya serentak di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur seperti dilihat tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (18/7/2026).
“Kita akan hemat anggaran kita. Kita akan bikin efisien. Bila perlu, anggaran pertahanan kita kurangi, anggaran polisi kita kurangi, untuk menghilangkan kemiskinan,” tambahnya.
Langkah efisiensi tersebut menjadi bagian dari upaya besar mempersiapkan masa depan Indonesia, saat negara ini diproyeksikan menjadi salah satu yang terbesar di dunia pada 2045-2050.
Menurutnya, cita-cita Indonesia menjadi negara maju hanya dapat terwujud apabila generasi muda saat ini benar-benar dipersiapkan dengan baik.
“Jadi anak-anak yang sekarang umur 10 tahun, yang di SD, dia nanti 25 tahun lagi dia 35 tahun, dia intinya bangsa Indonesia. Jadi kalau kita sekarang tidak urus anak-anak itu, dia bagaimana akan menjadi negara keempat terbesar di dunia?,” klaim Prabowo.
Dalam konteks tersebut, Prabowo menegaskan kekuatan negara tidak hanya ditentukan oleh pertahanan dan keamanan dalam arti sempit, tetapi juga oleh kesejahteraan rakyat.
Rakyat yang kuat, sehat, dan sejahtera merupakan fondasi utama pertahanan nasional. “Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Kalau ada yang macam-macam sama bangsa Indonesia, seluruh rakyat, seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat, di tengah-tengah petani dan nelayan,” imbuh Prabowo. (dan)

















